Resiliensi Masyarakat Sipil Dalam Fragmentasi Lokal: Kasus Gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

Authors

  • Muhammad Riyan Ramdlani Universitas Jenderal Soedirman
  • M. Musa Al Hasyim Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1260

Keywords:

resiliensi masyarakat sipil, fragmentasi politik-ekonomi, Pati, Pajak Daerah, Tambang Ilegal

Abstract

Krisis politik-ekonomi di tingkat lokal sering kali melahirkan dinamika baru dalam relasi antara masyarakat sipil dan negara. Artikel ini menelaah resiliensi masyarakat sipil melalui studi kasus Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Jawa Tengah yang muncul sebagai respons terhadap kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) hingga 250% dan polemik tambang ilegal di wilayah Sukolilo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari media, dokumen kebijakan, serta laporan advokasi. Penelitian ini memetakan strategi adaptif masyarakat sipil dalam menghadapi fragmentasi politik dan ekonomi lokal. Hasil riset menunjukkan bahwa masyarakat Pati mengembangkan beragam strategi adaptif seperti mobilisasi massa melalui demonstrasi publik, penggalangan donasi, audiensi dengan DPRD, pembentukan tim hukum, serta pemanfaatan momentum simbolik Hari Tani dengan memperluas legitimasi gerakan. Fragmentasi politik terlihat dari ketegangan antara bupati, DPRD, dan warga, sementara fragmentasi ekonomi tercermin dalam ketidakadilan distribusi beban pajak dan konflik kepentingan sumber daya alam. Meski pemerintah akhirnya berhasil mendorong pembatalan kenaikan pajak dan memunculkan Panitia Khusus Hak Angket DPRD namun tuntutan struktural masyarakat terhadap akuntabilitas dan tata kelola lingkungan masih berlanjut. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas advokasi dan jejaring masyarakat sipil lokal serta studi komparatif dan longitudinal untuk memahami keberlanjutan resiliensi pasca-krisis di berbagai daerah.

References

Buku

Antlöv, H. (2019). “Village Governance and Local Politics in Indonesia.” ISEAS Publishing.

Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Deepening Democracy in Indonesia? Direct Elections for Local Leaders (Pilkada) and their Effects. NUS Press.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pati. (2023). Kabupaten Pati dalam Angka 2023. Pati: BPS.

BPS Kabupaten Pati. (2023). “Kabupaten Pati dalam Angka 2023”. Pati: BPS.

Carothers, T., & Brechenmacher, S. (2014). “Closing Space: Democracy and Human Rights Support under Fire.” Carnegie Endowment for International Peace.

Hadiz, V. R. (2010). “Localising Power in Post-Authoritarian Indonesia: A Southeaset Asia Perspective. Stanford University Press.

Hadiz, V. R. (2014). “Power and Politics in Contemporary Indonesia: Explaining the Dynamics of Democracy, Patronage, and Elites.” Routledge.

Kamruzzaman, P. (Ed.). (2018). Civil Society in the Global South (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315113579

Leonardo Julius, P, “Memahami Transformasi Gerakan Simbolik: Study Kasus Aksi Kamisan.” Tesis, UGM, 2014.

Artikel Jurnal

Afiff, Suraya, and Celia Lowe. “Claiming Indigenous Community: Political Discourse and Natural Resource Rights in Indonesia.” Alternatives: Global, Local, Political 32, no. 1 (2007): 73–97. http://www.jstor.org/stable/40645203.

Edwards, M. (2014). “Civil Society.” Polity Press. Lihat juga Walker, B., Holling, C. S., Carpenter, S. R., & Kinzig, A. (2004). “Resilience, adaptability and transformability in social–ecological systems.” Ecology and Society, 9(2).

Kusumawardhani, D. (2021). “Resistensi Lokal terhadap Proyek Ekstraktif di Kulon Progo.” Jurnal Masyarakat dan Politik Lokal, 7(2).

Purwoko, A. (2023). “Tambang dan Politik Lokal di Pati: Studi Kasus Sukolilo. Laporan Riset LSM Bumi Hijau.

Rahmawati D., “Gerakan Petani dalam Konteks Masyarakat Sipil Indonesia: Studi Kasus SeTAM”, Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM. Vol 6, No 3 (2003). https://doi.org/10.22146/jsp.11084.

Rifqi A, et al., “The Role of Legal Empowerment Based Advocacy for Rural Communities on Structural Social Inequality”, Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, UNNES. Vol 5, No 2 (2023). https://doi.org/10.15294/ijals.v5i2.29864.

Berita Internet

“A-Z Kenaikan PBB 250% hingga Warga Pati Demo Tuntut Bupati Sudewo Lengser.” Diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://www.detik.com/jateng/berita/d-8058733/a-z-kenaikan-pbb-250-hingga-warga-pati-demo-tuntut-bupati-sudewo-lengser

“Bupati Lumajang soal Konflik Tambang Pasir Sumberwuluh: Kompleks Sekali.” Diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://surabaya.kompas.com/read/2022/07/05/105539978/bupati-lumajang-soal-konflik-tambang-"pasir-sumberwuluh-kompleks-sekali?page=all

“Bupati Pati Batalkan Kenaikan PBB-P2” diakses pada 04 Oktober 2025 dari https://humas.patikab.go.id/berita/detail/bupati-pati-batalkan-kenaikan-pbbp2

“Diperiksa Pansus, Camat di Pati Sebut Kenaikan PBB 250% Keputusan Bupati”, diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://www.detik.com/jateng/berita/d-8068615/diperiksa-pansus-camat-di-pati-sebut-kenaikan-pbb-250-keputusan-bupati

“Kenaikan Pajak 250% di Pati dari Kacamata Dosen Hukum” diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8063580/kenaikan-pajak-250-di-pati-dari-kacamata-dosen-hukum

“Polresta Pati Siapkan Ratusan Personel Untuk Amankan Aksi Hari Tani”, diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://jateng.antaranews.com/berita/601176/polresta-pati-siapkan-ratusan-personel-untuk-amankan-aksi-hari-tani

“Tindak Lanjuti Tuntutan Warga Pati, DPRD Sepakati Hak Angket” diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://beritajateng.id/pati/tindak-lanjuti-tuntutan-warga-pati-dprd-sepakati-hak-angket/

“Warga Pati Protes Kenaikan PBB 250%, Sambat dari Rp 179 Ribu Jadi Rp 1,3 Juta”. Diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://www.detik.com/jateng/berita/d-8049489/warga-pati-protes-kenaikan-pbb-250-sambat-dari-rp-179-ribu-jadi-rp-1-3-juta

“Warga Semanggi Blora Hadang Truk Tambang Minyak, Dipicu Jalan Rusak.” Diakses pada 03 Oktober 2025 dari https://beritajateng.id/blora/warga-semanggi-blora-hadang-truk-tambang-minyak-dipicu-jalan-rusak/

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Ramdlani, M. R., & Al Hasyim, M. M. (2026). Resiliensi Masyarakat Sipil Dalam Fragmentasi Lokal: Kasus Gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(3), 926–939. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1260