Al-Qur'an dan Metode Tarjih dalam Penetapan Hukum Islam: Dialektika Kemapanan dan Realitas Profan
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i4.1841Keywords:
Tarjih, Al-Qur'an, Hukum Islam, Maqasid al-Syari'ahAbstract
Artikel ini mengkaji metode tarjih dalam penetapan hukum Islam dengan menempatkan kemapanan hukum dan realitas profan sebagai dua kutub yang berhubungan secara dialektis. Menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif-analitis, kajian ini menelusuri konstruksi metodologis tarjih mulai dari kriteria klasik yang berpusat pada analisis internal dalil (sanad, matan, dan dilalah) hingga perluasannya pada era kontemporer yang memasukkan pertimbangan maqasid al-syari'ah, maslahah, dan fiqh al-waqi', termasuk kedudukan Al-Qur'an sebagai sumber dalil tertinggi dalam proses tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses tarjih, baik yang dilakukan secara individual oleh mujtahid maupun secara kelembagaan melalui lembaga fatwa seperti Majelis Tarjih Muhammadiyah, Lembaga Bahtsul Masail NU, dan Dewan Syariah Nasional MUI, berkontribusi pada terbentuknya kemapanan hukum Islam melalui mekanisme reproduksi otoritas. Namun, kemapanan tersebut senantiasa berhadapan dengan tantangan realitas profan yang dinamis, sehingga menuntut kerangka tarjih yang reflektif dengan kejelasan meta-kriteria, transparansi argumentatif, dan akuntabilitas kelembagaan. Kajian ini menyimpulkan bahwa persoalan mendasar dalam tarjih bukan semata memilih antara kemapanan dan perubahan, melainkan merumuskan mekanisme yang mampu menjaga kontinuitas otoritatif tradisi hukum Islam sekaligus merespons dinamika realitas kehidupan tanpa jatuh pada stagnasi otoritarian maupun relativisme metodologis.
References
Abou El Fadl, K. (2001). Speaking in God's Name: Islamic Law, Authority and Women. Oxford: Oneworld Publications.
Abu Zahrah, M. (1958). Ushul al-Fiqh. Kairo: Dar al-Fikr al-'Arabi.
Atabik, A. (2016). Metode tarjih dalam kajian hadis. Riwayah, 2(1), 132–145.
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London & Washington: International Institute of Islamic Thought (IIIT).
Djamil, F. (1995). Metode Ijtihad Majlis Tarjih Muhammadiyah. Jakarta: Logos Publishing House.
Effendi, S. (2005). Ushul Fiqh. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Fageh, A. (2012). Metodologi ekonomi syariah kontemporer. Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, 1(1).
Fageh, A. (2026). Deconstructing tarjih: Analisis kritis metode tarjih dalam penetapan hukum Islam kontemporer dan relevansinya terhadap manajemen SDM ekonomi syariah. Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa.
Faradizza, T. (2012). Metode Tarjih dalam Hadits [entri blog akademik].
Farikhin, A., Ridwan, A. H., & Mulyasari, H. (2022). Kajian historis maqashid syariah sebagai teori hukum Islam. Asy-Syari'ah, 24(2), 192–210.
Fauzan, H., & Imawan, D. H. (2023). Pemikiran maqashid syariah al-Tahir Ibn Asyur. Al-Mawarid: Jurnal Syari'ah dan Hukum (JSYH), 5(1), 101–112. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol5.iss1.art7
Hallaq, W. B. (1997). A History of Islamic Legal Theories: An Introduction to Sunni Usul al-Fiqh. Cambridge: Cambridge University Press.
Haroen, N. (1997). Ushul Fiqh 1. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Idris, M. (2008). Konsep tarjih dalam ilmu ushul fiqih. Al-'Adl, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.31332/aladl.v1i1.752
Jamal, M., & Aziz, M. A. (2013). Metodologi istinbath Muhammadiyah dan NU: Kajian perbandingan Majelis Tarjih dan Lajnah Bahtsul Masail. Jurnal Ijtihad, 7(2), 183–204.
Kamali, M. H. (2005). Principles of Islamic Jurisprudence (3rd ed.). Cambridge: The Islamic Texts Society.
Khairuddin. (2010). Metode penyelesaian hadis mukhtalif: Kajian ta'arudh al-adillah. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 12(1), 47–58. https://doi.org/10.22373/substantia.v12i1.3776
Khallaf, A. W. (1978). 'Ilm Ushul al-Fiqh. Kuwait: Dar al-Qalam.
Kholidah, K., Yuslem, N., & Qorib, A. (2021). Dinamika manhaj tarjih Muhammadiyah dalam merespons persoalan-persoalan hukum. Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 20(1), 44–73.
Mudzhar, M. A. (1993). Fatwa-Fatwa Majelis Ulama Indonesia: Sebuah Studi tentang Pemikiran Hukum Islam di Indonesia 1975–1988. Jakarta: INIS.
Muhamad Shadiq, G., Jalaluddin, J., Azhari, F., & Hamdi, F. (2024). Telaah metodologi istinbath dan corak hukum Islam lembaga-lembaga fatwa di Indonesia (LBMNU, Majelis Tarjih Muhammadiyah dan Komisi Fatwa MUI). International Journal of Islamic Jurisprudence and Economic Law, 2(2). https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i2.546
Mukhlishin, A., Suhendri, A., & Dimyati, M. (2018). Metode penetapan hukum dalam berfatwa. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 3(2), 167–184.
Mulyadi, M., Aurora, R. A., Putri, R. D., & Kurniati, K. (2024). Ta'arudh al-adillah: Metode memahami dalil dalam penyelesaian persoalan hukum. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 1(4), 125–134. https://doi.org/10.61132/akhlak.v1i4.97
Qaradawi, Y. (2001). Fiqh al-Awlawiyyat: Dirasah Jadidah fi Dhaw' al-Qur'an wa al-Sunnah. Kairo: Maktabah Wahbah.
Ramadhani, P. E. (2022). Ta'arudh al-adillah: Metode memahami dalil dalam penyelesaian persoalan hukum. Mahadi: Indonesia Journal of Law, 1(2), 313–331. https://doi.org/10.32734/mah.v1i2.9513
Ridwan, M. (2018). Studi analisis komparatif metode Mutakallimin dan Ahnaf dalam menyelesaikan pertentangan dalil hukum. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 5(1).
Sidiq, S. (2017). Maqasid syari'ah dan tantangan modernitas. Jurnal Agama dan Hak Asasi Manusia (IN RIGHT), 7(1), 140–160.
Syarifuddin, A. (2008). Ushul Fiqh Jilid 1 & 2. Jakarta: Kencana.
Wahid, A. (2023). Pendekatan maqasid al-syariah dalam studi hukum Islam. Jurisy: Jurnal Ilmiah Syariah, 4(2), 76–90.
Wijayanti, R., & Meftahudin, M. (2018). Kaidah fiqh dan ushul fiqh tentang produk halal, metode istinbath dan ijtihad dalam menetapkan hukum produk halal. International Journal Ihya' 'Ulum al-Din, 20(2), 241–268.
Yuzi, U. H. (2026). Metode tarjih dan problematikanya dalam kemapanan penetapan hukum. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 1925–1932. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.14401
al-Zuhaili, W. (2009). Ushul al-Fiqh al-Islami (Juz I, cet. ke-16). Damaskus: Dar al-Fikr.

























