Education on Family Law and the Division of Marital Property: A Comparative Study of Couples With and Without Prenuptial Agreements at the Mungkid Religious Court, Magelang Regency

Authors

  • Akhmad Sholih Uddin Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Indonesia
  • Husna Nashihin Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59944/postaxial.v3i3.1487

Keywords:

divorce, joint property, prenuptial agreement, Mungkid Religious Court.

Abstract

This study is motivated by the high divorce rate in Indonesia and the complexity of resolving joint property disputes arising after divorce. The primary objective is to compare the methods of resolving joint property division cases with and without prenuptial agreements at the Mungkid Religious Court, Magelang Regency. The research method used is descriptive qualitative with a field case study approach. Primary data were collected through observation, documentation, and interviews with court officials. The results conclude that joint property cases without a prenuptial agreement are resolved through litigation, applying a 50:50 equal division based on the Marriage Law and KHI, although judges hold discretion for proportional division based on jurisprudence. Conversely, the existence of a prenuptial agreement empirically succeeds in diverting joint property disputes directly to non-litigation channels (deliberation) effectively and swiftly, thereby accelerating the main divorce proceedings without cumulative conflicts.

References

Abdurrahman, Z. 2021. Praktik Perjanjian Pra Nikah di Kota Depok (Studi Kasus di KUA Cimanggis). Tesis Magister. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Afifa, E. N., & Ramadhani, D. A. 2025. Penyelesaian Sengketa Pemisahan Harta Bersama Setelah Dibuatnya Perjanjian Kawin Dalam Masa Perkawinan. Journal of University Studies in Law, 8(3), 1–12. Semarang: Universitas Semarang.

Al Hasan, F. A. 2024. Pembagian Harta Bersama Berdasarkan Besaran Kontribusi Suami Istri dalam Perkawinan (Analisis Perkara Harta Bersama Nomor: 230.Pdt.G/2019/PA.Badg jo.738 K/AG/2020). Artikel Hukum. Rangkasbitung: Pengadilan Agama Rangkasbitung.

Amri, K. 2020. Perjanjian Perkawinan dalam Perundang-undangan di Indonesia (Analisis Maqashid Syari’ah). Tesis Magister. Curup: Institut Agama Islam Negeri Curup.

Annisti, A. A. P. 2022. Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian (Studi Kasus Putusan Perkara No. 4517/Pdt.G/2021/PA.Sby). Skripsi S1. Surabaya: Universitas Bhayangkara Surabaya.

Badan Pusat Statistik. 2025. Jumlah Perceraian Menurut Provinsi dan Faktor Penyebab Perceraian (perkara), 2024. Laporan Statistik Tahunan. Jakarta: Badan Pusat Statistik RI.

Badan Pusat Statistik. 2026. Nikah dan Cerai Menurut Provinsi (kejadian), 2025.Laporan Statistik Tahunan. Jakarta: Badan Pusat Statistik RI.

Bhuana Ilmu Populer. 2017. 3 Kitab Undang-undang: KUH Perdata, KUH Pidana, KUH Acara Pidana Beserta Penjelasannya. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

BPS Kabupaten Magelang. 2026. Kejadian Cerai Berdasarkan Perolehan Akta Cerai Menurut Bulan di Kabupaten Magelang Tahun 2025. Laporan Statistik Daerah. Magelang: BPS Kabupaten Magelang.

Cahyani, T. D. 2020. Hukum Perkawinan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Djuniarti, E. 2017. Hukum Harta Bersama Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang Perkawinan dan KUH Perdata. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(4), 445–461. Jakarta: Balitbang Kumham RI.

Firdawaty, L. 2017. Filosofi Pembagian Harta Bersama. Asas: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Islam, 8(1), 88–102. Lampung: UIN Raden Intan Lampung.

Handayani, E., & Alfarado. 2025. Penemuan Hukum oleh Hakim dalam Perspektif Hukum Progresif. Cakrawala Hukum: Majalah Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma, 27(1), 10–18. Purwokerto: Universitas Wijayakusuma.

