Pengaruh Pemahaman Standar Akuntansi Pemerintah Dan Pengendalian Internal Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara Pada Satuan Kerja Di Lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1216Keywords:
Standar Akuntansi Pemerintahan; pengendalian internal; akuntabilitas keuangan negara; PLS-SEM; satuan kerja militerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan pengendalian internal terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan negara pada satuan kerja di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei melalui kuesioner skala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 50 responden aparatur pengelola keuangan yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS, meliputi evaluasi model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model), serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator penelitian valid dan reliabel. Pemahaman SAP terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan negara (koefisien jalur 0,535; T-statistik 8,152; p 0,000), demikian pula pengendalian internal (koefisien jalur 0,553; T-statistik 8,402; p 0,000). Kedua variabel secara simultan mampu menjelaskan 77,6% variasi akuntabilitas pengelolaan keuangan negara (R² = 0,776). Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur dalam memahami SAP berbasis akrual serta penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) merupakan dua faktor kunci yang saling melengkapi dalam mewujudkan akuntabilitas keuangan yang optimal, termasuk pada organisasi militer yang memiliki karakteristik komando dan kompleksitas anggaran khusus
References
Asnida, A., Irwansyah, I., & Aprila, N. (2021). Pengaruh penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 16(2), 45–58.
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2013). Internal control–Integrated framework. COSO.
Davis, J. H., Schoorman, F. D., & Donaldson, L. (1997). Toward a stewardship theory of management. Academy of Management Review, 22(1), 20–47.
Harun, M. I. (2021). Pengaruh pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan, sistem informasi akuntansi, dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Publik, 5(1), 23–35.
Henseler, J., Dijkstra, T. K., Sarstedt, M., Ringle, C. M., Diamantopoulos, A., Straub, D. W., Ketchen, D. J., Hair, J. F., Hult, G. T. M., & Calantone, R. J. (2014). Common beliefs and reality about PLS: Comments on Rönkkö and Evermann (2013). Organizational Research Methods, 17(2), 182–209.
Inuzula, L., & Bustami, K. (2021). Pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 4(2), 101–113.
Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP). (2023). Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual. KSAP.
Mamahit, F. A. (2022). Pengaruh pemahaman SAP, pemanfaatan SIAKD, dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Riset Akuntansi, 9(1), 55–67.
Mardiasmo. (2020). Akuntansi sektor publik (Edisi Terbaru). Andi.
Mukaromah, L., & Ari, P. (2021). Pengaruh prinsip pengelolaan keuangan daerah, sistem akuntansi keuangan daerah dan pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Notifk, 4(2).
Muliani, M., & Usman, A. (2023). Pengaruh penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Publik, 8(2), 88–100.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Putra, R., Rivandi, M., & Zulvia, Y. (2024). Sistem pengendalian internal dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 10(1), 1–14.
Ramayoni, S. (2021). Pengaruh pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan dan kapasitas sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Daerah, 6(2), 66–79.
Rohmah, L., Widodo, A., & Santoso, B. (2020). Pengaruh pemahaman SAP dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Ilmiah Akuntansi Publik, 5(3), 120–134.
Tauhid, T., Kusuma, H., & Melani, R. (2023). Pengendalian internal dan penerapan SAP terhadap kualitas laporan keuangan instansi pemerintah. Jurnal Akuntansi Negara, 9(2), 77–90.
Udin, F., Yusra, A., Satria, D., & Putri, R. (2024). Pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan dan pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan SKPD. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Publik, 11(1), 34–48.
Udin, F., Yusra, M., Satria, D. I., & Putri, R. G. (2023). Pengaruh pemahaman Standar Akuntansi Pemerintah dan pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Lhokseumawe. Jurnal Akuntansi Malikussaleh (JAM), 2(3), 316–341.
Yanti, N., Ferawati, R., & Khairiyani. (2022). Pengaruh pemahaman Standar Akuntansi Pemerintahan dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Ekonomi Syariah, 3(2).

























