Model Ijtihad Kontemporer dalam Pengembangan Hukum Waris Islam di Indonesia

Authors

  • Darmawan UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.59944/jipsi.v3i1.1397

Keywords:

Ijtihad kontemporer; Hukum waris Islam;

Abstract

Artikel ini mengkaji model-model ijtihad kontemporer yang digunakan dalam pengembangan hukum waris Islam di Indonesia untuk merespons problematika sosial kontemporer seperti kesetaraan gender, status ahli waris pengganti, dan pluralitas keagamaan keluarga. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, artikel ini menemukan bahwa pengembangan hukum waris Islam Indonesia berlangsung melalui perpaduan tiga model ijtihad: ijtihad maqashidi yang berorientasi pada tujuan syariah, ijtihad kontekstual-sosiologis yang responsif terhadap realitas sosial-budaya, dan ijtihad komparatif lintas mazhab dan lintas negara. Ketiga model ini terinstitusionalisasi melalui Kompilasi Hukum Islam dan yurisprudensi Mahkamah Agung, menjadikan peradilan agama sebagai lembaga ijtihad yang hidup. Namun demikian, ditemukan pula tantangan serius berupa lemahnya legitimasi metodologis ijtihad insya’i, disparitas putusan antarpengadilan, dan ketertinggalan dalam merespons isu-isu baru seperti aset digital. Artikel ini merekomendasikan perlunya ijtihad jama’i baru yang lebih terstruktur untuk merevisi Kompilasi Hukum Islam di bidang kewarisan

References

Ahyani, H., Putra, H. M., Muharir, M., Sa’diyah, F., Kasih, D. K., Mutmainah, N., & Prakasa, A. (2023). Prinsip-prinsip keadilan berbasis ramah gender (maslahah) dalam pembagian warisan di Indonesia. Al-Mawarid: Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH), 5(2).

Ali, M. D. (2015). Hukum Islam: Pengantar ilmu hukum dan tata hukum Islam di Indonesia. PT. Raja Grafindo Persada.

Ali, Z. (2008). Hukum Islam: Pengantar ilmu hukum Islam di Indonesia. Sinar Grafika.

Andaryuni, L. (2018). Pembaruan hukum kewarisan Islam di Turki dan Somalia. Hikmah: Journal of Islamic Studies, 14(1), 145–181. https://doi.org/10.47466/hikmah.v14i1.104

Anshary, M. K. (2013). Hukum kewarisan Islam Indonesia: Dinamika pemikiran dari fikih klasik ke fikih Indonesia modern. Mandar Maju.

Assyafira, G. N. (2020). Waris berdasarkan hukum Islam di Indonesia. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 8(1), 68–81. https://doi.org/10.30868/am.v8i1.771

Baihaki, A. (2021). Penerapan wasiat wajibah dalam putusan penyelesaian sengketa waris beda agama ditinjau dari perspektif hukum Islam. Krtha Bhayangkara, 15(1), 117–142. https://doi.org/10.31599/krtha.v15i1.588

Barrunnawa, M., Falakh, B. F., & Huda, F. S. M. (2021). Hukum waris dalam Islam: Dari era klasik hingga kontemporer. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 10(2), 149–163. https://doi.org/10.24090/jimrf.v10i2.4844

Eko, A., Al Isro, M. N., & Ar Rosyid, N. (2026). Kesetaraan bukan keadilan: Kritik maqashid syariah terhadap tafsir feminis atas pembagian waris 2:1. MLIJo: Journal of Law and Islamic Thought, 1(2), 43–53. https://doi.org/10.18860/mlijo.v1i2.21561

Fauziyah, I. M., & Yunitasari, Y. (2022). Penerapan waris 1:1 dalam yurisprudensi Islam perspektif kesetaraan gender. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(4), 1444–1456. https://doi.org/10.31604/jips.v9i4.2022.1444-1456

Febriasari, I., & Afdol, A. (2019). Kedudukan keponakan sebagai ahli waris pengganti dalam sengketa waris melawan anak angkat penerima wasiat wajibah. Jurnal Panorama Hukum, 4(1), 42–56. https://doi.org/10.21067/jph.v4i1.2164

Fitriyati, Y., Ibrahim, D., Muntaqo, F., & Hasan, K. S. (2025). Reconsidering inheritance equality: Gender justice in religious court decisions through the lens of Maqashid al-Shariah. Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah dan Masyarakat, 25(1), 122–140. https://doi.org/10.19109/nurani.v25i1.27133

Gultom, E. R. (2017). Development of women position in the patrilineal inheritance of Indonesian society. Jurnal Dinamika Hukum, 17(2). https://doi.org/10.20884/1.jdh.2017.17.2.886

