Mekanisme Taḥkīm sebagai Solusi Konflik dalam Rumah Tangga (Analisis QS al-Nisā’/4: 35)

Authors

  • Ummi Fadhilah UIN Alauddin Makassar
  • Dwi Amelia Universitas Islam Negeri Alauddin, Indonesia
  • Rahmi Damis Universitas Islam Negeri Alauddin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1105

Keywords:

QS al-Nisā’/4:35, Taḥkīm, Rumah Tangga

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme penyelesaian konflik rumah tangga dalam QS al-Nisā’/4:35 serta pandangan para mufasir mengenai konsep taḥkīm (mediasi) yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan bentuk studi kepustakaan (library research), metode tafsir taḥlīlī, dan pendekatan fikih sebagai landasan analisis. Data primer bersumber dari QS al-Nisā’/4:35, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab tafsir dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS al-Nisā’/4:35 menetapkan mekanisme penyelesaian konflik rumah tangga melalui pengangkatan dua orang ḥakam untuk meneliti penyebab perselisihan dan mengupayakan iṣlāḥ. Para mufasir berbeda pendapat mengenai sasaran khiṭāb pada frasa “fab’aṡū”, yang berimplikasi pada perbedaan pandangan mengenai pihak yang berwenang mengangkat ḥakam serta batas kewenangannya dalam penyelesaian sengketa. Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian ini lebih menguatkan pendapat bahwa pengangkatan ḥakam merupakan kewenangan qāḍī, sedangkan ḥakam berfungsi sebagai penengah dan, menurut sebagian mazhab, berkedudukan sebagai wakil (wakīl) para pihak sehingga kewenangannya bergantung pada kuasa yang diberikan. Dengan demikian, mekanisme taḥkīm dalam QS al-Nisā’/4:35 menekankan penyelesaian sengketa melalui rekonsiliasi di bawah otoritas yang sah guna mewujudkan keadilan dan kemaslahatan

References

Abdul Ghany Mursalin. “Konflik Rumah Tangga Dalam Al-Qur’an.” Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ushuluddin Dan Filsafat 16, no. 2 (2020): 283–315. https://doi.org/10.24239/rsy.v16i2.611.

Abu Abdillah Muhammad ibn Ahmad ibn Abi Bakr ibn Farh al-Anshari al-Khazraji al-Andalusi al-Qurtubi. Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an Wa Al-Mubayyin Lima Tadlammanah Min Al-Sunnah Wa Ay Al-Furqan. Beirut: Muassasah al-Risalah, 2006.

Ahmad Ikhsanudin, Adri Latif, Ahmad Rezy Meidina. “Makna Sakinah Dalam Al-Qur’an Serta Relevansinya Terhadap Kehidupan Berkeluarga Di Era Modern.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist 7, no. 2 (2024): 226–39. https://doi.org/https://doi.org/10.35132/albayan.v7i2.777.

Al-Ashfahaniy, Al-Raghib. Al-Mufradat Fi Gharib Al-Qur`an. Beirut: Dar al-Ma’rifat, 2001.

Al-Ḥanafī, Aḥmad ibn ʿAlī Abū Bakr al-Rāzī al-Jaṣṣāṣ. Aḥkām Al-Qurʾān. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 1994.

Al-Naisābūrī, Muḥammad bin ‘Alī al-Wāḥidī. Asbāb Al-Nuzūl Al-Qur’ān. Dammam: Dār al-Iṣlāḥ, 1992.

Al-Qur’an, Lajnah Pentashihan Mushaf. “Qur’an Kemenag,” 2022.

Al-Ṣābūnī, Muḥammad ʿAlī. Rawāʾiʿu Al-Bayān Tafsīr Āyāt Al-Aḥkām. Damaskus: Maktabah al-Ghazali, 1980.

Al-Suyūṭī, ‘Abdu al-Raḥman bin Abī Bakar Jalāl al-Dīn. Lubāb Al-Nuqūl Fī Asbāb Al-Nuzūl. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, n.d.

Ar-Rāzī, Aḥmad bin Fāris bin Zakariyā al-Qazwaini. Mu’jam Maqāyis Al-Lugah. Beirut: Dār al-Fikr, 1979.

Arief, Muhammad. “Konflik Dalam Pernikahan Menurut Perspektif Para Mufassir.” Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 2, no. 2 (2025).

Asvia, Erma Sauva. “Konsep Mediasi Dalam QS. AL-Nisā’ Ayat 35 (Perspektif Tafsir Al Misbah).” Pappasang: Jurnal Studi Al-Qur’an-Hadis Dan Pemikiran Islam 5, no. 2 (2023).

Daffa Fauzy Septiana, Dea Astiani, Deri Asykari. “Karakteristik Keluarga Sakinah Dalam Islam.” Mabahits: Jurnal Hukum Keluarga 1, no. 2 (2020): 1–12.

