Reposisi Konsep Khalifah Dalam Merespons Krisis Ekologis Pada Era Antroposen Berbasis Ekoteologi Qur'ani

Authors

  • Abd Jabbar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Rahmatul Qadri Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1250

Keywords:

Antroposen; Khalifah; Ekoteologi Qur'ani; Etika Ekologis; Fiqh al-Bī'ah

Abstract

Krisis ekologis pada era Antroposen menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan tidak hanya dipicu oleh eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga oleh cara pandang antroposentris yang menempatkan manusia sebagai penguasa absolut atas alam. Penelitian ini bertujuan mereposisi pemaknaan khalifah menuju paradigma amanah ekologis berbasis ekoteologi Qur'ani sebagai respons terhadap krisis ekologis era Antroposen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research. Data dianalisis menggunakan pendekatan hermeneutik Qur'ani melalui interpretasi dan kontekstualisasi ayat-ayat yang berkaitan dengan relasi manusia dan lingkungan serta didukung oleh berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis ekologis pada era Antroposen juga mencerminkan krisis dalam pemaknaan khalifah, sehingga konsep tersebut perlu dipahami sebagai amanah ekologis yang menempatkan manusia sebagai subjek etis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, bukan sebagai legitimasi dominasi atas alam. Reposisi ini dibangun melalui prinsip tauhid, amanah, mīzān, larangan berbuat kerusakan (lā tufsidū fī al-arḍ), dan fiqh al-bī'ah sebagai landasan normatif etika ekologis Islam. Dengan demikian, reposisi khalifah berbasis ekoteologi Qur'ani menawarkan paradigma etik yang lebih kontekstual dalam merespons krisis ekologis pada era Antroposen.

References

Agustina, D., Arisanti, D., & Rini, S. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Antroposen Dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi Pada Mata Kuliah Pengantar Lingkungan Lahan Basah Di Universitas Lambung Mangkurat. Journal Of Instructional Technology, 6(2), 113–120. https://doi.org/10.20527/j-instech.v6i2.15628

Akhir, M., & Siagian, Z. (2025). Sustainability Dan Manajemen Lingkungan Di Lembaga Pendidikan Islam. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 267–277. https://doi.org/10.56832/edu.v5i1.781

Al-Aṣfahānī, A. Al-Q. Al-Ḥusayn Ibn M. Al-R. (1412). Al-Mufradāt Fī Gharīb Al-Qurʾān, Taḥqīq Ṣafwān ‘Adnān Dāwūd. Dar Al-Qalam.

Al Najla, N., Syafei, I., & Murtadho, A. (2025). Pemeliharaan Lingkungan Dalam Perspektif Etika Pendidikan Islam: Integrasi Nilai Tauhid Dan Tanggung Jawab Sosial. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 231–238.

Arifuddin, N. I. (2023). Penanggulangan Kerusakan Lingkungan Alam Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir An-Nûr Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Institut Ptiq Jakarta.

Az-Zuhaili, W. (2005). Tafsir Al-Munir. Bairut: Darul Fikr.

Azis, N. C. (2025). Dari Tauhid Ke Ekologi: Menemukan Kembali Spiritualitas Islam Dalam Pelestarian Alam. Al Hikamh: Jurnal Hukum Dan Keislaman, 1(2), 99–114.

Basaey, A. C. R. (2025). Krisis Ekologi Dan Mandat Kekhalifahan Dalam Hukum Lingkungan Qur’ani. Legtimacy: Journal Of Law And Islamic Law, 1(2), 31–56.

Damopolii, M. (2013). Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah Uin Alauddin Makassar,(Edisi Revisi). Makassar: Alauddin Press.

