Integrating Waste Management and Character Education through a School Waste Bank for Elementary Students’ Environmental Responsibility

Authors

  • Sri Mulyani Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya
  • Try Riduwan Santoso Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya
  • Isye Ai Febriani Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya
  • Cia Livia Ferra Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.59944/postaxial.v4i3.1822

Keywords:

Environmental Education;, School Waste Bank, Character Education, Environmental Responsibility, Pro-Environmental Behavior

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program bank sampah dalam pembentukan karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 3 Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, yang menerapkan program bank sampah sebagai strategi pengelolaan lingkungan sekolah sekaligus penguatan pendidikan karakter. Partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan komite sekolah yang terlibat dalam pelaksanaan program. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap aktivitas pengelolaan bank sampah di lingkungan sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program bank sampah mampu membentuk karakter peduli lingkungan siswa melalui pembiasaan perilaku memilah dan mengelola sampah, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menumbuhkan sikap tanggung jawab dan disiplin. Selain berdampak pada peningkatan kepedulian lingkungan, program ini juga menumbuhkan pemahaman siswa terhadap nilai guna dan nilai ekonomis sampah. Dengan demikian, program bank sampah efektif sebagai media pembentukan karakter peduli lingkungan berbasis praktik di sekolah dasar.

References

Azwar, S. (2007). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership.

Daryanto. (2007). Pendidikan lingkungan hidup. Yogyakarta: Gava Media.

Depdiknas. (2003). Pendidikan karakter bangsa. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Hadi, S., & Suyanto. (2008). Pembelajaran kontekstual dalam pendidikan lingkungan hidup di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 45–56.

Hidayati, N. (2020). Implementasi program bank sampah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 12(1), 34–45.

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

Kemendikbud. (2020). Penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Keraf, A. S. (2002). Etika lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Koesoema, D. (2007). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Jakarta: Grasindo.

Koesoema, D. (2015). Pendidikan karakter utuh dan menyeluruh. Yogyakarta: Kanisius.

Koesoema, D. (2020). Pendidikan karakter di abad ke-21. Jakarta: Grasindo.

Lickona, T. (2004). Character matters. New York: Simon & Schuster.

Lickona, T. (2013). Educating for character. New York: Bantam Books.

Megawangi, R. (2004). Pendidikan karakter: Solusi tepat untuk membangun bangsa. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation.

Mulyasa, E. (2007). Manajemen berbasis sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Putra, R. A., & Astuti, S. (2021). Bank sampah sebagai pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 15(2), 78–89.

Raharjo, S., & Setiawan, A. (2008). Bank sampah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 4(1), 21–33.

Sagala, S. (2009). Manajemen strategik dalam peningkatan mutu pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Salim, E. (2006). Pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup. Jakarta: LP3ES.

Sejati, K. (2009). Pengelolaan sampah terpadu. Yogyakarta: Kanisius.

Soemarwoto, O. (2001). Ekologi, lingkungan hidup dan pembangunan. Jakarta: Djambatan.

Sudrajat, A. (2008). Pendidikan lingkungan berbasis aktivitas di sekolah. Jurnal Pendidikan, 9(1), 55–67.

Suharsaputra, U. (2010). Administrasi pendidikan. Bandung: Refika Aditama.

Suparno, P. (2002). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

Suryani, I. (2010). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 8(2), 101–110.

Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan. Jakarta: Grasindo.

Tilaar, H. A. R. (2009). Paradigma baru pendidikan nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Tilbury, D. (2004). Environmental education for sustainability. Environmental Education Research, 10(4), 403–426.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Widyaningrum, R. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui bank sampah sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 145–156.

Wibowo, A. (2011). Pendidikan karakter berbasis praktik lingkungan. Jurnal Pendidikan, 12(1), 66–77.

Yulianti, D. (2009). Pembelajaran lingkungan hidup berbasis praktik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 23–35.

Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter. Jakarta: Kencana.

Zubaedi. (2021). Pendidikan karakter berbasis lingkungan. Jakarta: Kencana

Downloads

Published

2026-09-24