Sadd Al- Dzari‘ah Sebagai Instrumen Peninjauan Maqāṣid Al-Syarī‘ah Terhadap Putusan Percobaan Pembunuhan Sebagai Penghalang Kewarisan dalam KHI

Authors

  • Muh. Fadliansyah. M Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Abd. Rauf Muhammad Amin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Fatmawati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1155

Keywords:

Sadd Al-Dzarī‘ah, Maqāṣid Al-Syari’ah, Percobaan Pembunuhan, Kompilasi Hukum Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis latar belakang penetapan Pasal 173 huruf (a) Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menyatakan bahwa percobaan pembunuhan menjadi penghalang dalam kewarisan, dan (2) menelaah pasal tersebut dalam perspektif maqāṣid al-syari’ah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data diperoleh dari literatur primer dan sekunder berupa kitab klasik, jurnal ilmiah, buku akademik, dan sumber digital yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaturan percobaan pembunuhan sebagai penghalang waris dalam Pasal 173 huruf (a) KHI didasarkan pada adopsi Pasal 838 angka 1 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Secara substantif, perumusan KHI mengacu pada sumber hukum Islam, yaitu al-Qur’an dan Sunnah, serta memperhatikan sistem hukum nasional yang telah berlaku sebelumnya, termasuk KUH Perdata yang diberlakukan sejak 1 Mei 1848, jauh sebelum diresmikannya KHI pada tahun 1991. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, ketentuan tersebut mencerminkan penerapan prinsip sadd al-dzarī‘ah yang bertujuan mencegah kemudaratan. Larangan tersebut dikategorikan sebagai bentuk penjagaan terhadap jiwa (ḥifẓ al-nafs), yang merupakan salah satu dari lima tujuan utama syariat (al-ḍarūriyyāt al-khams). Implikasi penelitian ini meliputi pentingnya fleksibilitas dalam merespons dinamika hukum, serta perlunya perhatian pemerintah terhadap prinsip maqāṣid al-syarī‘ah dalam perumusan dan evaluasi kebijakan hukum nasional. 

References

Akhmad Khisni, M. U. (2016). Percobaan Pembunuhan Sebagai Penghalang Hak Waris Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam (Jurnal), (Fakultas Hukum UNISSULA).

Al-Baijuri, I. (n.d.). Hasyiah Syaihk Ibrahim al-Baijury ‘Ala Syarh al-Allamah Ibnu Qasim al-Gazzy (Surabaya: Dar al-Abidin), Juz 2 h. 66.

Al-Daruqutni, A. B. A. (2004). Sunan al-Daruqutni, (Lebanon: Muassisah al-Risalah), Juz 1 h. 431. JSTOR.

Al-Fadani, M. B. Y. (2015). Al-Fawaid al-Janiah Hasyiah al-Mawahib al-Saniah Syarh} al-Faraid} al-Bahiah, (Mesir: Dar al-Muhajir, 2015), h. 246.

Al-Farisi, A. M. B. A. (2006). Ahkam al-Qur’an, (Lebanon: Dar Ibni Hazm, 2006), Juz 3 h. 15.

Al-Harawi, A. B. M. (2002). Mirqat al-Mafatih} Syarh} Misykat al-Masabih}, (Lebanon: Dar al-Fikri 2002), Juz 2 h. 512.

Al-Haskafi, M. B. A. (2002). Al-Durr al-Mukhtar Syarh Tanwir al-Absar Wa Jami’ al-Bahar, (Lebanon: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2002), h. 96.

Al-Ifriqi, M. B. M. (1414). Lisan al-Arabi, (Lebanon: Dar Shadir, 1414 H), Juz 3. h. 207.

Al-Jauziah, M. I. al-Q. (1423). I’lam al-Muwaqqi’in ‘An Rabb al-‘Alamin, (Arab Saudi: Dar Ibn al-Jauzi, 1423 H), Juz 4 h. 554.

Al-Zuhaili, W. B. M. (2006). Fi Usul al-Fiqh al-Islami, (Damaskus: Dar al-Khair, 2006) Juz 1 h. 279. State University of New York Press.

Anggraini, N. (2019). Pembunuhan Sebagai Penghalang Menerima Warisan Studi Perbandingan Antara Madzhab Fikih dan KHI (Skripsi), (Makassar: UIN Aulauddin).

Asriati. (2012). Pembaruan Hukum Islam Dalam Terapan Dan Perundang-Undangan Di Indonesia. Jurnal Hukum Diktum, 10, 27.

Asyur, M. T. I. (2004). Maqasid al-Syari’ah al-Islamiyah, (Qatar: Wizarah al-Auqaf Wa al-Syu’uni al-Islamiyah, 2004), Juz 2 h. 306.

Dina Mardliyana. (2009). Fitnah Sebagai Penghalang Menjadi Ahli Waris Studi Komparatif Pasal 173 KHI Dan Pasal 838 KUH Perdata (BW) (Skripsi). V.

Duwi Handoko. (2018). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Hawa Dan Ahwa.

H. Mansur. (2008). Percobaan pembunuhan sebagai penghalang kewarisan studi perspektif ulama fikih dan KHI pasal 173 (Skripsi), (Palangka Raya: STAIN Jurusan Syariah Program Studi AHS,).

Handoko, D. (2018). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Hawa Dan Ahwa.

Hikmatullah. (2017). Selayang Pandang Sejarah Penyusunan Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia, Banten. Jurnal Ajudikasi, 40.

Islamiyati. (2018). Dewi Hendrawati, Analisis Pendapat Bustanul Arifin Dalam Pembaharuan Hukum Islam Di Indonesia. 174.

Jirisyah, A. M. (1979). Muhammad syarif al-Zibiq, Asalib al-Gazwi al-Fikri Li al-‘Alam al-islami, (Mesir: Dar al-Wafa, 1979), h. 192.

Kasim, N. M. (2014). Hukum Islam Dan Masalah Kontemporer, (Yogyakarta :Interpena,), h. 69. Pradnya Paramita.

Mahkamah Agung RI. (2011). Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berkaitan Dengan Kompilasi Hukum Islam Serta Pengertian Dalam Pembahasannya, (Jakarta), h. 108.

Marzuki, S. (2016). Ilmu Faraidh Pembagian Harta Warisan Perbandingan 4 Madzhab (Lirboyo: Santri Salaf Press), h. 8. Pustaka Pelajar.

Nurjihad. (2004). Pembaharuan Hukum Islam Di Indonesia Studi Kasus CLD Kompilasi Hukum Islam, h. 108. Jurnal Hukum.

RI, K. A. (2012). Al-Qur’an dan Terjemahnya (Bekasi: PT. Sinergi Pustaka Indonesia, 2012), h. 190.

Syabir, M. U. (1999). Masail Fil Fiqhi Al-Muqarin (t.t.: Dar al-Nafais), h. 321.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Muh. Fadliansyah. M, Abd. Rauf Muhammad Amin, & Fatmawati. (2026). Sadd Al- Dzari‘ah Sebagai Instrumen Peninjauan Maqāṣid Al-Syarī‘ah Terhadap Putusan Percobaan Pembunuhan Sebagai Penghalang Kewarisan dalam KHI. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(3), 714–723. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1155