Transformasi Pendidikan Islam Melalui Ekoteologi Berbasis Rahmah: Pengembangan Kurikulum Cinta di Era Krisis Iklim

Authors

  • Rifqoh Khasanah Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Karwadi Universitas Wahid Hasyim Semarang, Indonesia
  • Nur Cholis Universitas Wahid Hasyim Semarang, Indonesia
  • M. Ahsanul Husna Universitas Wahid Hasyim Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i1.736

Keywords:

Ekoteologi Islam; Rahmah; Kurikulum Cinta; Pendidikan Islam; Krisis Iklim

Abstract

Krisis iklim global saat ini telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan dan mengancam keberlangsungan ekosistem serta kehidupan manusia. Menanggapi fenomena tersebut, pendidikan Islam memegang peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui pendekatan ekoteologi berbasis rahmah (kasih sayang) sebagai landasan etis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep "kurikulum cinta" (curriculum of love) yang berfokus pada nilai kasih sayang, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab moral terhadap alam semesta. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui analisis literatur yang mendalam, studi ini mengkaji integrasi prinsip rahmatan lil ‘alamin ke dalam struktur kurikulum pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta efektif dalam membentuk karakter ekologis peserta didik. Hal ini dicapai melalui internalisasi nilai rahmah, pengembangan empati lingkungan, serta penerapan praktik hidup berkelanjutan. Lebih lanjut, model pendidikan ini memperkokoh hubungan spiritual antara manusia dan alam yang dipandang sebagai bentuk ibadah ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendidikan Islam melalui ekoteologi berbasis rahmah merupakan strategi krusial untuk memitigasi krisis iklim sekaligus mencetak generasi yang berwawasan lingkungan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kurikulum, metode pedagogi, serta perumusan kebijakan pendidikan Islam di Indonesia.

References

Abdullah, M. (2020). Islamic Education and Character Formation in the 21st Century. Jakarta: Kencana.

Aziz, A. (2020). “Islamic Environmental Ethics and the Challenge of Climate Change.” Journal of Islamic Studies and Society, 12(2), 145–162.

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic Analysis: A Practical Guide. London: Sage.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Fauzi, A. (2021). “Rahmah as the Foundation of Islamic Ecological Ethics.” Indonesian Journal of Islamic Ethics, 5(1), 33–49.

Fredrickson, B. (2020). Love 2.0: How Our Supreme Emotion Affects Everything We Feel, Think, Do, and Become. New York: Plume.

Gadotti, M. (2020). “Ecopedagogy and the Global Movement for Sustainability.” International Journal of Environmental Education, 14(3), 201–218.

Hassan, M. (2020). “Eco-Theology in the Qur’an: A Contemporary Interpretation.” Qur’anic Studies Review, 8(1), 55–78.

Hidayat, R. (2022). “Environmental Literacy in Islamic Education: A Systematic Review.” Journal of Islamic Pedagogy, 10(2), 112–130.

IPCC. (2023). Climate Change 2023: Synthesis Report. Geneva: Intergovernmental Panel on Climate Change.

Kuntowijoyo. (2017). Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Bandung: Mizan.

Krippendorff, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Latour, B. (2018). Down to Earth: Politics in the New Climatic Regime. Cambridge: Polity Press.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (2016). Naturalistic Inquiry. Newbury Park, CA: Sage.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Nafis, M. (2021). “Rahmah as a Pedagogical Principle in Islamic Education.” Journal of Islamic Educational Thought, 6(1), 77–95.

Nasr, S. H. (2019). Man and Nature: The Spiritual Crisis of Modern Man. Chicago: ABC International.

Rahman, F. (2022). “Eco-Pesantren and Environmental Education in Indonesia.” Journal of Islamic Community Development, 7(2), 89–104.

Sani, A. (2022). “Qur’anic Eco-Theology and Its Relevance to Climate Crisis.” Journal of Qur’anic Studies and Environment, 4(1), 21–39.

Satria, D. (2021). “Climate Change and Islamic Education: Challenges and Opportunities.” International Journal of Islamic Education Research, 3(2), 55–70.

Sterling, S. (2019). Sustainable Education: Re-visioning Learning and Change. Totnes: Green Books.

UNESCO. (2021). Education for Sustainable Development: A Roadmap. Paris: UNESCO Publishing.

Abdulghani, N. A., & Sya'ban, W. K. (2026). Inter-Islamic law simulation in education as an effort to build a community legal culture. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 59–67.

Permadi, M. A. M., & Sya'ban, W. K. (2025). Transformasi pendidikan Islam: Studi komparatif sistem pengajaran di pesantren tradisional dan pesantren modern. Transformation of Islamic Management and Education, 2(1), 18–24.

Permadi, M. A. M., Sya'ban, W. K., Habibi, M. I., Purnama, F., & Ampera, S. (2026). The dynamics of learning difficulties among students at Islamic boarding schools in the digital age: Between tradition and technological limitations. Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 202–218.

Permadi, M. A. M., Muzhaffar, & Sya'ban, W. K. S. H. (2025). Analisis perbandingan sistem pengajaran pesantren tradisional dan modern di Indonesia. Journal of Islamic Transformation and Education Management, 2(1), 25–31.

Sya'ban, W. K., Hilalludin, H., & Permadi, M. A. M. (2024). Challenges and strengths of traditional versus modern pesantren in Indonesia. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 24(2).

Zed, M. (2019). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Khasanah, R., Karwadi, Nur Cholis, & M. Ahsanul Husna. (2026). Transformasi Pendidikan Islam Melalui Ekoteologi Berbasis Rahmah: Pengembangan Kurikulum Cinta di Era Krisis Iklim. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(1), 250–257. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i1.736