Transformasi Pemahaman Keagamaan Masyarakat dalam Penentuan Awal Puasa dan Idulfitri: Analisis Pendekatan Ru’yatul Hilal dan Hisab Kalender Hijriah Global Tunggal di Boja Kendal
DOI:
https://doi.org/10.59944/amorti.v5i1.728Keywords:
Kata Kunci: Transformasi Keagamaan, Ru’yatul Hilal, Kalender Hijriah Global Tunggal, Pendidikan Islam, Islam dan Sains,Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pemahaman keagamaan masyarakat dalam penentuan awal Ramadhan dan Idulfitri melalui pendekatan Ru'yatul Hilal dan Hisab Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) di Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dinamika pemahaman masyarakat terhadap perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah yang sering dipahami sebagai pertentangan kebenaran keagamaan, padahal kedua pendekatan tersebut merupakan hasil ijtihad keilmuan dalam tradisi Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumen, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ru'yatul Hilal dan KHGT merupakan bentuk perkembangan Islam dan sains yang memiliki dasar normatif dan argumentasi ilmiah masing-masing. Ru'yatul Hilal berkembang sebagai metode klasik berbasis observasi hilal yang memiliki legitimasi kuat dalam tradisi fikih Islam, sedangkan KHGT hadir sebagai bentuk integrasi ilmu falak dan astronomi modern dalam upaya penyatuan kalender Islam global. Implementasi kedua pendekatan tersebut di Kecamatan Boja menunjukkan adanya transformasi pemahaman keagamaan masyarakat dari pola pikir tekstual menuju pola pikir yang lebih dialogis, moderat, dan integratif antara agama dan sains. Meski terdapat perbedaan pendekatan, masyarakat Boja tetap menjaga harmonisasi sosial dan toleransi terhadap perbedaan penentuan awal Ramadhan dan Idulfitri. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membangun kesadaran moderasi beragama dan pemahaman ilmiah terhadap dinamika perkembangan ilmu falak modern di tengah masyarakat Muslim kontemporer.


























