Analisa Presisi Sumbu FIlosofis Yogyakarta Menggunakan Trigonometri Segitiga Bola
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i2.1209Keywords:
Sumbu Filosofis Yogyakarta, Trigonometri, Segitiga BolaAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara matematis presisi linearitas, presisi bangunan, dan presisi jarak dalam sumbu filosofis Yogyakarta menggunakan trigonometri segitiga bola. Berdasarkan jenis datanya, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif.. Adapun berdasarkan framework penelitiannya, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mendeskripsikan sumbu filosofis Yogyakarta secara matematis menggunakan trigonometri segitiga bola. Sumbu filosofis Yogyakarta memiliki tingkat linearitas sangat lurus dengan tingkat kesalahan hanya berkisar 1 derajat. Hal ini didukung dengan arah bangunan Panggung Krapyak dan Keraton Yogyakarta yang juga menghadap sejajar dengan arah sumbu. Selain itu, jarak antara penggal pertama dan penggal kedua dari sumbu filosofis memiliki panjang yang sama berkisar 2,5 kilometer dan panjang keseluruhan sumbu sepangjang tepat mendekati 5 kilometer.
References
Ayres, F. (1954). Theory and problems of plane and spherical trigonometry.
D’iaz, J. E. M. (2018). Fifth postulate of Euclid and the non-Euclidean geometries. Implications with the spacetime. International Journal of Scientific and Engineering Research, 9(3), 530–542.
Detik.com. (2023). Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia UNESCO Apa Itu Sumbu Imajiner Yogyakarta. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6946956/ditetapkan-sebagai-warisan-dunia-unesco-apa-itu-sumbu-filosofi-yogyakarta
Haryono, A. Y. (2020). PENANDA KAWASAN SEBAGAI PENGUAT NILAI FILOSOFIS SUMBU UTAMA KOTA YOGYAKARTA. ATRIUM: Jurnal Arsitektur. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:235088310
Hatley, B. (2008). Javanese performances on an Indonesian stage: celebrating culture, embracing change. NUS Press.
Karsono, B., & Wahid, J. Bin. (2008). IMAGINARY AXIS AS A BASIC MORPHOLOGY IN THE CITY OF YOGYAKARTA-INDONESIA. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:214738112
Mardika, A. (2023). The Imaginary Axis of Yogyakarta: A Cultural and Historical Landscape. International Journal of Heritage Studies, 29(1), 1–12.
Pardimin, P. (2018). Etnomatematika Dalam Budaya Masyarakat Yogyakarta.
Putra, I. W. S. (2003). Yogyakarta’s Cultural Landscape: Harmony, Hierarchy, and the Performance of Place. Indonesia and the Malay World, 31(82), 1–20.
Rivai, A. (2018). Penerapan Konsep Trigonometri Segitiga Bola Terhadap Penentuan Hisab Awal Bulan Qamariyah Yang Berdasarkan Sistem Almanak Nautika. Jurnal Sains Dan Teknologi Al-Qur’an, 3(1), 1–10.
Soedarto. (2007). Geometri Bola. Erlangga.
Sunaryati, E. (2015). Urban Planning of Yogyakarta: A Reflection of Religious and Philosophical Values. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 195, 107–116.
Syahroni, M. I. (2022). PROSEDUR PENELITIAN KUANTITATIF. EJurnal Al Musthafa. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:268234389
Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). TIPE PENELITIAN DESKRIPSI DALAM ILMU KOMUNIKASI. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:186454083

























