https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/issue/feed Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner 2026-07-14T20:45:10+07:00 Dr. Husna Nashihin, M.Pd.I. info@amorfati.id Open Journal Systems <p>Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit?search=2962-9209">2962-9209</a> <a href="https://journal.amorfati.id/index.php/AMORTI/management/settings/doi.org/10.59944/amorti">DOI 10.59944</a> with SK ISSN <a href="https://drive.google.com/file/d/1TndIpQ4ubu34DlHuAWRs_SKo68dVB9pQ/view?usp=sharing">BRIN Decree Letter</a> with <a href="https://drive.google.com/file/d/1-ic3-E2xtL9NSHs0G1IMAHWKy0XZFOGP/view?usp=sharing"><strong>Sinta 5 Accredited</strong></a> is a international journal published four times a year published by <a href="https://amaayo.org/">Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta</a>. This journal is published four times a year in<strong> January</strong>, <strong>April</strong>,<strong> July</strong> and <strong>October</strong>. The journal covers the following areas: Contemporary Islamic Studies • Interdisciplinary Islamic Education • Interdisciplinary Islamic Law, Ethics, and Fatwa Studies • Interdisciplinary Islamic Economics, Finance, and Philanthropy • Islam, Society, and Culture • Islam, Politics, Governance, and Public Policy • Islam, Gender, Family, and Human Rights • Islam, Media, Communication, and Digital Da’wah • Islam, Health, Environment, and Sustainable Development • Islam, Science, Technology, Artificial Intelligence, and Digital Transformation. The journal welcomes diverse methodological and theoretical perspectives that contribute to the advancement of Islamic studies in contemporary contexts.</p> https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/873 Kompetensi Sosial Guru Pai Dalam Menangani Kenakalan Siswa Di Mts Al Washliyah 30 Pematang Guntung 2026-06-25T09:17:07+07:00 Muhammad Yuswan Tarmizi yuswantarmiziyuswanzii@gmail.com Khairuddin Lubis khairuddinlbs82@gmail.com Erliyanti erliyantisauhan@gmail.co <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangani kenakalan siswa di MTs Al-Washliyah 30 Pematang Guntung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala madrasah, lima guru PAI, dan dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru PAI diimplementasikan melalui 11 strategi utama: teguran, pemberian nasihat dan peringatan, pemberian hukuman yang proporsional, komunikasi dengan sesama guru dan orang tua, pembacaan istighfar, keteladanan, bercerita tentang tokoh idola, pengisian waktu kosong, isyarat non-verbal, pengaitan materi dengan media pembelajaran, serta pengembalian persoalan kepada Allah. Adapun bentuk kenakalan yang ditemukan meliputi kenakalan ringan (ribut di kelas, pelanggaran atribut, keluar kelas tanpa izin) dan kenakalan sedang (merokok di luar lingkungan sekolah). Temuan ini mengimplikasikan bahwa kompetensi sosial merupakan komponen strategis dalam upaya preventif dan kuratif terhadap kenakalan siswa di madrasah.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/885 Term Fata Dalam Al-Quran Perspektif Tafsir Ath-Thabari 2026-06-25T09:17:27+07:00 Grandis Rangga Putra nyagrandis@gmail.com Islamiyah islamiyah@stainkepri.ac.id <p>Pemuda memiliki posisi penting dalam pembentukan arah sosial, moral, dan keagamaan masyarakat, sehingga konsep kepemudaan dalam Al-Qur’an perlu dikaji secara mendalam, terutama melalui term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;dan derivasinya yang mengandung makna kontekstual dan nilai etik yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;dalam Al-Qur’an menurut perspektif Tafsir Ath-Thabari, serta mengidentifikasi nilai-nilai kepemudaan yang dapat dirumuskan dari penafsirannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, sedangkan analisis dilakukan melalui metode tafsir tematik (<em>maudhu’i</em>) dengan menelaah ayat-ayat yang memuat term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;beserta penafsiran Ath-Thabari dalam&nbsp;<em>Jami’ al-Bayan</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;tidak selalu bermakna pemuda dalam arti biologis, tetapi juga dapat merujuk pada pelayan, pembantu, atau hamba sahaya sesuai konteks ayat. Dalam penafsiran Ath-Thabari, term tersebut sekaligus menghadirkan konstruksi pemuda ideal yang ditandai oleh idealisme, keteguhan iman, keberanian moral, dan kemampuan menghadapi ujian kehidupan. