Analisis Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran PKn di SD Islam Waringin
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i4.1856Keywords:
Deep learning, Berpikir kritis, Pendidikan kewarganegaraan, Sekolah dasar Islam, Pembelajaran bermaknaAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SD Islam Waringin, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian deep learning sebagai pendekatan pedagogis (bukan kecerdasan buatan) pada pembelajaran PKn di sekolah dasar berbasis Islam yang memiliki keterbatasan fasilitas, konteks yang belum banyak diungkap penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan satu kepala sekolah, satu guru PKn, dan lima siswa kelas V yang dipilih secara purposive, dengan pengambilan data sekitar tiga minggu. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dianalisis dengan model interaktif (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan), dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil menunjukkan bahwa guru menerapkan tiga dimensi deep learning, yaitu mindful, meaningful, dan joyful learning, melalui diskusi kelompok, bermain peran, project-based learning, dan pembelajaran kontekstual yang dipadukan dengan pembiasaan nilai keislaman seperti amanah dan keadilan. Implementasi didukung kebijakan kepala sekolah, pelatihan guru, dan antusiasme siswa, tetapi terhambat keterbatasan buku, media, dan dana sekolah. Dampaknya tampak pada enam indikator berpikir kritis: keberanian bertanya, keaktifan berdiskusi, kemampuan memberi alasan, keterkaitan materi dengan kehidupan nyata, kepercayaan diri, dan keterbukaan menyampaikan pendapat, meskipun sebagian siswa masih merasa malu. Temuan ini menjadi rujukan praktis bagi guru PKn di sekolah dasar berbasis Islam dalam menerapkan deep learning di tengah keterbatasan fasilitas
References
Ahdar Djamaluddin, A., & Wardana. (2019). Belajar dan pembelajaran: 4 pilar peningkatan kompetensi pedagogis. CV. Kaaffah Learning Center.
Amalia, S. N. (2025). Persepsi mahasiswa terhadap implementasi model deep learning dalam pembelajaran PKn untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 73–84.
Arianti, dkk. (2025). Tantangan implementasi deep learning dalam pembelajaran: Perspektif guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 14(1), 1–10.
Azani, A., Sarmila, S., & Gusmaneli, G. (2024). Hakikat belajar dan pembelajaran. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 2(3), 17–37. https://doi.org/10.59059/mutiara.v2i3.1183
Bryce, T. G. K., & Blown, E. J. (2024). Ausubel’s meaningful learning re-visited. Current Psychology, 43(5), 4579–4598. https://doi.org/10.1007/s12144-023-04440-4
Darwin, Rusdin, D., Mukminatien, N., Suryati, N., Laksmi, E. D., & Marzuki. (2024). Critical thinking in the AI era: An exploration of EFL students’ perceptions, benefits, and limitations. Cogent Education, 11(1), Article 2290342. https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2290342
Diputera, A. M., Zulpan, & Eza, G. N. (2024). Memahami konsep pendekatan deep learning dalam pembelajaran anak usia dini yang meaningful, mindful, dan joyful: Kajian melalui filsafat pendidikan. Bunga Rampai Usia Emas, 10(2), 108–120. https://doi.org/10.24114/jbrue.v10i2.65978
Elbyaly, M. Y. H., & Elfeky, A. I. M. (2022). The role of metacognition in promoting deep learning in MOOCs during COVID-19 pandemic. PeerJ Computer Science, 8, Article e945. https://doi.org/10.7717/peerj-cs.945
Fauziati, E. (2025). Deep learning: A theoretical review. Suar Betang, 20(1), 123–133. https://doi.org/10.26499/surbet.v20i1.30777
Hafidzah, N., dkk. (2024). Deep learning dalam pendidikan: Antara teknologi dan pedagogi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(1), 1–18.
Hattie, J., & Donoghue, G. M. (2016). Learning strategies: A synthesis and conceptual model. npj Science of Learning, 1, Article 16013. https://doi.org/10.1038/npjscilearn.2016.13
Hermawan, H., dkk. (2024). PKn di era digital: Tantangan dan transformasi pembelajaran. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 14(1), 50–65.
Isik, O. (2025). Data saturation in qualitative research: A practical guide. Qualitative Research Journal, 25(1), 1–12.
Isnayanti, dkk. (2025). Perkembangan pendidikan di era digital: Tuntutan inovasi dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 14(3), 908–920.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Permendikbud Nomor 37 Tahun 2021 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kevania, K., & Novita, N. (2025). Implementasi deep learning berbasis AI dalam pembelajaran PPKn untuk membentuk karakter Pancasila siswa SD. Prosiding PGSD UMC, 3(1), 1–12.
Kurniawan, A. (2025). Pembelajaran adaptif di era digital: Membangun generasi belajar sepanjang hayat. Rajawali Pers.
Mazid, S., dkk. (2025). Deep learning sebagai pendekatan pedagogis: Konsep, implementasi, dan implikasi. Jurnal Pendidikan Inovatif, 10(1), 45–58.
Megasari, I. I., & Nurhidayah, D. D. (2025). Implementasi deep learning sebagai inovasi pembelajaran PPKn menurut visi pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Civitas: Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic, 11(2), 1–11.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nurlailah, N., & Julkifli, J. (2025). Strategi pembelajaran deep learning dalam mengembangkan karakter bernalar kritis berbasis profil pelajar Pancasila pada siswa kelas V SDN 1 Dompu. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(2), 273–278. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.2120
Qonita, A. (2023). Deep learning dalam kecerdasan buatan: Konsep dan aplikasi. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 16(1), 1–10.
Rahayu, M. (t.t.). Pendidikan kewarganegaraan: Perjuangan menghidupi jati diri bangsa. Gramedia Pustaka Utama.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Syafi’i, A. (2025). Prinsip-prinsip meaningful learning dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan Inovatif, 8(2), 1–12.
Tanujaya, B., Prahmana, R. C. I., & Mumu, J. (2021). Mathematics instruction to promote mathematics higher-order thinking skills of students in Indonesia: Moving forward. TEM Journal, 10(4), 1945–1954. https://doi.org/10.18421/TEM104-60
Wati, E., & Anggriani, A. (2024). PKn sebagai instrumen pendidikan nilai dan pembangunan karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 12(2), 205–215.
Wibowo, S., Wangid, M. N., & Firdaus, F. M. (2025). The relevance of Vygotsky’s constructivism learning theory with the differentiated learning primary schools. Journal of Education and Learning (EduLearn), 19(1), 431–440. https://doi.org/10.11591/edulearn.v19i1.21197

























