Harmonisasi Nilai Pendidikan Multikultural dan Keaswajaan di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren

Authors

  • Romdloni Universitas Nurul Huda
  • Dwi Faruqi IAI Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang
  • Ade Rosad Universitas Nurul Huda
  • Shinta Hariyani Universitas Nurul Huda

DOI:

https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1866

Keywords:

pendidikan multikultural, nilai keaswajaan, Tri Dharma Perguruan Tinggi, perguruan tinggi berbasis pesantren, moderasi beragama

Abstract

Perguruan tinggi berbasis pesantren menempati posisi strategis sebagai ruang perjumpaan antara tradisi keilmuan Islam dan tuntutan kehidupan akademik yang plural. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan harmonisasi nilai-nilai pendidikan multikultural (toleransi, kesetaraan, demokrasi, keadilan, dan pluralisme) dengan nilai-nilai keaswajaan (tawassuth, tawazun, i'tidal, dan tasamuh) dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Nurul Huda (UNUHA) Sukaraja, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa dan dosen yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik, perpanjangan pengamatan, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan pokok. Pertama, harmonisasi nilai berlangsung pada tataran konseptual melalui hubungan konvergensi-komplementer: nilai keaswajaan berfungsi sebagai landasan teologis-normatif, sedangkan nilai multikultural berfungsi sebagai kerangka operasional-sosiologis, sehingga keduanya tidak berhadapan secara dikotomis. Kedua, harmonisasi terwujud dalam tri dharma dengan penekanan berbeda: dharma pendidikan melalui integrasi nilai pada kurikulum, iklim kelas dialogis, dan keteladanan dosen; dharma penelitian melalui pemilihan topik berbasis kearifan lokal dan etika penelitian yang menjunjung i'tidal; serta dharma pengabdian melalui program lintas kelompok masyarakat yang menegaskan tasamuh dan keadilan sosial. Ketiga, harmonisasi menghadapi kendala berupa pemahaman nilai yang belum merata di kalangan dosen, dominasi pendekatan normatif-doktriner pada sebagian mata kuliah, serta belum tersedianya instrumen evaluasi afektif yang terukur. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan pedoman integrasi nilai lintas dharma sebagai kebijakan institusional.

References

Banks, J. A. (1994). An Introduction to Multicultural Education. Allyn and Bacon.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (3rd ed). SAGE Publications.

Danial, Dewi, N. S., & Kafrawi. (2021). The Development Model of Human Resources at Islamic Universities in Aceh. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 9(1), 103–122. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v9i1.450

Hamzah, M. (2017). Pengantar Studi Aswaja An-Nahdliyah (Cetakan 1). LKiS.

Hana, M. Y., Mahmud, M. E., & Ridani, A. (2023). Internalisasi Nilai Ahlussunnah Waljama’ah An-Nahdliyyah dalam Penguatan Moderasi Beragama Pada Pondok Pesantren. Borneo Journal of Islamic Education, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.21093/bjie.v3i2.8512

Husain, S., & Wahyuni, A. E. D. (2021). Moderasi Beragama Berbasis Tradisi Pesantren pada Ma’had Aly As’adiyah Sengkang Wajo Sulawesi Selatan. Harmoni, 20(1), 48–66. https://doi.org/10.32488/harmoni.v20i1.455

Ibda, H., Wijanarko, A. G., Azizah, F. N., Amnillah, M., & Ro’uf, A. (2024). Islamic Moderation in Elementary School: Strengthening the Aswaja Annadhliyah Curriculum in Preventing Religious Radicalism. Journal of Education and Learning (EduLearn), 18(4), 1246–1253. https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i4.21821

Ibrahim, R., Rifa’i, A. A., Triana, Y., Supriyanto, Haryanto, S., & Mukhlasin, A. (2023). The Correlation Between Attitude Toward Religious Moderation and Academic Achievement of Islamic Higher Education Students. Journal of Higher Education Theory and Practice, 23(18). https://doi.org/10.33423/jhetp.v23i18.6621

Ikhsan, M. A., Marzuki, M., Universitas Negeri Yogyakarta Indonesia, Suharno, S., Universitas Negeri Yogyakarta Indonesia, Khoirul Anam, F., Universitas Negeri Malang Indonesia, Muzdalifah, Z., STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang Indonesia, Arawindha, U., & Universiti Kebangsaan Malaysia. (2024). The New Concept of Aswaja An-Nahdliyah Values: An Investigation of Religious Moderation and Citizenship Teaching in Pesantren-Integrated Schools. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 8(2), 123–135. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2024.008.02.1

Jayadi, K., Abduh, A., & Basri, M. (2022). A Meta-Analysis of Multicultural Education Paradigm in Indonesia. Heliyon, 8(1), e08828. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e08828

