Internalizing Social Islamic Character Values (Ukhuwah And Tazkiyah) in Mitigating Student Bullying Behavior at Sdn 40 Bengkulu City
DOI:
https://doi.org/10.59944/amorti.v4i3.899Keywords:
Internalization, Social Morality (Akhlak), Brotherhood (Ukhuwah), Purification of the Soul (Tazkiyah), Bullying, SDN 40 Kota BengkuluAbstract
The rampant phenomenon of bullying at the elementary school level demands a preventive approach that touches children's spiritual and emotional roots. This study aims to analyze the process of internalizing social Islamic moral values (akhlak sosial), focusing on the concepts of Ukhuwah (brotherhood) and Tazkiyah (purification of the soul), as an instrument to mitigate bullying behavior at SDN 40 Kota Bengkulu. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with Islamic Education (PAI) teachers, the school principal, and students, as well as through field observations and documentation. The results indicate that the internalization process is carried out through three main stages: value transformation in the classroom, value transaction through interactive discussions, and trans-internalization through the habituation of the school's religious culture. The integration of the Ukhuwah concept successfully fosters empathy among students, while Tazkiyah trains students to control their egos and negative emotions. This study concludes that strengthening spiritual-based social morals is effective in preventively reducing both verbal and physical bullying
References
Jiyanto, M. P. I. (2024). BAGIAN V PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM BINGKAI PLURALISME DAN MULTIKULTURALISME: SEBUAH TINJAUAN FILOSOFIS. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PLURALISME DAN MULTIKULTURAL, 65.Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual Review of Clinical Psychology, 9(1), 751–780. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-050212-185516 (Rujukan internasional untuk definisi dan dampak bullying)
Karti, A., Hamengkubuwono, H., & Fakhruddin, F. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Beragama dan Implikasinya Terdahap Etika Sosial Santri di Pondok Pesantren Annajiyah Lubuklinggau (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).
Majid, A., Andayani, D., Pd, M., Ag, S., & Pd, S. (2019). Pendidikan karakter perspektip Islam. Pt Remaja Rosdakarya Bandung.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. sage.Mulyasana, D. (2019). Konsep pendidikan akhlak dalam mengantisipasi dekadensi moral remaja era digital. Jurnal Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 231–246.
TINGGI, R. (2021). Kementerian pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi. Universitas, 6, 21035.
Zusmayanti, Y. N. (2023). Penanaman Karakter Peserta Didikmelalui Aktualisasi Pendidikan Karakter Di SMP Cita Persada Depok (Doctoral dissertation, Institut PTIQ Jakarta).Zuhri, M. (2023). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan karakter tazkiyah al-nafs untuk mereduksi perilaku agresif peserta didik. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 11(2), 189–204.
Astuti, P. R. (2008). Meredam bullying: 3 cara efektif mengatasi KPAC kekerasan pada anak.
Bahiyah, Q. E., Muzaki, I. A., & Hakim, A. (2026). Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Melalui Keteladanan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1 (Spesial Issue)), 4685-4695.
Cahyani, W. (2025). IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KARAKTER SOSIAL ANAK DI SMPN 7 KOTA BENGKULU (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu).
Efendi, D. (2019). Proses pembentukan aqidah dan akhlak pada siswa sekolah dasar di kota Jayapura. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 9-20.
Firdaus, M. (2025). yang Holistik dan Inklusii BAB. Pedagogi Islam: Membangun Pendidikan yang Holistik dan Inklusif, 77.
Hasanuddin, H., Aritama, R., Waliadin, W., Nofianti, L., & Imelda, C. (2024). Sosialisasi peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2023 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan unit pendidikan. Jurnal Pengabdian Masyarakat , 2 (5), 1633-1640.
Islam, J. B. P. A. (2024). Peran Pendidikan Aqidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(4).
Jannah, M. (2019). METODE DAN STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS YANG DITERAPKAN DI SDTQ-T AN NAJAH PONDOK PESANTREN CINDAI ALUS MARTAPURA. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 77-102.
Kurniati, Z. (2018). Dzikir sebagai terapi penyembuhan gangguan jiwa dalam perspektif Imam Al-Ghazali (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Muhammad, J. S. (2014). Internalisasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran bahasa Arab. Al-Bidayah: jurnal pendidikan dasar Islam, 6(2).
PUPUT, O. (2025). INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu).
Salahudin, A., & Alkrienciehie, I. (2013). Pendidikan karakter: pendidikan berbasis agama & budaya bangsa. Pustaka Setia.
Susanto, H., Setiaji, A., & Sulastri, N. (2022). Strategi Internalisasi Nilai-nilai Akhlak dalam Upaya Membentuk Kepedulian Sosial Siswa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 556-564.
Suwito, M. A., & Rahmatullah, M. (2023). Young sufism komunitas sufi dan tasawuf di era digital. CV Mangku Bumi Media.
Syamsudin, F., & Hadi, M. S. (2025). Pengaruh pendidikan karakter, keterampilan sosial, dan lingkungan keluarga terhadap perilaku prososial siswa sekolah dasar. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 1327-1332.
Yaumi, M. (2016). Pendidikan karakter: landasan, pilar & implementasi. Prenada Media.


























