Integrasi Ilmu: Signifikansi dan Modelnya dalam Menggapai Kemajuan Peradaban Bangsa
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1486Keywords:
integrasi ilmu; dikotomi ilmu; pendidikan Islam; paradigma keilmuan; peradaban bangsaAbstract
Integrasi ilmu merupakan salah satu upaya strategis untuk mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum yang berkembang dalam tradisi pendidikan modern. Dikotomi tersebut tidak hanya berdampak pada perkembangan keilmuan umat Islam, tetapi juga memengaruhi kemampuan lembaga pendidikan Islam dalam merespons perkembangan sains, teknologi, dan berbagai persoalan masyarakat kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, sejarah, signifikansi, paradigma, model, serta implementasi integrasi ilmu sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung kemajuan peradaban bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ilmu menempatkan berbagai disiplin keilmuan dalam suatu hubungan yang saling melengkapi dengan tauhid sebagai landasan epistemologis. Dalam perkembangannya, terdapat empat paradigma utama integrasi ilmu, yaitu islamisasi ilmu, ilmuisasi Islam, integrasi-interkoneksi, dan transdisipliner. Selain itu, berkembang berbagai model integrasi keilmuan, antara lain model IFIAS, ASASI, Islamic Worldview, Struktur Pengetahuan Islam, Bucaillisme, integrasi berbasis filsafat klasik, tasawuf, dan fikih. Implementasi integrasi ilmu di Indonesia tercermin dalam pengembangan kurikulum pendidikan serta transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam menjadi Universitas Islam Negeri yang mengembangkan ilmu agama, sosial-humaniora, sains, dan teknologi secara lebih terintegrasi. Integrasi ilmu dengan demikian memiliki posisi penting dalam menghapus dikotomi keilmuan, membangun kembali tradisi keilmuan Islam, serta menghasilkan sarjana Muslim yang mampu menguasai ilmu agama sekaligus sains dan teknologi. Penguatan implementasi integrasi ilmu diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan peradaban bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
References
Abdullah, M. A. (2006). Islamic studies di perguruan tinggi. Pustaka Pelajar.
Abu Amar. (2021). Model integrasi ilmu pengetahuan dan agama antara dikotomi naif dan valid. Jurnal Cendekia, 13(1), 82–94.
Abu Sulaiman, A. H. (2007). Gagasan memperkasa institusi pendidikan tinggi Islam (J. Osman et al., Eds.). IIIT.
al-Ba’labakkiy, M. (2003). Al-Mawrid: Qamus Inkliziy–Arabiy, A modern English-Arabic dictionary. Dar al-‘Ilmi li al-Malayin.
Al-Rasyidin, & Ja’far. (2015). Filsafat ilmu dalam tradisi Islam. Perdana Publishing.
Ar Raiyah, H. (2018). Model integrasi keilmuan di Universitas Islam Negeri. Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.
Ashraf, S. A. (1985). New horizons in Muslim education. Hodder and Stoughton.
Bakar, O. (1991). Tauhid dan sains (Y. Liputo, Trans.). Pustaka Hidayah.
First World Conference on Muslim Education. (1977). Conference book. King Abdul Aziz University.
Ghozali, A. M. (2021). Integrasi ilmu sebagai paradigma baru UIN-SI (Sulthan Aji Muhammad Idris) dengan mengusung epistemologi Sarang Lebah Madu.
Handrianto, B. (2013). Islamisasi ilmu pengetahuan. In A. Husaini et al., Filsafat ilmu perspektif Barat dan Islam. Gema Insani Press.
Harahap, S., et al. (2018). Wahdatul ulum: Paradigma integrasi keilmuan dan karakter lulusan Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Medan.
Hornby, A. S., et al. (1974). Oxford advanced learner’s dictionary of current English. Oxford University Press.
Kartanegara, M. (2005). Integrasi ilmu: Sebuah rekonstruksi holistik. UIN Jakarta Press.
Kuntowijoyo. (2006). Islam sebagai ilmu: Epistemologi, metodologi, dan etika. Tiara Wacana.
Lubis, N. A. F. (2014). Rekonstruksi pendidikan tinggi Islam: Memberi makna kelahiran UIN SU. Citapustaka Media.
Mufid, F. (2013). Integrasi ilmu-ilmu Islam. STAIN Kudus, 1(1), 56–57.
Nasution, H. (1975). Pembaharuan dalam Islam. Bulan Bintang.
Qomar, M. (2012). Merintis kejayaan Islam kedua: Merombak pemikiran dan mengembangkan aksi. Teras.
Quthb, M. (1982). Qabasat min al-Rasul. Dar al-Syarqi.
Ramayulis. (2015). Filsafat pendidikan Islam: Analisis filosofis sistem pendidikan Islam. Kalam Mulia.
Riyanto, W. F. (2013). Integrasi-interkoneksi keilmuan. Suka Press.
Rohadi, & Suharsono. (2005). Ilmu dan teknologi dalam Islam. Departemen Agama RI.
Shihab, M. Q. (2013). Membumikan Al-Quran: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat (Cet. 1, edisi baru). Mizan.
Wahidin. (2022). Various kinds of knowledge integration in building and developing Islamic scientific foundations. Book Chapter of Proceedings Journey-Liaison Academia and Society, 1(1), 502–506.
Wan Daud, W. M. N. (1998). The educational philosophy and practice of Syed Muhammad Naquib al-Attas (H. Fahmy et al., Trans.). Mizan.

























