Lukman al-Hakim Milenial: Model Komunikasi Konten Dakwah PAI Berbasis Qaulan Baligha Era Algoritma Media Sosial

Authors

  • Ahmad Taufik Universitas Wahid Hasyim Semarang, Indonesia
  • Nur Cholid Universitas Wahid Hasyim Semarang, Indonesia
  • M.Ahsanul Husna Universitas Wahid Hasyim Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i2.707

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital telah mengubah pola komunikasi dakwah Pendidikan Agama Islam (PAI) dari model konvensional menuju model komunikasi berbasis algoritma yang menuntut efektivitas, kecepatan, dan keterlibatan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep qaulan baligha sebagai prinsip komunikasi Islam dalam konteks dakwah digital serta merekonstruksi model komunikasi dakwah berbasis nilai-nilai Qur’ani yang relevan dengan karakteristik media sosial modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap Al-Qur’an, tafsir klasik, buku, dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan dakwah digital, algoritma media sosial, dan komunikasi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qaulan baligha tidak lagi dipahami hanya sebagai perkataan yang baik dan jelas, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang mampu menarik perhatian, menyentuh emosi, dan mendorong perubahan perilaku audiens di ruang digital. Dalam era algoritma, keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh kebenaran materi, tetapi juga oleh kemampuan dai menyesuaikan pesan dengan logika platform media sosial seperti hook, retention, dan engagement. Figur Lukman al-Hakim menjadi representasi ideal dai digital karena mampu memadukan hikmah, ketulusan, etika komunikasi, dan kecerdasan membaca kondisi audiens. Konsep ghadhdhal shaut yang menekankan komunikasi lembut dan humanis relevan sebagai model etika komunikasi digital di tengah dominasi konten agresif dan sensasional di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model komunikasi dakwah berbasis qaulan baligha dapat menjadi pedoman strategis bagi dai dalam membangun dakwah digital yang tidak hanya viral secara algoritmik, tetapi juga bermakna secara spiritual dan sosial.

References

Al-Baghdadi, M. (2022). Al-balaghah al-islamiyyah: Dirāsah ma’nīyyah wa ta’bīriyyah (1st ed.). Dar al-Fikr.

al-Ghazali, A. H. (2020). Ihyā’ ‘ulūm al-dīn (Vol. 4, pp. 112–115). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

al-Ghazali, A. H. (2021). Ihyā’ ‘ulūm al-dīn (Vol. 3, pp. 220–223). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah. (Revisi dan tahqiq oleh Markaz al-Turāth al-Islāmī)

al-Qurthubi, M. I. (2020). Al-jāmi‘ li-aḥkām al-Qur’ān (Vol. 15, pp. 312–314). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah. (Edisi revisi dan terjemah komprehensif)

Aziz, M. A. (2021). Dakwah digital: Strategi komunikasi Islam di era media sosial (pp. 45–48, 98–103). Pustaka Pelajar.

Bucher, T. (2023). If... then: Algorithmic power and politics (2nd ed.). Oxford University Press.

Grunig, J. E., & Hunt, T. (2020). Managing public relations (5th ed.). Routledge.

Hidayat, M. (2022). Generasi milenial dan dakwah: Tantangan komunikasi spiritual di era digital (pp. 89–92). Prenadamedia Group.

Ibn Katsir, I. (2021). Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm (Vol. 1, pp. 378–379). Dar Thaybah. (Edisi tahqiq dan revisi oleh Lajnah Ihya’ at-Turāth)

Ibn Qayyim al-Jawziyyah. (2019). I‘lām al-muwaqqi‘īn ‘an rabbi al-‘ālamīn (Vol. 3, pp. 207–210). Dar Ibn al-Jawzi.

Khan, S., & Rahman, A. (2023). Digital piety and ethical presence: Islamic netiquette in social media. Journal of Islamic Communication, 8(1), 45–62.

Kitchin, R. (2021). The data revolution: Big data, open data, data infrastructures and their consequences (2nd ed.). SAGE Publications.

Misro, M. (2020). Komunikasi dakwah di media sosial: Studi kasus dakwah di Instagram (pp. 157–161). Nuansa Cendekia.

Nuryanto, A. (2021). Dakwah 4.0: Transformasi komunikasi Islam di era digital (pp. 162–165). Penerbit LKIS.

Vaidhyanathan, S. (2021). Antisocial media: How Facebook disconnects us and undermines democracy (Rev. ed.). Oxford University Press.

We Are Social, & Hootsuite. (2024). Digital 2024: Indonesia report.

Zuboff, S. (2019). The age of surveillance capitalism: The fight for a human future at the new frontier of power. Penguin Random House India.

Downloads

Published

2026-05-12