Jamaluddin, & Amalia, N. 2016. Buku Ajar Hukum Perkawinan. Lhokseumawe: Unimal Press.

Kartikawati, D. R. 2019. Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan. Diktat Perkuliahan Hukum Acara. Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

Kompilasi Hukum Islam. 2018. Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.

Munandar, A., Sudiarto, & Kurniawan. 2023. Pilihan Penyelesaian Sengketa Di Luar Pengadilan. Jurnal Kompilasi Hukum, 8(1), 5. Mataram: Universitas Mataram.

Munir, A. A., Fitriani, H., & Misraini, I. 2025. Telaah Maqasid Syariah Terhadap Legalitas Perjanjian Pranikah: Proteksi Preventif Dalam Hukum Modern. Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 4(1), 92–109. Jambi: Al-Matani Press.

Nagara, B. 2016. Pembagian Harta Gono Gini atau Harta Bersama Setelah Perceraian Menurut Undang–Undang Nomor 1 Tahun 1974. Lex Crimen, 5(2), 51–57. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

PA Mungkid Kelas IA. 2025a. Profil Pegawai dan Kelembagaan PA Mungkid Kelas IA. Dokumen Resmi Publikasi. Magelang: Pengadilan Agama Mungkid.

PA Mungkid Kelas IA. 2025b. Tugas Pokok dan Fungsi Peradilan Agama Tingkat Pertama. Dokumen Resmi Publikasi. Magelang: Pengadilan Agama Mungkid.

Purwanto, H. 2022. Implementasi Regulasi Perjanjian Pranikah di Kantor Urusan Agama Kabupaten Jember. Jurnal Hukum & Kebijakan Syariah, 8(1), 15-28. Jember: UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

Putusan Mahkamah Konstitusi. 2015. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 Terkait Perjanjian Perkawinan. Lembaran Negara Publikasi MK. Jakarta: Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Rahayu, E. 2023. Pertimbangan Hakim Dalam Penyelesaian Sengketa Harta Bersama Pasca Cerai Menurut Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Kasus di Pengadilan Agama Sukadana Kabupaten Lampung Timur). Tesis Magister. Metro: Institut Agama Islam Negeri Metro.

Rahman, T. H. 2019. Pelaksanaan Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian (Analisis Terhadap Putusan Perkara No: 0025/PDT.G/2017/PA.PBR). Skripsi S1. Pekanbaru: Universitas Islam Riau.

Rizky. 2025. Implikasi Akta Perjanjian Pranikah Dalam Upaya Perlindungan Suami Istri Guna Kepentingan Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian. Tesis Magister. Medan: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Robert, K. Y. 2014. Case Study Research: Design and Methods. Thousand Oaks: Sage Publications.

Salsabila, V., Jamaluddin, & Sulaiman. 2025. Implementasi Perjanjian Perkawinan Berdasarkan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(1), 45-58. Lhokseumawe: Universitas Malikussaleh.

Sandra, Y. A. D., & Nugraheni, A. S. C. 2024. Implikasi Perjanjian Perkawinan Sebagai Perlindungan Harta Bersama Dan Hak Pada Suami Istri Sebagai Pelaku Usaha Persekutuan Komanditer (CV). Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara, 1(3), 112-126. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Syafitri, N. A. 2024. Praktek Perjanjian Pranikah Ditinjau Dalam Perspektif Undang-Undang Perkawinan (Studi Kasus KUA Tampan Kota Pekanbaru). Skripsi S1. Pekanbaru: UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Yunanto. 2019. Perjanjian Pra Nikah dan Harta Kekayaan Perkawinan. Semarang: CV Madina.

Yunus, H. 2020. Analisis Akibat Hukum Perjanjian Nikah Dalam Undang-Undang Perkawinan Dan Kompilasi Hukum Islam. Skripsi S1. Palu: Institut Agama Islam Negeri Palu.

Downloads

Published

2025-08-09