Digitalisasi Pendidikan Islam dan Tantangannya terhadap Pembentukan Karakter Generasi Z

Authors

  • Andri Sungkowo STIT Tunas Bangsa Banjarnegara https://orcid.org/0009-0000-0078-8828
  • Mujiono Pembina Rohani Islam Jakarta
  • Syaiful Dinata MAN 1 Pekanbaru
  • Veni Sofia UIN Sumatera Utara
  • Hadi Sumarto SDN 2 Korowelanganyar
  • Indra Nanda STIT YPI Payakumbuh
  • Aulia Ali Rahman Hasibuan Universitas al-Azhar Mesir

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i4.1797

Keywords:

Digitalisasi, Pendidikan Islam, Karakter Generasi Z

Abstract

Digitalisasi telah membawa perubahan signifikan terhadap penyelenggaraan pendidikan Islam sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam proses pembentukan karakter Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi digital dalam pendidikan Islam, mengidentifikasi tantangan digitalisasi terhadap pembentukan karakter Generasi Z, serta mengkaji strategi integrasi nilai-nilai Islam dalam ekosistem digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan digitalisasi pendidikan Islam, literasi digital, pendidikan karakter, dan karakteristik Generasi Z. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan Islam telah memperluas akses terhadap sumber pengetahuan keagamaan, meningkatkan fleksibilitas pembelajaran, serta membuka peluang pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Namun, transformasi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi, disinformasi keagamaan, perubahan pola komunikasi, budaya instan, pencarian identitas melalui media sosial, dan melemahnya sensitivitas etis dalam interaksi digital. Integrasi nilai Islam menjadi elemen penting dalam merespons tantangan tersebut melalui penguatan literasi digital Islami, keteladanan guru, pembiasaan etika digital, pembelajaran kontekstual, serta sinergi sekolah dan keluarga. Dengan demikian, digitalisasi pendidikan Islam perlu diarahkan tidak sekadar pada modernisasi media pembelajaran, tetapi pada pengembangan ekosistem pendidikan yang mampu mengintegrasikan kecakapan digital dengan nilai kejujuran, amanah, tabayyun, adab, tanggung jawab, toleransi, dan pengendalian diri. Pendekatan tersebut dapat menjadi landasan dalam membentuk Generasi Z yang adaptif terhadap teknologi sekaligus memiliki karakter Islami dan tanggung jawab sosial.

Downloads

Published

2026-09-22

How to Cite

Sungkowo, A., Mujiono, Dinata , S., Sofia, V., Sumarto , H., Nanda, I., & Aulia Ali Rahman Hasibuan. (2026). Digitalisasi Pendidikan Islam dan Tantangannya terhadap Pembentukan Karakter Generasi Z. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(4), 1957–1967. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i4.1797