The Sistem dan Motode Pengasuhan Pondok Pesantren dalam Pendidikan Islam

Sistem dan Motode Pengasuhan Pondok Pesantren dalam Pendidikan Islam

Authors

  • Hilalludin Nasrin STIT Madani Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i1.401

Keywords:

Model Sistem, Pengasuhan, Pesantren, Pendidikan Islam

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri melalui pendidikan agama Islam yang mendalam. Sistem pengasuhan di pondok pesantren mencakup tiga pola utama: otoriter, permisif, dan demokratis. Pengasuhan otoriter menekankan disiplin ketat dan otoritas penuh dari pengasuh, sementara pola permisif memberikan kebebasan lebih kepada santri, dan pola demokratis menciptakan keseimbangan antara otoritas dan kebebasan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang relevan. Konsep pengasuhan pondok pesantren melibatkan pelatihan, pembiasaan, dan penyadaran untuk membentuk kepribadian santri yang religius dan berakhlak mulia. Prinsip-prinsip pengasuhan di pondok pesantren meliputi teladan, kasih sayang, kedisiplinan, pembinaan mental dan spiritual, pengembangan potensi, kemandirian, kebersamaan, ketaatan kepada orang tua dan guru, pengabdian kepada masyarakat, dan cinta tanah air. Model pengasuhan di pondok pesantren bervariasi dari otoriter, demokratis, hingga permisif, masing-masing dengan karakteristik dan dampaknya terhadap perkembangan santri. Faktor pendukung pengasuhan di pondok pesantren meliputi minat dan kepercayaan orang tua, aturan yang ketat, kurikulum berkarakter, dan semangat pengasuh dalam mendidik. Sebaliknya, faktor penghambat termasuk paksaan orang tua dan campur tangan terhadap aturan pesantren. Upaya mengatasi hambatan ini melibatkan pemahaman orang tua, sosialisasi aturan, peningkatan SDM pengasuh, dan kerjasama antar pengasuh. Prinsip pengasuhan Islami menekankan nilai-nilai keagamaan, sedangkan prinsip pengasuhan nasional berfokus pada pengkondisian lingkungan yang aman, nyaman, dan melibatkan anak.

References

Habibi, Burhan Yusuf. 2019. “Integrasi Kurikulum Bahasa Arab Pesantren Tradisional Dan Modern Di Madrasah Aliyah Program Keagamaan.” Journal of Arabic Studies 4 (2): 151–67. http://dx.doi.org/10.24865/ajas.v4i2.178.

Hidayat, Bahril, Ary Antony Putra, and Musaddad Harahap. 2018. “Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Psikologi Islami.” Generasi Emas 1 (1): 29–38. https://doi.org/10.25299/ge.2018.vol1(1).2254.

Hilalludin, Hilalludin, and Ghossan Althof. 2024. “Perbedaan Tingkat Kematangan Sosial Antara Santri Pondok Pesantren Modern Dan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Dan Kematangan Sosial Santrinya . Pondok Pesantren Modern Dan Di Indonesia . Pondok Pesantren Modern Cenderung Mengintegrasikan Pendidikan A” 2 (3): 201–8.

Shalahudin Ismail, Mamun Zahrudin, Nurwadjah Ahmad, and Andewi Suhartini. 2020. “Pembentukan Karakter Santri Melalui Panca Jiwa Pondok Pesantren.” Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam 6 (2): 132–43. https://doi.org/10.26594/dirasat.v6i2.2205.

Lisnawati, H U. 2023. “Pola Asuh Pengurus Pondok Dalam Menumbuhkan Kemandirian Santri Di Pondok Pesantren Daarul Mukhlisiin Temulus Ngawi.” http://etheses.iainponorogo.ac.id/24947/.

Maksudin. 2015. “Pengembangan Diri Dan Pembiasaan Dalam Pembelajaran ‘Bahasa.’” Al Mahāra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 1 (1): 19–42. https://doi.org/10.14421/almahara.2015.011-02.

Nurhayati, Raden. 2020. “Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Undang-Undang No, 20 Tahun 2003 Dan Sistem Pendidikan Islam.” Al-Afkar: Jurnal for Islmic Studies 3 (2): 57–87.

Pendidikan, Jurusan, and Agama Islam. 2019. “Ihfanudin Nim : 210313019 Jurusan Pendidikan Agama Islam.”

Randa, Gusti, Komunikasi Dan, Penyiaran Islam, Jurusan Dakwah, Fakultas Ushuluddin, and D A N Dakwah. 2019. “Strategi Komunikasi Pengasuh Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Al-Mubarak Di Kota Bengkulu Skripsi.” Jurnal Komunikasi, no. 2, 26.

Sari, Rita Kumala. 2021. “Penelitian Kepustakaan Dalam Penelitian Pengembangan Pendidikan Bahasa Indonesia.” Jurnal Borneo Humaniora 4 (2): 60–69. https://doi.org/10.35334/borneo_humaniora.v4i2.2249.

Shobirun, P M. 2022. “Penguatan Manajemen Pengasuhan Santri Di Pondok Pesantren Manahijussadat Lebak Banten.” https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/1283/.

Siti Maesaroh. 2024. “Pengembangan Perempuan Dalam Pengembangan Karakter Santri ( Kepemimpinan Ibu Nyai Umi Waheeda Di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Parung , Bogor ).” Tesis.

Syafe’i, Imam. 2017. “PONDOK PESANTREN: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 8 (1): 61. https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2097.

Timur, F. 2020. “Sistem Pengasuhan Santri Berbasis Fitrah Di Pondok Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran Kabupaten Semarang Tahun Ajaran 2019 ….” Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/8293/.

Warits, A. 2022. “Agensi Tradisi Lalabet Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura Terhadap Nilai-Nilai Moderasi Beragama.” Religi: Jurnal Studi Agama-Agama 18 (01): 50–64. https://doi.org/10.14421/rejusta.v18i1.4689.

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Nasrin, H. (2026). The Sistem dan Motode Pengasuhan Pondok Pesantren dalam Pendidikan Islam: Sistem dan Motode Pengasuhan Pondok Pesantren dalam Pendidikan Islam. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(1), 384–395. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i1.401