Kustati, M., Indra, R., Efendi, Ritonga, M., Nelmawarni, Yulia, & Karni, A. (2023). The Effect of National Insight and Religious Moderation on Radical Behavior of Secondary School Students. Education Research International, 2023(1), 1–13. https://doi.org/10.1155/2023/2919611

Latif, A., Ubaidillah, & Mundir. (2023). Embedding Aswaja Values in Strengthening Religious Moderation in Students. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(3), 601–609. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i3.521

Leksana, D. M., Naqiyah, N., Khusumadewi, A., & Kurniawan, S. (2025). The Integration of Aswaja NU Values and Kohlberg’s Theory as the Foundation of Early Childhood Moral Education in Indonesia: A Conceptual Study. Jurnal Pendidikan Karakter, 16(1). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jpka.v16i1.90724

Mardhatillah, R., Diantoro, F., Wulandari, A. D., Anisa, H., & Wulandari, P. (2026). Peran Pendidikan Islam Multikultural dalam Membangun Toleransi di Sekolah dan Madrasah. Ajer: Advanced Journal of Education and Religion, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.52166/ajer.v3i2.13090

Masturin. (2023). Development of Islamic Religious Education Materials Based on Religious Moderation in Forming Student Character. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(4), 246–355. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v3i4.310

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2013). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.

Misrawi, Z. (2010). Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari: Moderasi, Keumatan, dan Kebangsaan. Kompas.

Moleong, L. J. (2018). Metologi Penelitian Kualitatif (Revisi). PT. Remaja Rosdakarya.

Mukhibat, M., Effendi, M., Setyawan, W. H., & Sutoyo, M. (2024). Development and Evaluation of Religious Moderation Education Curriculum at Higher Education in Indonesia. Cogent Education, 11(1), 2302308. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2302308

Muksin, M., & Afandi, A. (2023). Tren Penelitian Tentang Moderasi Beragama di Ma’had Jami’ah dan Pesantren Perguruan Tinggi: Studi Bibliometrik. Journal of Education Research, 4(4), 2638–2645. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.1421

Mustakim, Z., Ali, F., & Kamal, R. (2021). Empowering Students as Agents of Religious Moderation in Islamic Higher Education Institutions. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 65–76. https://doi.org/10.15575/jpi.v7i1.12333

Nasir, M., & Rijal, M. K. (2021a). Keeping the Middle Path: Mainstreaming Religious Moderation Through Islamic Higher Education Institutions in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(2), 213–241. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.213-241

Nasir, M., & Rijal, M. K. (2021b). Keeping the middle path: Mainstreaming religious moderation through Islamic higher education institutions in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(2), 213–241. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.213-241

Nawangsih, E., Sabarudin, S., Daheri, M., & Eviliani, E. (2022). Pendidikan Multikultural di Perguruan Tinggi. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5727–5733. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3378

Purba, F. A., & Albina, M. (2025). Pendidikan Islam Berwawasan Multikultural di Sekolah/Madrasah. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(2). https://doi.org/10.32672/mister.v2i2.3042

Sari, I. A. R., Romdloni, & Hasan, S. (2022). Pendidikan Agama Islam Berwasasan Multikultural Dalam Menanamkan Toleransi Beragama Siswa. Al-I’tibar : Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 35–41. https://doi.org/10.30599/jpia.v9i1.1466

Subchi, I., Zulkifli, Z., Latifa, R., & Sa’diyah, S. (2022). Religious Moderation in Indonesian Muslims. Religions, 13(5), 451. https://doi.org/10.3390/rel13050451

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grasindo.

Umar, M., Ismail, F., Rahmi, S., & Arifin, Z. (2024). Transforming of Moderate Character Education in Islamic Educational Institutions. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 171–188. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i1.4168

Widiatmaka, P., Hidayat, M. Y., Yapandi, & Rahnang. (2022). Pendidikan Multikultural dan Pembangunan Karakter Toleransi. JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia), 09(02). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jipsindo.v9i2.48526

Zakariyah, Z., Fauziyah, U., & Nur Kholis, M. M. (2022). Strengthening the Value of Religious Moderation in Islamic Boarding Schools. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 3(1), 20–39. https://doi.org/10.31538/tijie.v3i1.104

Zidan Hamdani, A., Abdullah, M. B., & Luqna Hunaida, W. (2026). Peran Guru PAI dalam Pembelajaran Multikultural: Membangun Kesadaran Toleransi Antarumat Beragama di Sekolah. Andragogi: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 78–91. https://doi.org/10.31538/adrg.v6i1.2735

Downloads

Published

2026-09-19