Komunikasi Simbolik Pada Orang Tua Tunarungu Wicara Terhadap Anak Kandung (Studi Kasus Warga Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan)

Studi Kasus Warga Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan

Authors

  • Desisca Syawallia Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta, Indonesia https://orcid.org/0009-0009-4112-1232
  • Robbikal Muntaha Meilala Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta
  • Herry Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i4.1869

Keywords:

komunikasi simbolik, orang tua tunarungu wicara, anak kandung, studi kasus

Abstract

Komunikasi dalam keluarga memiliki peranan penting sebagai ruang pertama sosialisasi anak. Pada keluarga Bapak Sudarsono dan Ibu Citra Sari Wijaya sebagai penyandang tunarungu wicara, komunikasi yang digunakan adalah verbal dan nonverbal dengan bahasa isyarat, gestur, ekspresi, serta media pendukung kertas dan smartphone. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses komunikasi simbolik pada keluarga tunarungu wicara terhadap anak kandung. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling, terdiri atas satu pasangan suami istri tunarungu wicara sebagai informan kunci dan satu informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan mendalam, observasi partisipan pasif, serta dokumentasi, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui interaksionisme simbolik dengan konsep mind, self, society, dan looking glass self. Hasil penelitian menunjukkan ibu mengandalkan gerak bibir sebagai media komunikasi utama, sementara ayah menggabungkan isyarat tangan dengan gerak mulut; anak turut menyesuaikan pola komunikasinya sesuai lawan bicara. Keluarga juga mengembangkan simbol komunikasi khas secara organik, seperti panggilan bernada tinggi untuk memanggil ibu, serta memanfaatkan pesan tertulis dan panggilan video guna menghindari kesalahpahaman. Peran tante sebagai pendidik turut penting dalam pendidikan formal dan perencanaan masa depan anak, sehingga hubungan antaranggota keluarga semakin dekat.

Author Biographies

Robbikal Muntaha Meilala , Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta

Dosen di Fakultas Komunikasi Dan Bahasa, Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Bina Sarana Informatiika

Herry, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta

Dosen di Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Prodi Ilmu Komunikasi,  Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta

References

Alfarizi, G. M., & Hermina, D. (2025). Studi Pustaka Dalam Penelitian Kualitatif.

Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(3), 541–549.

Astuti, W. (2023). Analisis perubahan gaya kepemimpinan atas motivasi kerja

karyawan di Klinik Miracle. Skripsi STIE Indonesia.

Dortje, L. Y. et al. (2024). Teori-Teori Komunikasi (E. Damayanti, Ed.). Winida Media

Utama.

Dwi Gusti, S., Susanti, L., Soniska, P., Marsella, S., & Asvio, N. (2023). Analisis Peran

Orangtua pada Tunarungu dalam Mengembangkan Interaksi Sosial. Excellent

Journal for Undergraduate, 1(1), 2023.

Fadhlillah, M., Azijah, D. N., & Sugiarti, C. (2022). Menelaah Peran Bina Marga dalam

Meningkatkan Penerangan Jalan Publik. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(4).

https://doi.org/10.5281/zenodo.6357884

Halik. (2024). Pendidikan sebagai Arena Simbolik: Telaah Konseptual

Interaksionisme Simbolik George H. Mead. Jurnal Kajian Sosial Dan Pendidikan,

,27–41.

Halimah Sa'Diyah, Q. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam

Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of

Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.

Handojo, H. L. (2024). Implementasi Desain Sarana Terapi Bermain Untuk

Pengembangan Kemampuan Wicara Dan Bahasa Anak Penyandang Tunarungu.

Jurnal Sains Dan Seni ITS, 6(1), 603–612.

https://doi.org/10.24912/stupa.v6i1.27502

Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afghani, M. W. (2024).

Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana

Pendidikan, 10(September), 826–833.

Mildad, J., & Aini, S. (2023). Komunikasi interaksi simbolik guru terhadap

peningkatan prestasi belajar siswa Tunarungu SLBN Meulaboh. Al-Madaris

Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 4(2), 92–120.

Muh. Khusnul Himam, & Saeful Anam, N. (2026). Teknik Pemilihan Informan Dalam

Penelitian Kualitatif: Strategi Dan Implementasi. Jurnal Penelitian Sosial Dan

Keagamaan, 13(1), 104–116.

Downloads

Published

2026-10-04

How to Cite

Syawallia, D., Robbikal Muntaha Meilala, & Herry. (2026). Komunikasi Simbolik Pada Orang Tua Tunarungu Wicara Terhadap Anak Kandung (Studi Kasus Warga Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan): Studi Kasus Warga Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(4), 2057–2064. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i4.1869