Membaca Hadis dengan Kacamata Hermeneutika: Urgensi Asbab al-Wurud di Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1078Keywords:
Hermeneutika, Asbab Al Wurud, Hadis, ModernAbstract
Hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an memiliki peran sentral dalam membentuk tatanan teologi, hukum, dan etika umat Islam. Namun, sebagai teks yang lahir pada abad ke-7 dalam konteks sosial-budaya Arab yang sangat spesifik, hadis menghadapi tantangan serius dalam hal relevansi dan aplikasinya di era modern yang ditandai oleh globalisasi, pluralisme, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah bagaimana teks masa lalu dapat tetap bermakna dan memberikan petunjuk bagi konteks yang berbeda secara fundamental. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pendekatan hermeneutika dalam studi hadis kontemporer, dengan fokus khusus pada integrasinya bersama konsep asbab al-wurud sebagai jembatan antara teks dan konteks. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang mencakup karya Muhammad Syuhudi Ismail, Fazlur Rahman, Khaled Abou El-Fadl, dan sarjana relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa hermeneutika dan asbab al-wurud bersifat komplementer, bukan kontradiktif. Asbab al-wurud menyediakan fondasi historis-konkret tentang latar kemunculan hadis, sementara hermeneutika menawarkan kerangka filosofis-metodologis untuk memproyeksikan nilai-nilai universal hadis ke dalam konteks kekinian melalui mekanisme double movement. Integrasi keduanya memungkinkan pemahaman hadis yang tidak ahistoris, memperkuat dimensi moral dan maqasid al-syari'ah, sekaligus mencegah misinterpretasi yang bersifat parsial. Meskipun demikian, pendekatan ini tetap memiliki batasan berupa risiko relativisme dan subyektivitas interpretasi, sehingga harus diimbangi dengan komitmen terhadap kritik sanad dan tradisi keilmuan Islam yang otentik.
References
Abidin, A. Z. (2025). Pengantar Studi Ilmu Al Quran dan Hadis Untuk Perguruan Tinggi: Pendekatan Kajian Al Qur'an dan Hadis . Yogjakarta : Divapress.
Alfani, I. H. (2024). Diskursus Ilmu Hadits: Urgensi Memahami Asbab Al-Wurud Al-Hadits. DIRAYAH: Jurnal Ilmu Hadis, 39-51.
Alfareza Ramadhan, F. D. (2026). Naskah: Tafsir Hermeneutik. Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan,, 36-48.
Alma’arif. (2017). Hermeneutika Hadis Ala Fazlur Rahman. Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an Dan Hadis, 243-264.
Anggoro, T. (2018). Wacana Studi Hadis Di Indonesia: Studi Atas Hermeneutika Hadis Muhammad Syuhudi Ismail. Diya Al-Afkar: Jurnal Studi Al-Quran Dan Al-Hadis, 235-256.
Anggoro, T. (2023). Kajian atas hermeneutika hadis Muhammad Syuhudi Ismail. Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis.
Auda, J. (2008). Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought.
Brown, J. A. (2017). Hadith: Muhammad's Legacy in the Medieval and Modern World. Oxford: Oneworld Publications,.
Cinta Rohaini Munthe, M. P. (2025). Pengertian dan Ruang Lingkup Hermeunetika dalam Kajian Tafsir. Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir , 99-111.
Hadi, U. (2022). Rekontruksi Pemikiran Hermeneutika Hadis Syuhudi Ismail. PAPPASANG, 1-5.
Handika, C. (2019). Pemahaman Hadits Yusuf al-Qardhawi dalam Menentukan Hukum Islam.". al-Mawarid Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH) , 164-178.
Hauqola, N. (2013). HERMENEUTIKA HADIS: Upaya Memecah Kebekuan Teks. Jurnal Theologia, 50-55.
Helmy. (2020). endekatan sosiologis-historis dalam fiqh al-hadits: Kontribusi asbāb al-wurūd dalam pemahaman hadis secara kontekstual. Kreasi Total Media.
Mahfudh, H. (2014). Hermeneutika Hadis Zakariya Ouzon. Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith , 309-323.
Mukmin, T. (2019 ). Metode Hermeneutika dan Permasalahannya Dalam Penafsiran Al-Quran. Jurnal Studi Keislaman .
Mustaqim, A. (2021). Hermeneutika Al-Qur’an dan Hadis: Pendekatan historis-sosiologis-antropologis. Pustaka Pelajar.
Rahman, F. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: The University of Chicago Press.
Roibin, &. N. (2022). Telaah kontemporer hermeneutika double movement Fazlur Rahman atas tradisi Islam. Ulumuna: Journal of Islamic Studies.
Saeed, A. (2006). Interpreting the Qur'an: Towards a Contemporary Approach. London: Routledge.
Sakti. (2020). Diskursus Studi Qur’an-Hadis Kontemporer. Jakarta: Guepedia.
Suaidi, H. (2017). Hermeneutika Hadis Syuhudi Ismail. Religia, 33-48.
Suhendra, A. (2015). Hermeneutika Hadis Khaled M. Abou El Fadl. Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith, 343-362.
Surur Rifai, M. S. (2022). Analisis Pemikiran Hermeneutika Muhammad Syuhudi Ismail. CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman, 227-244.
Syarifah Ummi Hani, U. H. (2026). Hermeneutika Dan Hadits Dalam Tafsir Kontemporer. Jurnal Ilmiah Nusantara , 561-575.
Zahra, M. A. (2026). Asbābul Wurūd & Tafsir Hadis dalam Pendekatan Hermeneutika vs Tradisi Klasik,. Al-Thiqah, 25-30.


