Hakim, M. L. (2016). Keadilan kewarisan Islam terhadap bagian waris 2:1 antara laki-laki dengan perempuan perspektif filsafat hukum Islam. Al-Maslahah: Jurnal Ilmu Syariah, 12(1). https://doi.org/10.24260/almaslahah.v12i1.339

Harnides, Abbas, S., & Khairuddin. (2023). Gender justice in inheritance distribution practices in South Aceh, Indonesia. Samarah, 7(2). https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i2.16688

Herdiansa, & Fauzizah, S. (2024). Hak waris anak laki-laki dan perempuan di negara-negara Muslim. Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam, 22(1), 65–77. https://doi.org/10.69552/ar-risalah.v22i1.2313

Herlina, Bakry, M., & Haddade, A. W. (2025). Ijtihad: Proses upaya menjawab problematika hukum Islam. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(2), 99–106. https://doi.org/10.59435/gjmi.v3i2.1351

Hipni, M. (2019). The study of maqashidi sharia toward Maduresse traditional inheritance by using system approach. Al-Ihkam: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 14(1). https://doi.org/10.19105/al-ihkam.v14i1.2159

Huda, M., Hidayati, N., & Umami, K. (2020). Fiqh and custom negotiation in inheritance dispute tradition at Mataraman society, East Java. Al-Ihkam: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 15(2). https://doi.org/10.19105/al-ihkam.v15i2.3787

Luayyin, R. H., Hidayah, U., & Ardli, M. N. (2024). Pembagian waris prioritas perempuan perspektif maqasid syariah dan gender (studi pada masyarakat Pendalungan Kabupaten Lumajang). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(3), 2800–2808. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i3.14663

Nashirun, K. (2022). Konsep keadilan dan kesetaraan gender tentang pembagian harta waris dalam perspektif hukum Islam. Madani Legal Review, 6(1). https://doi.org/10.31850/malrev.v6i1.1708

Nurfadillah, H. S., & Ramdani, F. (2025). Analisis hukum waris Islam pada kasus kematian secara bersamaan. Al-Mabsuth: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab, 1(1), 170–190. https://doi.org/10.36701/mabsuth.v1i1.2371

Padilah, N., Kurniawan, A. F., Rosa, A., & Sa’ad, S. (2025). Pembagian waris 2:1 bagi ahli waris laki-laki dan perempuan terhadap QS. Al-Nisa’ [4]:11 (studi pemikiran Amina Wadud dalam “Qur’an and Woman”). Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 700–708. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.1106

Ridwan, M. (2020). Ijtihad pada era kontemporer (konteks pemikiran Islam dalam fiqih dan maqashid al-syariah). Jurnal Masohi, 1(2), 110–119. https://doi.org/10.36339/jmas.v1i2.356

Rofiq, A. (2013). Hukum perdata Islam di Indonesia (Edisi Revisi). Raja Grafindo Persada.

Rohana, N. P. (2021). Wasiat wajibah dalam perspektif hukum di Indonesia. Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi, 7(1), 139–155. https://doi.org/10.24952/yurisprudentia.v7i1.4015

Sodiqin, A., & Umroh, R. R. (2024). Toward interreligious fiqh: A study of the culture-based religious tolerance in the Kaloran community, Central Java, Indonesia. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 61(1), 159–180. https://doi.org/10.14421/ajis.2023.611.159-180

Syahrizal. (2010). Hukum adat dan hukum Islam di Indonesia: Dinamika integrasi hukum waris. Jurnal Ijtihad, 10(1), 45–60. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v10i1.45-60

Syarifuddin, A. (2012). Hukum kewarisan Islam. Kencana Prenada Media Group.

Tarmizi, T., Suandi, S., & Ansar, L. (2026). Kewarisan berbasis keadilan gender sebagai implementasi Sustainable Development Goals dalam hukum ekonomi syariah. Al-Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan, 8(2), 203–220. https://doi.org/10.30863/as-hki.v8i2.11459

Thalib, S. (1984). Hukum kewarisan Islam di Indonesia. Bina Aksara.

Wahyudi, Y. (2007). The slogan ‘back to the Qur’an and Sunnah’ and the comparative study of Islamic law in Indonesia. Islamic Law and Society, 14(1), 111–140. https://doi.org/10.1163/156851907779901511

Wani, W., Arfa, F. A., & Turnip, I. R. S. (2025). Kesetaraan gender dalam hukum keluarga Islam dan hukum positif. Hidayah: Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah, 2(2), 191–205. https://doi.org/10.61132/hidayah.v2i2.940

Downloads

Published

2024-02-01