Pendekatan Tematik Dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Inklusif Di Sekolah Dasar: Perspektif Islam Dan Pendidikan

Authors

  • Lailia Hanif UIN Raden Mas Said Surakarta https://orcid.org/0009-0004-6317-3774
  • Yusup Rohmadi UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia
  • Eni Susilowati UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i1.2245

Keywords:

Pendekatan Tematik, Pendidikan Islam, Interaksi Sosial, Pendidikan Inklusif, Siswa Berkebutuhan Khusus, Berkebutuhan Khusus, Siswa Reguler

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan tematik dalam meningkatkan interaksi sosial antara siswa berkebutuhan khusus dan siswa reguler. Pendidikan inklusif mengharuskan terciptanya interaksi sosial yang positif agar semua siswa dapat belajar dan berkembang secara optimal dalam satu lingkungan. Pendekatan tematik dipilih karena memungkinkan integrasi berbagai mata pelajaran berpusat pada tema yang relevan, sehingga mendorong kerjasama, komunikasi, dan toleransi antar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali implementasi serta faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendekatan ini. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran implementasi pendekatan tematik dalam mendorong terciptanya interaksi sosial yang positif, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang muncul dalam praktiknya.

References

References

Al-Qur’an. QS. Al-Hujurat [49]: 11, 13; QS. Al-Ma’idah [5]: 2.

Ainscow, M., Booth, T., S Dyson, A. (2016). Improving schools, developing inclusion. Routledge.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.).

Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Florian, L., S Black-Hawkins, K. (2011). Exploring inclusive pedagogy. British Educational Research Journal, 37(5), 813–828. https://doi.org/10.1080/01411926.2010.501096

Florian, L., S Spratt, J. (2013). Enacting inclusion: A framework for interrogating inclusive practice. European Journal of Special Needs Education, 28(2), 119–135. https://doi.org/10.1080/08856257.2013.778111

Garton, A. F., S Pratt, C. (2009). Learning to be literate: The development of spoken and written language. Blackwell Publishing.

Hadi, M. (2022). Metode penelitian kualitatif modern untuk pendidikan dan sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.

Hendrawan, A., S Raharjo, S. (2021). Implementasi pendekatan tematik dalam pembelajaran inklusif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 85–97. https://doi.org/10.32678/jpdn.v6i2.1234

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Panduan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar.

Jakarta: Kemdikbud RI.

Korstjens, I., S Moser, A. (2018). Practical guidance to qualitative research. European Journal of General Practice, 24(1), 120–124. https://doi.org/10.1080/13814788.2017.1375092

Marantika, S., Fatkhurohmah, I., Pratidina, I., Minsih, S Widyasari, C. (2024). Pendekatan inklusif pada anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar untuk menghadapi tantangan abad 21. Jurnal Pendidikan Inklusi, 3(2), 72–91. https://doi.org/10.26740/inklusi.v3n2.p72-91

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., S Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16, 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Pramesworo, I. S. (2024). Efektivitas pendekatan pembelajaran inklusif dalam meningkatkan keterampilan literasi pada siswa SD. MASALIQ, 3(5), 926–934. https://doi.org/10.58578/masaliq.v3i5.1505

Rusman, R. (2017). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Safitri, E. N. (2024). Analisis kurikulum pendidikan inklusif pada mata pelajaran di SD Brajan. Jurnal Pendidikan Nasional, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.31219/osf.io/h6qn2

Sari, D. P., S Nugraha, H. (2020). Interaksi sosial dalam proses pembelajaran siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.32678/jipp.v7i1.567

Sugiyono, S. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan RSD. Bandung: Alfabeta.

Sunanto, J. (2019). Pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus. Bandung: Alfabeta.

Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia.

Jakarta: Rineka Cipta.

Trianto, T. (2014). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

UNESCO. (2017). A guide for ensuring inclusion and equity in education. Paris: UNESCO Publishing.

UNESCO. (2020). Global education monitoring report 2020: Inclusion and education – all means all. Paris: UNESCO Publishing.

Wibowo, S., Wangid, M. N., S Firdaus, F. M. (2024). The relevance of Vygotsky's constructivism learning theory with the differentiated learning in primary schools. Retrieved from https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1456994.pdf

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Yuniasih, D. (2024). Pengaruh kompetensi profesional terhadap pendidikan inklusif di RA di Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(4), 1–12. https://doi.org/10.31219/osf.io/h6qn2

Zainuddin, A. H. (2025). Peran dan tantangan guru dalam pendidikan inklusi di sekolah dasar. Jurnal Intelek Madani, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.31219/osf.io/h6qn2

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Lailia Hanif, Yusup Rohmadi, & Eni Susilowati. (2026). Pendekatan Tematik Dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Inklusif Di Sekolah Dasar: Perspektif Islam Dan Pendidikan. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(1), 1678–1687. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i1.2245