Transformasi Hubungan Sosial Di Lingkungan Madrasah Aliyah Al Muawanah Pada Pembelajaran Hybrid
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1315Keywords:
Transformasi hubungan sosial, Pembelajaran hybrid, Teknologi digitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi hubungan sosial murid pada era pembelajaran hybrid di sekolah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menjelaskan dampaknya terhadap proses pembelajaran dan pembentukan karakter murid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan penelitian ini terdiri atas guru Sosiologi dan murid yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hybrid telah mentransformasi hubungan sosial murid dari interaksi yang didominasi tatap muka menuju interaksi berbasis teknologi digital. Transformasi tersebut tampak pada pola komunikasi dengan guru dan antarmurid, kerja sama kelompok, dan solidaritas serta hubungan pertemanan yang semakin memanfaatkan media digital. Faktor-faktor yang memengaruhi transformasi tersebut meliputi penggunaan teknologi digital, berkurangnya intensitas tatap muka dan peran guru sebagai fasilitator. Transformasi hubungan sosial memberikan dampak positif berupa meningkatnya kemampuan adaptasi sosial, kemandirian, tanggung jawab dan kemudahan kolaborasi melalui media digital. Namun pembelajaran hybrid juga menyebabkan berkurangnya kedekatan emosional, menurunnya intensitas interaksi langsung serta munculnya tantangan dalam membangun komunikasi interpersonal dan partisipasi aktif sebagian murid. Oleh karena itu, pelaksanaan pembelajaran hybrid perlu dirancang secara seimbang dengan mengoptimalkan integrasi antara tatap muka dan komunikasi digital agar perkembangan sosial, proses pembelajaran, dan pembentukan karakter murid dapat berlangsung secara optimal.
References
Adrian, V. H. (2022). Interaksi Sosial Siswa Sekolah Dasar pada Penerapan Pembelajaran Hybrid di Masa Pandemi Covid-19. Universitas Indonesia.
Afdawaiza. (2025). Evaluasi Pembelajaran Daring Pascapandemi: Menuju Model Hybrid Learning di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan Madrasag, 10(2), 127–132. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/jpm.2025.127-132
Al-Rasyidin, D. (2015). Teori Belajar dan Pembelajaran. Perdana Publishing.
Aprisal, F., & Apriliana, M. (2026). Teori Belajar Sosial Albert Bandura dan Relevansinya dalam Pembelajaran Modern. Public Service: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 3(1), 47–55. https://doi.org/https://doi.org/10.61166/service.v3i1.40
Asra. (2021). Analisa Kohesi Sosial Antara Penduduk Lokal (Suku Gayo) Dengan Penduduk Pendatang (Suku Aceh) di Kampung Mutiara Pondok Batu, Kecamatan Bandar, Bener Meriah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 6(2), 1–10.
Aziz, T., & Wanto, D. (2023). Manajemen Pembelajaran Berbasis Hybrid Learning Pasca Pandemi di MTs Negeri 01 Kepahiang. El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 176–183. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/elidare.v9i2.18446
Castells, M. (2010). The Rise of the Network Society. Wiley-Blackwell.
Dayang Laily, I. N. (2024). Model Konsep Teori Adaptasi Callista Roy Pada Asuhan Keperawatan Dengan Anorexia Nervosa. Nusantara Hasana Journal, 3(8), 108–123. https://doi.org/https://doi.org/10.59003/nhj.v3i8.1066
Fatwa, A., & Candra, M. (2023). PENERAPAN HYBRID LEARNING PADA MASA PANDEMI COVID – 19 DI SD ANUGRAH SURABAYA. ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional, 03(05), 22–30. https://doi.org/https://doi.org/10.69957/abdimass.v3i05.453
Fitria, R., Apriani, N. I., Kharisbaya, S., Hakim, L., & Hasani, A. (2025). Penerapan Konsep dan Teori Pembelajaran Jarak Jauh dalam Desain dan Pengembangan Materi Pendidikan yang Efektif. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(4), 3135–3144. https://doi.org/https://doi.org/10.55681/jige.v6i4.4235
Huberman, M. B. M. dan A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif, terj. Tjetjep Rohendi. UI Press.
Indah Putri Kadaresmi Hidayat, J. (2025). Kajian Unsur Proksemika Pada Nichi Izakaya Kota Bandung. Jurnal Desain Interior, 2(4), 1–9.
Jehalut, F. (2023). Kerangka Konseptual Teori Determinisme Teknologi Ferdinandus. VISI SAKTI: Jurnal Industri Kreatif Dan Inovatif, 1(1), 37–47.
Lickona, P. T. (2022). Pendidikan Karakter Dalam Membangun Kecerdasan Moral Bagi Anak Usia Dini Perspektif Thomas Lickona. Jurnal Trilogi: Ilmu Teknologi, Kesehatan, Humaniora, 3(April), 10–17. https://doi.org/https://doi.org/10.33650/trilogi.v3i1.3396
Mead, G. H. (1934). Mind, Self, and Society. University of Chicago Press.
Mega Mustikasari, Arlin, S. A. K. (2023). Pemikiran Pierre Bourdieu dalam Memahami Realitas Sosial. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 6(1), 9–14. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i1.5089
Musfirah, H. N. (2024). EFL Learners ’ Perspectives on Their Engangement Through Hybrid Learning. EKSPOSE: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan, 23(1), 66–77.
Mustofa, L., & Rosyidah, A. N. (2025). Penerapan Blended Learning dan Hybrid Learning Dalam Proses Pembelajaran di Madrasah. JIMAD: Jurnal Ilmiah Madrasah, 2(3), 137–147. https://doi.org/https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jimad/index Penerapan
Nasir, M. (1998). Metodologi Penelitian. Balai Aksara.
Pasca, R. A. N., Kebijakan, P., Di, P., & Pandemi, M. (2022). Hybrid Learning: Strategi Penyelenggaraan Pembelajaran Pasca Penerapan Kebijakan PTMT di Masa Pandemi Covid - 19. Jurnal Teknologi Pendidikan, 21(1), 86–96. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/e.v21i1.42543
Saangkala, M. Y. dan S. F. (2014). Rekontruksi Teori-teori Pembelajaran. Alauddin University Press.
Salvantina Kyren Illahia, Y. K. (2026). Bentuk Interaksi Sosial Mahasiswa Antar Etnis di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau. NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 13(1), 283–288. https://doi.org/https://doi.org/10.31604/jips.v13i1.2026.283-288
Short, J., Williams, E., & Christie, B. (1976). The Social Psychology of Telecommunications. John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2015). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Tohet, M., Nurul, U., Indonesia, J., Alfaini, F. Z., & Nurul. (2023). PEMBELAJARAN HYBRID : INTEGRASI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DENGAN KONVENSIONAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TAJWID. AT-TAJDID: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 07(02), 509–521. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24127/att.v6521a2366

