Duha, S. P. I., Harefa, O. O., Lombok, J. L., & Marpaung, N. B. (2023). Tanggung Jawab Orang Percaya Atas Pengrusakan Alam: Perspektif Pendidikan Agama Kristen. Real Didache: Journal Of Christian Education, 3(2), 90–105. https://doi.org/10.53547/rdj.v3i2.441

El-Habsa, I. T., Alif, M., & Al Ayubi, S. (2025). Konsep Ekoteologi Dalam Perspektif Al-Qur’an: Studi Qur’an Tematik Dengan Pendekatan Grounded Theory. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(5), 7021–7043. https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2513

Fahmy, A. F. R. (2026). Paradigma Ilmu Keguruan Berbasis Tauhid: Menata Ulang Peran Guru Di Era Digital. Harmonisasi Sains Dan Agama: Paradigma Baru Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 133.

Faid, M. S., Mohd Nawawi, M. S. A., Mohd Saadon, M. H., Wahid, K., & Norman, P. (2025). Methods In Determining New Hijri Month: A Thematic Review From Islamic Jurisprudence Perspective. Malaysian Journal Of Syariah And Law, 13(1), 75–99. Https://Doi.Org/10.33102/Mjsl.Vol13no1.687

Fuadi, H., & Firdaus, D. (2025). Tauhid Sebagai Landasan Kesadaran Lingkungan Dalam Perspektif Islam. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(5), 9531–9544.

Hanafi, H., Sulaeman, S., Pujianti, E., Abidin, A. R., & Setyaningsih, S. (2026). Pendidikan Agama Islam Berbasis Ekoteologi Dalam Membentuk Etika Lingkungan Siswa Madrasah Di Era Antoposen. Indonesian Journal Of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 1436–1446. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1375

Husna, F., & Sarjan, M. (2024). Peran Manusia Sebagai Khalifah Dalam Menjaga Lingkungan Hidup Melalui Etika Lingkungan Serta Korelasinya Dengan Surat Al-A’raf Ayat 56. Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan Mipa Dan Aplikasinya, 4(3), 161–168. https://doi.org/10.58218/lambda.v4i3.1005

Ilyas, H. M., Kusnadi, K., & Firdaus, A. T. (2026). Green Jihad Transformasi Peran Khalifah Dalam Gerakan Aktivisme Lingkungan Kontemporer. Aswad: Journal Of Ushuluddin And Islamic Studies, 1(1), 89–96.

Mahaswa, R. K. (2025). Menimbang Etika Non-Antroposentrisme Dalam Peristiwa Geologi Antroposen. Jurnal Etika Terapan, 2(2), 22–49.

Mahbuby, A., Fikri, S., & Umam, K. (2026). Ekologi Global Dalam Fiqh Bi’ah Berdasarkan Hadis Nabi. Dirayah: Jurnal Ilmu Hadis, 6(02), 431–442.

Majid, N. (2019). Khazanah Intelektual Islam. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Nytotama, D. A. (2025). Hak Allah Dan Hak Hamba Dalam Pemikiran Madzhab Hanafi Sebagai Basis Rekonstruksi Supremasi Negara Atas Sumber Daya Alam (Pasal 33 Ayat (3) Uud 1945 Dan Fatwa Mui No. 86 Tahun 2023). Jurnal Pemuliaan Lingkungan Hidup Dan Sumber Daya Alam, 2(02).

Qutb, S. (2003). Fī Ẓilāl Al-Qur’ān. Dār Al-Shurūq.

Rahman, A., Sarii, D. S. S., & Murtadho, A. (2025). Konsep Khalifah Fil Ardh Sebagai Dasar Etika Lingkungan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 218–229. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38951

Rahman, F. (1984). Muhammad Iqbāl And Atatürk’s Reforms. Journal Of Near Eastern Studies, 43(2), 157–162.

Rasyid, A., & Bakir, M. (2025). Prinsip Mizan Dalam Pemeliharaan Lingkungan: Telaah Tafsir Al-Azhar Pada Qs Ar-Rahman Ayat 7-9. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(2), 543–560. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v4i2.533

Rosid, M., & Mahfudz, A. (2025). Relevansi Tafsir Maqashidi Abdul Mustaqim Dalam Konteks Anthropocene: Studi Analisis Terhadap Ayat-Ayat Ekologi. Kawruh: Jurnal Kajian Syariah, Ushuluddin, Dan Dakwah, 4(1), 17–26.