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;dalam Al-Qur’an memiliki dimensi semantik, teologis, dan pedagogis yang relevan bagi pengembangan pendidikan karakter pemuda Muslim kontemporer</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/964 Wahdatul Wujud Ibn ‘Arabi di Era Digital: Rekonstruksi Kesadaran ‎Spiritual dan Etika Bermedia Sosial Santri ‎ 2026-06-25T09:18:11+07:00 Reo Chandrika chandrikareo3@gmail.com Gazali Gazali gazaliimam@gmail.com <p>Artikel ini mengkaji relevansi konsep <em>Wahdatul wujud</em> yang dikembangkan oleh Ibn 'Arabi sebagai kerangka epistemologis dan etis bagi kalangan santri di tengah disrupsi teknologi digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena pergeseran ruang spiritual santri dari ruang fisik pesantren ke ruang virtual media sosial, yang berpotensi menimbulkan krisis makna, fragmentasi identitas, dan hiperrealitas keagamaan. Tujuan penelitian ini adalah merekonstruksi konsep-konsep kunci <em>Wahdatul wujud</em>, martabat wujud, dan <em>insan kamil</em>, menjadi kerangka kesadaran digital yang dapat membimbing santri dalam berinteraksi dengan teknologi secara etis dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan metode filosofis-hermeneutik dan fenomenologi digital, menelaah sumber primer berupa <em>Fushush al-Hikam</em> dan <em>al-Futuhat al-Makkiyyah</em>, serta sumber sekunder berupa kajian tasawuf kontemporer dan literatur tentang religiusitas digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep <em>tajalli</em> dapat dibaca ulang sebagai kerangka kritis untuk memahami representasi diri di media sosial, sementara <em>insan kamil</em> dapat dioperasionalkan sebagai model literasi digital yang menekankan integritas, moderasi, dan verifikasi informasi. <em>Novelty</em> penelitian ini terletak pada argumen bahwa <em>Wahdatul wujud</em> bukan sekadar doktrin metafisika klasik yang statis, melainkan dapat direkonstruksi menjadi paradigma kesadaran digital yang memosisikan hubungan Tuhan, manusia, dan teknologi dalam satu kontinum ontologis yang harmonis, bukan terpisah dan saling asing.</p> 2026-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/965 Evaluasi Kebijakan Pendidikan Islam Di Indonesia 2026-06-25T09:18:27+07:00 Ibrahim ibrahimfakod08@gmail.com Ahmad Asyaifuddin Akbar ahmadasyaifuddinakbar692@gmail.com Mohd khotibuddin el islamy Khotibislamy@gmail.com Muhammad Syaifuddin muhammadsyaifudin74@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pendidikan Islam di Indonesia secara komprehensif, mencakup aspek regulasi, implementasi, dan dampaknya terhadap mutu pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah library research atau studi kepustakaan, dengan mengkaji berbagai sumber literatur primer maupun sekunder meliputi peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami perkembangan signifikan sejak era kemerdekaan hingga era reformasi. Kebijakan tersebut dilandasi oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan berbagai peraturan turunannya. Evaluasi terhadap kebijakan ini mengungkapkan beberapa capaian positif seperti meningkatnya aksesibilitas dan integrasi kurikulum nasional dengan nilai-nilai keislaman, namun juga menemukan beberapa tantangan krusial seperti ketimpangan kualitas antar lembaga, keterbatasan anggaran, serta perlunya pembaruan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan Islam dalam rangka mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas, berkeadilan, dan berdaya saing global.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> 2026-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/967 Analysis of Kalam Khabar in Sūrah Al-Rūm/30: 41 and Its Implications for Environmental Damage 2026-06-25T09:19:03+07:00 Andi Dian Wulandari andidianwulandari6@gmail.com Andi Miswar andi.miswar@uin-alauddin.ac.id Mardan mardan@uin-alauddin.ac.id <p>This study departs from the issue of how the Qur’an conveys warnings about environmental destruction through linguistic structures containing rhetorical meanings. This research examines kalam khabar in sūrah al-Rūm/30:41 by emphasizing the form of khabar and the ecological messages contained within the verse. The study aims to reveal the function of kalam khabar in the verse while explaining its relevance to human awareness in preserving the environment. The method used is qualitative research with a library research approach through kalam khabar analysis and lexical analysis of sūrah al-Rūm/30:41. The findings show that the expression ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ belongs to the category of khabar ibtidā’i because it is delivered without emphatic elements (taukid), indicating that the information is directed toward an audience in a neutral condition (<em>khālī al-dzihn</em>). The verse also emphasizes that environmental destruction on land and sea is caused by human actions, thereby containing moral and ecological messages that encourage humanity to maintain the balance of nature. Thus, sūrah al-Rūm/30:41 not only conveys factual information about environmental destruction, but also presents a warning message that strengthens human responsibility toward nature. This study contributes to enriching Qur’anic linguistic studies, particularly regarding the analysis of kalam khabar in sūrah al-Rūm/30:41 and its relevance to environmental destruction issues.