Merancang Model Dan Inovasi Kurikulum Adaptif Terhadap Tantangan Abad Ke-21 di Pondok Pesantren Wafiyyu Al-Qur’an Kudus

Authors

  • Khafidoh Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta
  • Anis Tanwir Hadi Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1393

Keywords:

Model pendidikan, Inovasi Pembelajaran, Kurikulum Pesantren, Tahfidz Al-Qur’an

Abstract

Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan tuntutan keterampilan abad ke-21 mendorong lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan kurikulum yang adaptif tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan serta merancang model dan inovasi kurikulum adaptif berbasis pesantren modern di Pondok Pesantren Wafiyyu Al-Qur'an Kudus pada jenjang SMA/MA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kurikulum adaptif mengintegrasikan pendidikan tahfidz Al-Qur'an, kurikulum nasional, penguatan karakter Islami, keterampilan abad ke-21 (4C), literasi digital, serta pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Model ini mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kesiapan santri menghadapi tantangan global tanpa mengurangi nilai-nilai Al-Qur'an. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa kompetensi digital pendidik, keterbatasan sarana teknologi, dan perlunya pengembangan profesional guru. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum adaptif bagi pesantren modern untuk menghasilkan generasi Qur'ani yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

References

Anwar, K. (2024). Inovasi kurikulum pendidikan Islam berbasis keterampilan abad ke-21. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 45–60.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Kencana.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Fullan, M. (2020). Leading in a Culture of Change. San Francisco: Jossey-Bass.

Hidayat, R. (2023). Transformasi kurikulum pesantren pada era digital. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(1), 55–69.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2019). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Mulyasa, E. (2022). Kurikulum Merdeka. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nata, A. (2020). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO Publishing.

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Khafidoh, & Anis Tanwir Hadi. (2026). Merancang Model Dan Inovasi Kurikulum Adaptif Terhadap Tantangan Abad Ke-21 di Pondok Pesantren Wafiyyu Al-Qur’an Kudus. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(3), 1127–1135. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1393