Metodologi Penafsiran Imam Al-Qadhi Abu Ishaq Ismail Bin Ishaq Al-Maliki Dalam Ahkam Al-Qur’an Serta Relevansinya Terhadap Problematika Pemahaman Al-Qur’an Masyarakat Kontemporer

Authors

  • Edi Saputra STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB
  • Muhammad Said, M.Ag STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB
  • Siti Maryam, M. Ag STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i4.1920

Keywords:

Metodologi Penafsiran, Abu Ishaq Ismail, Ahkam al-Qur’an, Hermeneutika Wilhelm Dilthey

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metodologi penafsiran Imam Al-Qadhi Abu Ishaq Ismail bin Ishaq Al-Maliki dalam kitab Ahkam al-Qur’an serta relevansinya terhadap problematika pemahaman Al-Qur’an masyarakat kontemporer. Meskipun kajian terhadap kitab Ahkam al-Qur’an cukup beragam, integrasi antara metodologi tafsir fiqhi klasik dengan hermeneutika historis-eksistensial masih jarang dilakukan, sehingga peran penafsiran hukum klasik dalam merespons dinamika era digital kerap diabaikan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan hermeneutika Wilhelm Dilthey melalui konsep Erlebnis (pengalaman hidup), Ausdruck (ekspresi), dan Verstehen (pemahaman) untuk mengungkap latar historis, sosial, dan intelektual yang membentuk pemikiran Abu Ishaq. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi penafsiran Abu Ishaq memadukan argumentasi riwayat (al-ma’tsūr) dengan analisis fikih secara sistematis melalui penafsiran berbasis Al-Qur'an, hadis, riwayat sahabat dan tabi‘in, pemikiran ulama, serta analisis kebahasaan. Kontribusi penelitian ini memberikan kerangka metodologis baru dalam menalar teks hukum klasik, di mana relevansinya bagi masyarakat kontemporer terletak pada penanaman analisis kritis dan kontekstual terhadap pemahaman ayat hukum. Hal ini membekali masyarakat era digital agar tidak bersikap tekstualis-kaku maupun berlebih-lebihan dalam menerima dan menyebarkan informasi keagamaan.

References

Adz-Dzahabi, S. al-Din. (2001). “Siyar A’lam al-Nubala’”. Jilid 8. (Beirut: Mu’assasah al-Risalah).

Adz-Dzahabi. (2011). “Siyar A’lam al-Nubala’”. Jilid 13. (Beirut: Mu’assasah al-Risalah).

Alim, A., Amri Saputra, dan Usman. (2026). “Geisteswissenschaften sebagai Landasan Epistemologi: Konsep Erlebnis dan Verstehen dalam Pemikiran Wilhelm Dilthey.” Jurnal Ilmiah Falsafah, Vol 11 (1).

Al-Qadi ‘Iyad. (1965). “Tartib al-Madarik wa Taqrib al-Masalik li Ma‘rifat A‘lam Madhhab Malik”. Juz 7. (Rabat: Wizarat al-Awqaf wa al-Syu’un al-Islamiyyah).

Al-Qattan, M. K., “Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an”. Diterjemahkan oleh Mudzakir AS. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar).

Al-Zuḥaili, W., (1986). “Usul al-Fiqh al-Islami.” Juz I. (Damaskus: Dar al-Fikr).

Amalia, A.R., (2022). “Sejarah Peradaban Islam: Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Masa Pemerintahan Dinasti Bani Abbasiyah.” Rihlah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan, Vol 10 (1).

Ansory, I., (2023). “Diskursus Seputar Literatur Tafsir Ahkam.” Al-Kareem: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Vol 1 (1).

Anwar, R., “Ulumul Qur’an”. (Bandung: Pustaka Setia).

Badrudin dan Endang S. A., (2024). “Metodologi Penelitian Tafsir dan Aplikasinya.” (Pekalongan: NEM).

Dilthey, W., (1989). “Introduction to the Human Sciences”. Diterjemahkan oleh Ramon J. (Betanzos. Detroit: Wayne State University Press).

Duwila, M. Marjuki, dkk. (2024). “Metode dan Corak Penafsiran Al-Qur’an: Telaah Komprehensif terhadap Pendekatan Klasik dan Kontemporer.” Arsy Jurnal Study Islam, Vol 8 (2).

Fitriyah, N., dkk. (2024). “Metode Tafsir dan Macam-Macamnya.” JUTEQ, Vol 1 (6).

Gusmian, I., (2013). “Khazanah Tafsir Indonesia: Dari Hermeneutika hingga Ideologi”. (Yogyakarta: LkiS).

Hadi, Abd., (2020), “Metodologi Tafsir dari Masa Klasik sampai Masa Kontemporer”, (Salatiga: Griya Media,).

Handayani, T., Ris’an R., dan Idrus Al-Kaff. (2026). “Dilthey’s Hermeneutics in Unveiling the Locality of Tafsir Al-Mishbah.” QOF: Jurnal Al-Qur’an dan Tafsir, Vol 10 (1).

Hidayat, H., (2020). “Sejarah Perkembangan Tafsir Al-Qur’an.” Al-Munir, Vol 2 (1).

Ismail, A. I., (2005). “Ahkamul Qur’an”. Tahqiq Amir Hasan Sabri. (Beirut: Dar Ibn Hazm).

Kafiyah, F., N., dkk. (2024). “Kinship Care Keluarga Imran: Kajian Hermeneutika Wilhelm Dilthey pada Surat Ali ‘Imran Ayat 37 dan 44.” Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, Vol 4 (3).

Kaharudin dan Muh. J., (2021). “Metodologi Tafsir dalam Al-Qur’an.” Jurnal Ilmiah Kreatif, Vol 19 (2).