</p> 2026-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1106 Penerapan Kaidah Fiqh Al-Yaqīn Lā Yazūlu Bi Al-Syakk Terhadap Status Kehalalan Produk Impor Tanpa Label Halal 2026-07-02T09:17:07+07:00 Muhammad Halilullah muhkhalil27@gmail.com Rahmat Rafli raflirahmat418@gmail.com Rahmad Hidayat rahmthidayt05@gmail.com Ahmad Musyahid Idrus achmad.musyahid@uin-alauddin.ac.id Muammar Bakry muammar.bakry@uin.alauddin.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kaidah fiqh Al-Yaqīn Lā Yazūlu bi al-Syakk (keyakinan tidak dapat dihilangkan oleh keraguan) terhadap status kehalalan produk impor yang tidak memiliki label halal, serta mengkaji relevansi dan titik temunya dengan regulasi jaminan produk halal di Indonesia, khususnya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (library research) dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan fiqh, di mana bahan hukum dianalisis secara kualitatif normatif melalui pola berpikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kaidah ini terhadap produk impor tanpa label halal tidak dapat dilakukan secara seragam, melainkan harus memperhatikan posisi epistemik produk dalam spektrum yaqīn–zann–syakk. Pada produk yang bahan bakunya bersumber dari komoditas netral, ketiadaan label halal merupakan kekosongan administratif, bukan indikasi keharaman substantif, sehingga hukum asalnya tetap halal. Sebaliknya, pada produk olahan dengan komposisi kompleks yang asal-usul bahannya tidak dapat dipastikan, ketiadaan label mencerminkan keraguan substantif yang menuntut penerapan prinsip iḥtiyāṭ (kehati-hatian). Penelitian ini juga menemukan bahwa kewajiban sertifikasi halal dalam UU JPH dapat dipahami sebagai bentuk institusionalisasi prinsip iḥtiyāṭ dalam sistem hukum negara, bukan sebagai pertentangan terhadap kaidah fiqh, melainkan sebagai instrumen yang saling melengkapi dalam mewujudkan kepastian hukum dan perlindungan bagi konsumen Muslim di Indonesia.</p> 2026-07-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1139 Reimajinasi Pendidikan Karakter Islam untuk Memperkuat Kohesi Sosial di Masyarakat 2026-07-07T12:05:04+07:00 hendrawadi wadih4595@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual reimajinasi pendidikan karakter Islam sebagai paradigma penguatan kohesi sosial di masyarakat multikultural. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan sosial berupa polarisasi, intoleransi, dan melemahnya kohesi sosial yang menunjukkan perlunya rekonstruksi paradigma pendidikan karakter Islam agar lebih adaptif terhadap dinamika masyarakat yang plural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap artikel ilmiah internasional dan nasional, buku teori utama, dokumen kebijakan, serta literatur pendukung yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis melalui tahapan pengumpulan literatur, seleksi sumber, kategorisasi tema, analisis kritis, sintesis konsep, dan penyusunan model konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reimajinasi pendidikan karakter Islam perlu dibangun melalui integrasi nilai-nilai tauhid, rahmatan lil ‘alamin, pendidikan multikultural, dan kohesi sosial dalam satu kerangka pendidikan yang holistik. Model konseptual yang dihasilkan menempatkan nilai toleransi, keadilan, empati, dialog, dan partisipasi sosial sebagai komponen utama dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa pengembangan paradigma pendidikan karakter Islam yang berorientasi pada penguatan kohesi sosial serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pendidikan Islam yang lebih responsif terhadap keberagaman masyarakat multikultural.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1147 Penerapan Media Film Dokumenter Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Ipas Kelas 5 Mi Nurul Wahyi Nw Mujur 2026-07-10T20:04:36+07:00 Shofiana Ulfa shofianaulfa2211@gmail.com Wawan mulyadi Purnama shofianaulfa2211@gmail.com Muh Bisyrul Hafy shofianaulfa2211@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media film dokumenter dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas 5 di MI Nurul Wahyi NW Mujur. Rendahnya motivasi belajar siswa akibat metode pembelajaran yang monoton menjadi latar belakang penelitian ini. Media film dokumenter dipilih karena mampu menyajikan materi secara visual dan konkret sehingga lebih menarik minat siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 MI Nurul Wahyi NW Mujur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket motivasi belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media film dokumenter dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPAS. Siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan fokus selama pembelajaran. Dengan demikian, media film dokumenter terbukti efektif sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 5.