Salman Ali, Nur Arfiyah Febriani, Abd. Muid N., A. K. (2026). Ekoteologi Islam Dalam Perspektif Seyyed Hossein Nasr: Rekonstruksi Spiritual Atas Krisis Ekologis Modern. At-Taisir: Journal Of Indonesian Tafsir Studies, 7(1), 58–70.

Sena, M. B., & Oktafiani, T. U. (2026). Dekonstruksi Relasi Manusia Dan Alam Dalam Buku Bumi Yang Tak Dapat Dihuni Perspektif Michel Foucault. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 11(1), 187–197. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i1.2051

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 13, H. 232-235.

Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an (Vol. 2). Lentera Hati.

Soepratikno, S. S., Adistya, D., Dewi, C., & Haros, S. S. (2026). Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan: Perspektif Multidisipliner. Cv. Edu Akademi.

Sofyan, Z. (2025). Hambatan United Nations Environment Programme (Unep) Dalam Menangani Kasus Pencemaran Plastik Laut Di Indonesia Tahun 2017-2022. Global Insights Journal: Jurnal Mahasiswa Hubungan Internasional, 2(1). https://doi.org/10.36859/gij.v2i1.4043

Sudiyanto, I. W., Judijanto, L., Azis, S. M., Pakanan, J. J., & Ayyub, F. R. (2025). Ekologi Dan Konservasi Lingkungan. Pt. Sonpedia Publishing Indonesia.

Syauqi, M., Askar, R. A., & Ghofur, A. (2025). Ekologi Dan Hadits: Analisis Tentang Peran Manusia Sebagai Khalifah Di Bumi. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(10). https://doi.org/10.5281/zenodo.15427257

Syauqiah, Z., & Alfalah, A. H. S. (2025). Keseimbangan Alam Dalam Perspektif Al-Qur’an: Tafsir Tematik Tentang Lingkungan Dan Implikasinya Dalam Kehidupan Modern. Jurnal Media Akademik (Jma), 3(6). https://doi.org/10.62281/v3i6.2141

Tampubolon, Y. H., & Solihin, M. (2026). Ekoteologi Injili Abad Ke-21: Dinamika, Kritik Dan Arah Emansipatoris Bagi Kekristenan. Jurnal Sabda Holistik, 2(1), 37–55. https://doi.org/10.63218/2q8m3t14

Vella, Nurul Khorina Seci, and Derry Ahmad Rizal. "Ekoteologi dalam pemikiran Seyyed Hossein Nasr dan relasi agama-masyarakat." Al-I'timad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam 2, no. 2 (2024): 155-170. https://doi.org/10.35878/alitimad.v2i2.1320

Widiastuty, H., & Anwar, K. (2025). Ekoteologi Islam Ekoteologi Islam: Prinsip Konservasi Lingkungan Dalam Al-Qur’an Dan Hadits Serta Implikasi Kebijakannya. Risâlah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 11(1), 465–480. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v11i1.2149

Wulan, S. R. (2025). Konsep Keseimbangan (Mīzān) Dalam Islam Sebagai Dasar Pembangunan Berkelanjutan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(6). https://doi.org/10.5281/zenodo.15398043

Wulandari, F., & Salsabila, D. S. (2026). Paradigma Antroposentrisme Di Kalangan Masyarakat Indonesia. Journal Of Law And Social Change Review, 1(01).

Zaki, M. (2025). Ekosentrisme Religius Dalam Tafsir Sufi: Studi Tentang Etika Lingkungan Berbasis Spiritual Sains Dan Teknologi. El Muntashir: Journal Of Quranic Studies, 1(2). https://doi.org/10.20414/elmuntashir.v1i2.93

Downloads

Published

2026-07-07