Khaerani, I. F. S. R., Dadan R., dan Lutfiah F., (2023). “Digital Tafsir and E-Learning Al-Qur’an; Analisis Framing pada Aplikasi Ngafal Ngefeel dan ILuvQur’an.” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Vol 8 (2).

Makhluf, M., (2010). “Syajarat al-Nur al-Zakiyyah fi Tabaqat al-Malikiyyah”. Jilid 1. (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah).

Maladi, Y., dkk. (2021). “Makna dan Manfaat Tafsir Maudhu’i”. (Bandung: Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Malula, M. dan Resa A. T., (2023). “Metodologi Tafsir Al-Qur’an (Dari Global ke Komparatif).” Journal of Qur’an and Hadith Studies, Vol 2 (1).

Muallifah dan Khodijah S., (2022). “Metodologi Tafsir Modern-Kontemporer di Indonesia.” Al Furqan: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Vol 5 (2).

Muhammad, H. N. dan Dewi P., (2022). “Corak Adabi Ijtima’i dalam Kajian Tafsir Indonesia (Studi Pustaka Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar).” Al-Muhafidz, Vol 2 (1).

Murdiati, D. dan Mukalam. (2023). “Wilhelm Dilthey’s Hermeneutics and Its Relevance to Islamic Studies.” Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol 23 (1).

Mustakim, A., (2022), “Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir” (Yogyakarta: Idea Press).

Mustakim, A., (2023), “Pendekatan dan Metodologi Tafsir Kontemporer,” Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, Vol 24 (2).

Mustaqim, A., (2020), “Epistemologi Tafsir Kontemporer”, (Yogyakarta: LKiS).

Mustaqim, A., (2023), “Dinamika Sejarah Tafsir Al-Qur'an” (Yogyakarta: Idea Press).

Nasir, M. I., (2023). “Metodologi Tafsir Ayat-Ayat Ahkam.” Tafasir, Vol 1 (2).

Nasution, U., (2022). “Wilhelm Dilthey’s Hermeneutical Methodology in Understanding Text.” Kawanua International, Vol 3 (1).

Panigoro, M. R., (2025). “Penerapan Hermeneutika Wilhelm Dilthey dalam Penafsiran Al-Qur’an.” Indonesian Journal of Islamic Studies, Vol 1 (2).

Rahman, T., dkk. (2025). “Metodologi Tafsir Al-Qur’an”. (Padang: Azzia Karya Bersama).

Ramadhan, R. B., (2020). “Pro-Kontra Penggunaan Metodologi Hermeneutika dalam Penafsiran Al-Qur’an.” Journal of Qur’an Hadis Studies, Vol 1 (1).

Riza, Z., (2025). “Tren Pemahaman Al-Qur’an Masyarakat Indonesia: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis dari 2019 hingga 2024.” Al-Kauniyah, Vol 6 (1).

Said, H. A. dan Ahmad S. Al-f., (2022). “Sejarah Perkembangan Tafsir bi al-Ma’tsur dari Masa Rasulullah hingga Masa Tabi’ Tabi’in.” Jurnal Ibn Abbas, Vol 5 (2).

Santana, S., (2007). “Menulis Ilmiah: Metode Penelitian Kualitatif”. (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia).

Shihab, M. Q., (2021). “Kaidah Tafsir”. (Jakarta: Lentera Hati).

Sihabussalam, S. L., dan Roma W., (2024). “Digital Era Qur’anic Interpretation in Indonesia: Influence and Development on Contemporary Tafsir.” SUHUF, Vol 17 (1).

Sulfadli, dkk. (2026). “Analisis Corak Tafsir Adabi Ijtima’i dalam Tafsir Al-Manar: Studi atas Pemikiran Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha.” Al-Mikraj, Vol 6 (2).

Syamsuddin, S., (2017). “Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur’an”. (Yogyakarta: Pesantren Nawesea Press).

Syukkur, A., (2020), “metode tafsir al-qur’an komprehensif perspektif Abdul Hay al-Farmawi”, El-Furkania,Vol 06 (01).

Wachid B.S. A., (2006). “Hermeneutika sebagai Sistem Interpretasi Paul Ricoeur dalam Memahami Teks-Teks Seni”. Imaji, Vol 4 (2).

Wisarja, I K., (2003). “Hermeneutika sebagai Metode Ilmu Kemanusiaan (Perspektif Hermeneutika Wilhelm Dilthey).” Jurnal Filsafat, Vol 13 (3).

Yasin, H., (2020). “Mengenal Metode Penafsiran Al-Qur’an.” Tahdzib Akhlak, (5).

Yusuf HM, M., dan Muhammad S., (2024). “Kajian Tafsir Al-Quran di Era Digital: Literasi dan Pengaruh Teknologi.” Jurnal Literasiologi, Vol 12 (5).

Zahrah, M. A., (2009). “Tarikh al-Madhahib al-Islamiyyah”. (Kairo: Dar al-Fikr al-‘Arabi).

Zaydan, ‘Abd Al-Mawla M., (2023), “Manhaj Abi Ishaq Al-Maliki fi Tafsirihi Li Al-Qur’an bi Al-Sunnah min Khilal Kitabihi Ahkam Al-Qur’an”, Majallat Usul Al-Din, Vol 7 (2).

Downloads

Published

2026-10-04

How to Cite

Edi Saputra, Muhammad Said, M.Ag, & Siti Maryam, M. Ag. (2026). Metodologi Penafsiran Imam Al-Qadhi Abu Ishaq Ismail Bin Ishaq Al-Maliki Dalam Ahkam Al-Qur’an Serta Relevansinya Terhadap Problematika Pemahaman Al-Qur’an Masyarakat Kontemporer . Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(4), 2118–2132. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i4.1920