Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal dalam Tradisi Ulem-Ulem Suku Jawa di Desa Sinaksak Simalungun

Authors

  • Dini Asfia Dewi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Khairuddin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1540

Keywords:

Tradisi, Ulem-Ulem, Nilai Pendidikan Islam, Disrupsi Digital, Kearifan Lokal

Abstract

Disrupsi digital saat ini mengancam eksistensi kearifan lokal, termasuk tradisi ulem-ulem suku Jawa, yang bergeser dari komunikasi tatap muka langsung menjadi undangan serba instan melalui gawai cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi kultural akibat modernisasi sekaligus merekonstruksi nilai-nilai pendidikan Islam yang terinternalisasi di dalam tradisi tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif lapangan di Kelurahan Sinaksak, Simalungun, data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumen, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memicu penurunan regenerasi kebudayaan, hilangnya akurasi administratif pencatatan sumbangan, serta konflik salah paham antarkomunitas. Namun, rekonstruksi teologis membuktikan tradisi ulem-ulem bertindak sebagai instrumen pendidikan Islam non-formal melalui pembiasaan tujuh nilai utama: ukhuwah Islamiyah, ta'awun (tolong-menolong), memuliakan tamu, gotong royong, solidaritas sosial, pelestarian identitas budaya, dan sedekah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi epistemologi pendidikan Islam berbasis kearifan lokal (indigenous Islamic education). Keterbatasan riset ini terletak pada ruang lingkup spasial yang berfokus pada wilayah rural-heterogen dengan dominasi data dari perspektif generasi tua. Oleh karena itu, direkomendasikan bagi penelitian lanjutan untuk melakukan studi komparatif dengan wilayah urban-homogen, serta menguji efektivitas rekayasa aplikasi pencatatan sosial digital (E-Ulem) guna menjembatani kebutuhan efisiensi generasi muda tanpa mengeliminasi nilai-nilai esensial keagamaan.

References

Agustina, dkk. (2021). Makna Tradisi Barikan Bagi Pendidikan Karakter Anak Desa Sedo Demak. Jurnal Educatio. 7(3). https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1355

Anshoriy, N. (2008). Kearifan Lingkungan dalam Perspektif Budaya Jawa. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Ariadi, H. (2022). Pelaksankan Tradisi Petik Laut Nelayan Hindu dan Islam dalam Korelasi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir di Jembrana. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan. dan Perikanan. 12(2). https://doi.org/10.15578/jksekp.v12i2.11315

Bagus, S. (2015). Infaq Dalam Tafsir Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 261. 1(1). https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/isbank/article/view/17/10

Basyari, W. (2014). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Memitu Pada Masyarakat Cirebon (Studi Masyarakat Desa Setupatok Kecamatan Mundu). Edunomic Jurnal. 2(1).

Damsar, D. (2011). Pengantar Psikologi Pendidikan. Jakarta. Kencana

Dewi, I., Utari, Y. D. (2022). Peran Lembaga Adat dalam Melestarikan Tradisi Al-Berzanji. Riau. Dotplus Publisher.

Fajri, M. Y. (2025). Memuliakan Tamu dalam Perspektif Hadis: Menjaga Harmoni Sosial di Tengah Perubahan Zaman. Arba Jurnal Studi Keislaman. 1(1). https://doi.org/10.64691/22tjp330

Harisah, A. (2018). Filsafat Pendidikan Islam: Prsinsip Dasar dan Pengembangan. Yogyakarta. Deepublish.

https://tafsirweb.com/1235-surat-ali-imran-ayat-103.html

Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat. (2012). Rajagrafindo Persada

Karim, A. Hudawi, A. (2023). Aplikasi E-culture Berbasis Android Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Sebuah Kebudayaan. Jurnal Advanced Research Informatika. 2(l). https://doi.org/10.24929/jars.v1i2.2722

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Quran dan Terjemahannya. Jakarta: Kemenag RI.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kurniawan. B. (2012). Ilmu Budaya Dasar. Tangerang Selatan: Jelajah Nusa.

Marjuni, A. (2020). Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik. Jurnal of Islamic Education. 2(2). https://doi.org/10.51574/jrep.v1i4.2279

Mujiwati, Y. (2021). Perjalanan Budaya: Eksplorasi Nilai-Nilai Budaya Prosesi Pindah Rumah (Boyongan Omah) Pada Masyarakat Jawa. Lombok. Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia.

Mulyani, D., Ghufron, S., Kasiyun, S. (2020). Peningkatan Karakter Gotong Royong di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan 11(2). https://doi.org/10.31849/lectura.v11.i2.4724

Niamullah, A. (2021). Bentuk Kerukunan Umat Beragama Dalam Kitab-Kitab Tafsir Indonesia; Telaah Makna Tahiyyah Pada QS. An-Nisa’ Ayat 86. Jurnal An-Nida’/Jurnal Pemikiran Islam. 46(1). https://doi.org/10.24014/an-nida.v46i1.19246

Nisa, M., Aminuddin. N. (2023). Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi. 6(2). https://doi.org/10.3259/al-ilmi.v6i2.2792

Novita, D. (2021). Eksistansi Tradisi Ulem-Ulem Pada Masyarakat Jawa di Huta Ⅱ Dolok Batu Nanggar Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun. (Skripsi: Universitas Negeri Medan)

Nugroho, B.T., Mustaidah. (2017). Identifikasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pemberdayaan Masyarakat pada PNPM Mandiri. Jurnal Penelitian. 11(1). http://dx.doi.org/10.21043/jp.v11i1.2171

Rohmah, R. A. Purwantoro. (2023). Makna Sosial Tradisi Nyumbang dalam Berbagai Hajatan di Desa Masda Makmur. Journals of Indonesian Multidisciplinary Research. 2(1). https://doi.org/10.61291.z0mf4x15

Sajaruddin, S. (2022). Nilai-Nilai Islam dan Pengaruhnya terhadap Budaya Lokal. Jurmal Pendidikan dan Studi Islam Ash-Shahabah. 8(2).

Setiadi., Kolip, U. (2011). Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial. Jakarta: Kencana.

Shihab, M. Q. (2007). Wawasan Al-Quran: Tafsir Maudhu'i atas Berbagai Persoalan Umat. Bandung. Mizan.

Sibarani, R. (2024). Antropolinguistik: Sebuah Pendekatan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Slamet, R. (2025). Sistem Informasi Ulem-Ulem Berbasis Android Sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Budaya Ulem-Ulem (Studi Kasus: Desa Jabung Sisir Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo). Jawa Timur. https://doi.org/10.33650/trilogi.v3i2.4175

Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Utomo, S. S. (2015). Kamus Indonesia Jawa. Jakarta. PT Gramedia Pustaka.

Yusnita, E. (2022). Nilai-Nilai Islam dalam Adat Pernikahan Masyarakat Melayu Sumatera Selatan. Depok. PT Rajagrafindo Persada.

Yusuf, E. (2024). Dinamika Kebahagiaan Melalui Sedekah. (Skripsi: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Downloads

Published

2026-08-25