Damiarto, Israt, Alfitri, and Moh. Mahrus. “Konflik Suami Istri Perspektif Al Quran (Kajian Ayat Tematik Terkait Nusyuz Dan Syiqaq).” Jurnal Tana Mana 4, no. 2 (2023).

Erma Sauva Asvia. “Konsep Mediasi Dalam QS. Al-Nisa Ayat 35 (Perspektif Tafsir Al-Misbah).” Pappasang: Jurnal Studi Al-Qur’an-Hadis Dan Pemikiran Islam 5, no. 2 (2023): 283–315. https://doi.org/https://doi.org/10.46870/jiat.v5i2.733.

Humaidy, Muhammad Zaid, and Muhammad Rizky Arrofi. “Pernikahan Dalam Islam.” Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya 1, no. 6 (2023).

Iqbal Muhammad. Psikologi Pernikahan, Menyelami Rahasia Pernikahan. Jakarta: Gema Insani, 2018.

Israt Damiarto, Alfitri, Moh. Mahrus. “Konflik Suami Istri Perspektif Al-Qur’an (Kajian Ayat Tematik Terkait Nusyuz Dan Syiqaq).” Jurnal Tana Mana 4, no. 2 (2023): 126–40. https://doi.org/https://doi.org/10.33648/jtm.v4i2.391.

Misbahul Munir dan Muhammad Holid. “Konsep Mediasi Konflik Suami Istri Menurut Tafsir Surah An-Nisa Ayat 35.” ASA: Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam 2, no. 3 (2021): 15–27. https://doi.org/10.58293/asa.v3i2.28.

Muḥammad bin Makram bin ‘Alī, Abū al-Faḍl, Jamāl al-Dīn ibn Manẓūr al-Anṣarī al-al-Ruwaifi‘ī al-Ifraiqī. Lisān Al-‘Arab. Beirut: Dār Ṣādir, 1993.

Muhammad Ibrahim al-Hifnawi. Tafsir Al-Qurtubi. Edited by Mahmud Hamid Utsman. Jilid 5. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008.

Naeni Masitoh, Muhith, dan Mukhammad. “Syiqaq Dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa Ayat 35 Menurut Wahbah Zuhaili Dalam Tafsir Al-Munir.” Al-Mizan: Journal Of Islamic Studies 1, no. 1 (2024): 101–14. https://www.ejournal.stiq-kepri.ac.id/index.php/Al-Mizan/article/view/10.

Nashruddin Baidan dan Erwati Aziz. Metodologi Khusus Penelitian Tafsir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019.

Ramadani, Ira, Achmad Abubakar, dan Muhammad Irham. “Resolving Household Conflict From Al-Qur’an Perspective: Study Of Tahlili QS. Al-Nisa’/4: 35.” Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research (SKIJIER) 8, no. 1 (2024).

Kementerian Agama RI. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an, 2019.

Shihab, Muhammad Quraish. Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Syarifuddin dan Madaniah. “Prinsip Kerjasama Dan Musyawarah Dalam Rumah Tangga (Perspektif Al-Qur’an Surah an-Nisa Ayat 35).” El-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi 21, no. 12 (2024): 144–51. https://share.google/4pbkz9iX6C9WMRgsF.

Taufik Abdillah Syukur dan Sitti Rafiqoh Rachman. Manajemen Konflik Keluarga Menurut Al-Qur’an. Edited by Sulhaeni. Cetakan 1. Tanggerang Selatan: Patju Kreasi, 2018.

Taufik Hidayat, Sayehu, Usman. “Resolution Of Nusyuz And Syiqaq Disputes In Perspective Al-Qur’an.” Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS) 5, no. 2 (2023): 256–71. https://doi.org/10.33474/jas.v5i2.21055.

Tri Oktorinda. “Penyelesaian Sengketa Rumah Tangga Perspektif Tafsir Buya Hamka Terhadap Surah An-Nisa Ayat 34 - 35.” Qiyas 8, no. 1 (2024).

Wahbah az-Zuhaili. At-Tafsir Al-Munir Fi Al-’Aqidah Wa Asy-Syari’ah Wa Al-Manhaj. Juz 1. Damaskus: Dar al-Fikr, 1991.

Wahbah Zuhaili. Tafsir Al-Munir Aqidah, Syariah, Manhaj (Al-Baqarah-Ali Imran-an-Nisa). Edited by Abdul Hayyie al-Kattani. Jilid 2. Jakarta: Gema Insani, 2013.

———. Tafsir Al-Munir Aqidah, Syariah, Manhaj (an-Nisa - Al-Maidah). Edited by Abdul Hayyie al-Kattani. Jilid 3. Jakarta: Gema Insani, 2013.

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Fadhilah, U., Dwi Amelia, & Rahmi Damis. (2026). Mekanisme Taḥkīm sebagai Solusi Konflik dalam Rumah Tangga (Analisis QS al-Nisā’/4: 35). Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(3), 1190–1204. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1105