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1148 Penerapan Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kompetitif Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas V 2026-07-10T20:04:50+07:00 Wawan Mulyadi Purnama wawan.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Muh. Bisyrulhafi muh.bisyrulhafi@lotim.ac.id Lia Wardatul Laili Wardatullia43@gamil.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>The low activity and learning achievement of students in learning Indonesian in the VB MI Jamaludin Paok Pondong class indicate the need to implement learning strategies that increase students' active involvement in the learning process. This study aims to describe the application of competition-based Indonesian language learning and to analyze its impact on students' learning activities and achievement. The research uses a qualitative, descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation of teachers and students in VB classes, and then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which included data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity testing through triangulation of sources and techniques. The results of the study show that competition-based learning is applied through various activities such as language quizzes, reading competitions, word-guessing games, presentations, simple debates, and group work, which create an active, interesting, and fun learning atmosphere. The application of this learning model increases student activity, as shown by the courage to ask and answer questions, express opinions, discuss, and work together, and has an impact on improving learning achievement because students become more motivated, focused, and more easily understand the material. These findings reinforce the effectiveness of competition-based learning in optimizing the processes and outcomes of learning Indonesian in elementary schools. The study's findings show that competition-based learning can be used as an alternative learning strategy for teachers to increase student activity and learning achievement through healthy, collaborative, and student-centered competition.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1149 Pengaruh Media Pembelajaran Games Book Terhadap Minat Baca Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SDN 14 Buwun Mas 2026-07-10T20:05:35+07:00 Muh. Bisyrulhafy muh.bisrulhafi@iaihnwlotim.ac.id Wawan Mulyadi Purnamab wawa.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Suhartini tini010304@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Reading interest is a fundamental literacy competency that should be developed in the early grades of elementary school because it supports students' learning and language development. However, students' reading interest remains relatively low due to limited use of engaging learning media. This study aimed to determine the effect of the game book learning media on the reading interest of second-grade students in Indonesian language learning at SDN 14 Buwun Mas during the 2025/2026 academic year. This research employed a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 14 second-grade students selected through total sampling. Data were collected using reading tests, observations, and documentation, and analyzed using validity and reliability tests, the Shapiro-Wilk normality test, the paired-samples t-test, and the N-Gain Score, with the assistance of IBM SPSS Statistics version 25. The findings revealed an increase in the mean score from 67.86 on the pretest to 81.43 on the posttest, with an average improvement of 13.57 points. The paired-samples t-test yielded a p-value of 0.000 (p &lt; 0.05), indicating that the use of the games book had a statistically significant effect on students' reading interest. Furthermore, the average N-Gain Score was 0.461 (46.13%), which falls into the moderate category, indicating that the learning media was reasonably effective in improving students' reading interest. These findings suggest that the games book can serve as an alternative instructional medium for creating more engaging, interactive, and student-centered literacy learning while supporting the development of sustainable reading habits in elementary schools.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1150 Pengaruh Media Wordwall Terhadap Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Kelas V SDN KETEJER 2026-07-10T20:06:11+07:00 Wawan Mulyadi wawan.