Implementasi metode role playing dalam menumbuhkan sikap berbakti siswa kepada orang tua pada mata pelajaran akidah akhlak di MI Hidaytul Mubtadi'in Cibentang
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i1.776Keywords:
Role playing,, Akidah akhlak, Berbakti kepada orang tua,, Karakter siswa,, Madrasah IbtidaiyahAbstract
ABSTRACT
This study was motivated by the low implementation of filial attitudes toward parents among students, although the material has been taught in Akidah Akhlak learning. Learning activities that are still dominated by the lecture method cause students to lack meaningful and applicable learning experiences. This study aims to identify the implementation of the role playing method, its role in fostering students’ filial attitudes toward parents, as well as the supporting and inhibiting factors in its application in Akidah Akhlak learning at MI Hidayatul Mubtadi’in Cibentang. This research employed a qualitative approach with data collection techniques consisting of observation, interviews, and documentation. The results showed that the implementation of the role playing method was carried out through structured stages of planning, implementation, and evaluation. This method was able to improve students’ participation, empathy, confidence, and understanding of the importance of respecting and obeying parents. Supporting factors included students’ enthusiasm, teacher creativity, and a religious school environment, while the inhibiting factors were limited learning time and the low self-confidence of some students. This study indicates that the role playing method is effective in Akidah Akhlak learning to strengthen students’ character formation at the madrasah ibtidaiyah level.
Keywords
Role Playing;
Akidah Akhlak;
Devotion to Parents;
Student Character;
Madrasah Ibtidaiyah
ABSTRACT
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya implementasi nilai berbakti kepada orang tua dalam perilaku siswa meskipun materi tersebut telah diajarkan dalam pembelajran Akidah Akhlak. Proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa kurang memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode role playing, peran metode role playing dalam menumbuhkan sikap berbakti siswa kepada orang tua, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MI Hidayatul mubtadi’in Cibentang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode role playing dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang terstruktur. Metode ini mampu meningkatkan partisipasi, empati, keberanian, serta pemahaman siswa terhadap pentingnya menghormati dan menaati orang tua. Faktor pendukung penelitian meliputi antusiasme siswa, kreativitas guru, dan lingkungan madrasah yang religius, sedangkan faktor penghambatnya berupa keterbatasan waktu pembelajaran dan rendahnya rasa percaya diri sebagian siswa. Penelitian ini menunjukan bahwa metode role playing memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran Akidah Akhlak untuk memperkuat pembentukan karakter siswa tingkat Madrasah Ibtidaiyah.
Kata Kunci: Role Playing; Akidah Akhlak; Berbakti kepada Orang Tua; Karakter Siswa; Madrasah Ibtidaiyah.
This is an open-access article under the CC–BY-SA license.
References
Abuddin Nata. (2013). Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia. Rajawali Pers.
Arifin, Z. (2012). Evaluasi Pembelajaran: Prinsip, Teknik, dan Prosedur. Remaja Rosdakarya.
Astriani, V. (2018). Pengaruh metode role playing terhadap keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 115–123. https://doi.org/10.21009/JPD.092.05
Cahyani, N. (2024). Implementasi metode role playing dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 44–58. https://doi.org/10.21043/jpi.v12i1.2024
Darmadi, H. (2019). Pengantar Pendidikan Era Globalisasi. An1mage.
Fathurrohman, M. (2017). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Ar-Ruzz Media.
Giannakas, F., Kambourakis, G., Papasalouros, A., & Gritzalis, S. (2019). A critical review of role playing pedagogy in education. Education and Information Technologies, 24(6), 3421–3442. https://doi.org/10.1007/s10639-019-09917-2
Gunawan, I. (2020). Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi. Rajawali Pers.
Hamalik, O. (2001). Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara.
Kardoyo, K., & Hayuningtyas, W. (2020). The effectiveness of role playing learning methods in improving student participation. Journal of Educational Research, 14(3), 211–219. https://doi.org/10.15294/jer.v14i3.2020
Majid, A. (2017). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Remaja Rosdakarya.
Nurdyansyah. (2018). Inovasi Model Pembelajaran. Nizamia Learning Center.
Prasetyo, D., & Rukiyati, R. (2020). Penanaman nilai karakter melalui pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 85–96. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.29821
Rahman, A., Hidayat, T., & Saleh, M. (2019). Scientific writing patterns in educational research journals. International Journal of Instruction, 12(4), 123–136. https://doi.org/10.29333/iji.2019.1248a
Rahmi, M. A. (2022). Pengembangan media pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 145–158. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i2.25678
Romlah, T. (2001). Teori dan Praktik Bimbingan Kelompok. Universitas Negeri Malang Press.
Sanjaya, W. (2019). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana.
Shaari, M. (2017). Birrul walidain dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 133–146. https://doi.org/10.14421/jpai.2017.52-03
Sri Kastatik. (2024). Penerapan role playing untuk meningkatkan etika dan kesantunan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 77–88. https://doi.org/10.29407/jpdn.v9i1.2024
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Suyadi. (2020). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini dalam Perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.
Tarigan, H. G. (2016). Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Angkasa.
Vink, S., van der Niet, A., & Wijnia, L. (2019). The effects of active learning through role playing on students’ motivation and understanding. Teaching and Teacher Education, 85, 123–133. https://doi.org/10.1016/j.tate.2019.06.001
Wahirdi, A. (2024). Penerapan metode role playing dalam menumbuhkan sikap empati siswa MI Asy Syafiyyah. Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 55–68. https://doi.org/10.32505/jpmi.v6i1.2024
Yamin, M. (2018). Strategi dan Metode dalam Model Pembelajaran. Referensi GP Press.
Yanto, A. (2015). Metode Bermain Peran (Role Playing) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Cakrawala Pendas, 1(1), 53–57. https://doi.org/10.31949/jcp.v1i1.347

























