Peningkatan Hasil Belajar Murid Pendidikan Pancasila melalui Permainan Tabok Lebah Berbasis Project Based Learning pada Materi Kegiatan Sesuai Aturan di Keluargaku Kelas II SDN Bandar Kidul 3
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i4.1874Keywords:
Pendidikan Pancasila, Project Based Learning, Tabok Lebah, Hasil BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar murid pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi kegiatan sesuai aturan di keluarga melalui penerapan permainan Tabok Lebah berbasis Project Based Learning (PjBL). Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan permainan edukatif dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar murid, sementara penerapan PjBL dapat mendorong pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Namun, penelitian yang secara khusus mengintegrasikan permainan Tabok Lebah dengan model PjBL dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada materi kegiatan sesuai aturan di keluarga pada kelas II sekolah dasar, masih belum banyak dilakukan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi permainan Tabok Lebah sebagai permainan edukatif kontekstual ke dalam tahapan PjBL, sehingga aktivitas bermain tidak hanya digunakan sebagai media pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari proses proyek yang menghubungkan materi dengan pengalaman kehidupan sehari-hari murid. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 24 murid kelas II SDN Bandar Kidul 3. Data penelitian meliputi hasil belajar murid dan aktivitas selama proses pembelajaran yang dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Data hasil belajar dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan permainan Tabok Lebah berbasis PjBL. Nilai rata-rata murid meningkat dari 66,67 pada pra siklus menjadi 81,25 pada Siklus I dan 92,92 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari 12,50% pada pra siklus menjadi 83,33% pada Siklus I dan mencapai 100% pada Siklus II. Selain peningkatan hasil belajar, penerapan strategi pembelajaran tersebut mendorong murid untuk lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, berpartisipasi dalam permainan, serta menghubungkan materi dengan pengalaman kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, permainan Tabok Lebah berbasis PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran Pendidikan Pancasila yang aktif, menyenangkan, kolaboratif, dan kontekstual bagi murid kelas II sekolah dasar.
References
Aghel, D. P. (2023). Kajian literatur mengenai hasil belajar IPA dengan model PBL (Problem Based Learning) pada siswa sekolah dasar. JS (Jurnal Sekolah), 7(3), 365–377.
https://doi.org/10.24114/js.v7i3.44028
Ali, A., Dea Venica, S., Aini, W., & Faisal Hidayat, A. (2025). Efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Journal of Information System and Education Development, 3(1), 1–6.
https://doi.org/10.62386/jised.v3i1.115
Cintami, A. A., & Arwin. (2025). Peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2).
https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25521
Fathurrohman, M. (2016). Model pembelajaran inovatif: Alternatif desain pembelajaran yang menyenangkan. Ar-Ruzz Media, Yogyakarta.
Fatimah, S., Anggraini, R., & Riswari, L. A. (2024). Peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(1), 319–326.
https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.7109
Fauziah, R., & Setiawan, B. (2019). The effect of Project Based Learning model on students learning outcome of elementary school. International Journal of Educational Dynamics, 1(2), 265–269.
https://doi.org/10.24036/ijeds.v1i2.198
Handayani, A., Pawellangi, A. F., & Nur Humairah, S. (2025). Implementasi model kooperatif tipe TGT dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas 5 SD. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 10(1).
https://doi.org/10.47435/jpdk.v10i1.3217
Irvana, A. I., Suwartini, S., & Ferryka, P. Z. (2026). Pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila kelas II sekolah dasar. Walada: Journal of Primary Education, 5(1), 499–507.
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i1.508
Kamilah, T., Syafawani, N. A., Suci, U., Puteri, A. K., Adinanda Siswoyo, A., & Suliha, S. (2026). Model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi kekayaan budaya Indonesia di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 370–380.
https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.50692
Khoirunnisa, A., Ferryka, P. Z., & Mayawati, C. (2023). Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 1(4), 62–70.
https://doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v1i4.364
Khotob, A. A. E., & Restian, A. (2023). Peningkatan hasil belajar analisis data menggunakan model Problem Based Learning (PBL) kelas I pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1).
https://doi.org/10.23969/jp.v8i1.7875
Kusuma, R. A. E., & Kasriman. (2024). The effect of applying Problem-Based Learning model assisted by Quizizz media on science learning outcomes in elementary school students. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(2).
https://doi.org/10.30651/else.v8i2.19302
Mawarsari, L. C., & Ratnawati, N. (2025). Implementasi model TGT berbantuan media Tabok Lebah pada pembelajaran IPS untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, 9(2), 75–83.
https://doi.org/10.23887/pips.v9i2.5169
Mulyasa, E. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.
Nababan, D., Marpaung, A. K., & Koresy, A. (2023). Strategi pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2), 706–719.
https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/178
Nurhalisa, S., Nisaa, R., Amalia, R., & Rahayu, F. S. (2025). Penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 13(2).
https://doi.org/10.20961/jkc.v13i2.102109
Pratiwi, J., Nurlela, N., Triani, D. Y., Nauli, P. B., Adha, I. A., Fitriyanti, M., & Solbiah. (2026). Penerapan model Problem Based Learning dan Project Based Learning berbantuan media interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2).
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.53377
Putri, R., & Hadiyanti, A. H. D. (2023). Peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila menggunakan model pembelajaran Project Based Learning pada kelas V SD Kanisius Kintelan 1 Yogyakarta. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(4).
https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v10i4.82855
Ramadhan, E. H., & Hindun. (2023). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek untuk membantu siswa berpikir kreatif. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 2(2), 43–54.
https://doi.org/10.55606/protasis.v2i2.98
Rohan, M. R., & Iksam. (2025). Peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui model Problem Based Learning di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(6), 1974–1982.
https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.11340
Rudin, R. B., Raharjo, T. J., & Utomo, K. B. (2021). The effect of Project-Based Learning making dioramas from inorganic wastes on elementary school to enhance student’s conceptual understanding and creativity. Journal of Primary Education, 10(3), 297–307.
https://doi.org/10.15294/jpe.v10i3.49927
Rusman. (2013). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Rajawali Pers, Depok.
Sanjaya, W. (2008). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana Prenada Media Group, Jakarta.
Sholikhah, E. M., Agustiningsih, A., & Mahmudi, K. (2024). Pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media Round Whelss terhadap hasil belajar siswa kelas IV di UPTD sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 1168–1177.
https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7302
Susanto, A. H., Wulandari, M. D., & Darsinah. (2024). Optimalisasi pembelajaran anak usia sekolah dasar melalui pemahaman teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 689–706.
https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.17102
Syafila, A. E., & A’yun, D. Q. (2024). Analisis eksplorasi konsep pendidikan konstruktivis dalam pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12).
https://doi.org/10.62281/v2i12.1175
Trianto. (2007). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik. Prestasi Pustaka, Jakarta.
Wahyuningrum, F. N., Widiawati, R., Widodo, S. T., & Azizah, W. A. (2024). Penerapan model Project Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas Pendidikan Pancasila di kelas V sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 2137–2148.
https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i1.2191
Wiastrini, N. W. E., Suranata, K., & Trisna, G. A. P. S. (2024). Implementation of Problem Based Learning model in improving elementary school students' mathematics learning outcomes. Mimbar Ilmu, 29(2), 324–332.
https://doi.org/10.23887/mi.v29i2.78928
Yulianto, H. T., Tusmiyati, A., & Widiastuti, H. (2023). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher), 4(1).

