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Muh. Bisyrulhafi muh.bisyrulhafi@lotim.ac.id Siti Niami sitiniami10@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Vocabulary mastery is one of the important aspects of learning English because it is the basis for the development of listening, speaking, reading, and writing skills. However, the results of initial observations in grade V of SDN Ketejer show that students' mastery of English vocabulary is still low due to learning dominated by conventional methods. This study aims to analyze the influence of the use of Wordwall media on the mastery of English vocabulary of grade V students of SDN Ketejer. This study uses a quantitative approach with a pre-experimental method and a One-Group Pretest–Posttest design. The research sample amounted to 32 students who were selected using the total sampling technique. The research instrument is in the form of multiple-choice tests that have met the validity and reliability tests. Data analysis was conducted using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, the paired t-test, and the Normalized Gain (N-Gain) test with IBM SPSS Statistics 25. The results showed that the average student score increased from 43.56 in the pretest to 80.44 in the posttest. The results of the Paired Sample t-Test obtained a significance value of 0.000 (p &lt; 0.05), which shows that the use of Wordwall media has a significant effect on students' English vocabulary mastery. In addition, the N-Gain test result of 0.6483 (64.83%) was included in the medium category, which shows that the use of Wordwall provides an effective increase in vocabulary mastery. The findings of this study show that Wordwall media can serve as an alternative digital learning medium to increase student engagement and support more active, interactive, and meaningful learning of English vocabulary through the application of the Four Strands Framework.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1151 Peningkatan keterampilan membaca dengan media cerita gambar pada pelajaran PPKn dikelas II MI NW Penakak 2026-07-10T20:06:34+07:00 Muh. Bisyrulhafy muh.bisrulhafi@iaihnwlotim.ac.id Wawan mulyadi Purnama wawa.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Royani royaniw873@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>This study aims to improve the reading skills of elementary school (SD/MI) students by using picture story media, so that students become more enthusiastic about reading. This research uses classroom action research (PTK) which consists of four stages passed in each cycle. The purpose of classroom action research is to improve and refine classroom learning practices. The model used in this research is the Kemmis &amp; Taggart model, which essentially consists of a device or a series of devices with one device consisting of one component: planning, action, observation, and reflection. The results showed that there was an improvement in reading skills through the use of picture story media structure in class II MI NW Penakak. As the research results indicated, in cycle I as many as 11 students out of 23 students achieved mastery, with a classical mastery percentage of 60.34%. In cycle II, as many as 15 students out of 23 students reached mastery with a classical mastery percentage of 87.65%. Therefore, the researcher concludes that the use of picture story media structure in improving students' reading skills in the PKn subject with the theme of Pancasila values in daily life in class II MI NW Penakak can be said to be successful.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1155 Sadd Al- Dzari‘ah Sebagai Instrumen Peninjauan Maqāṣid Al-Syarī‘ah Terhadap Putusan Percobaan Pembunuhan Sebagai Penghalang Kewarisan dalam KHI 2026-07-10T20:07:08+07:00 Muh. Fadliansyah. M muhfadliansyahm61@gmail.com Abd. Rauf Muhammad Amin abdul.rauf@uin-alauddin.ac.id Fatmawati fatmawati@uinalauddin.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis latar belakang penetapan Pasal 173 huruf (a) Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menyatakan bahwa percobaan pembunuhan menjadi penghalang dalam kewarisan, dan (2) menelaah pasal tersebut dalam perspektif <em>maqāṣid al-syari’ah</em>. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data diperoleh dari literatur primer dan sekunder berupa kitab klasik, jurnal ilmiah, buku akademik, dan sumber digital yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaturan percobaan pembunuhan sebagai penghalang waris dalam Pasal 173 huruf (a) KHI didasarkan pada adopsi Pasal 838 angka 1 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Secara substantif, perumusan KHI mengacu pada sumber hukum Islam, yaitu al-Qur’an dan Sunnah, serta memperhatikan sistem hukum nasional yang telah berlaku sebelumnya, termasuk KUH Perdata yang diberlakukan sejak 1 Mei 1848, jauh sebelum diresmikannya KHI pada tahun 1991. Dalam perspektif <em>maqāṣid al-syarī‘ah</em>, ketentuan tersebut mencerminkan penerapan prinsip <em>sadd al-dzarī‘ah</em> yang bertujuan mencegah kemudaratan. Larangan tersebut dikategorikan sebagai bentuk penjagaan terhadap jiwa (<em>ḥifẓ al-nafs</em>), yang merupakan salah satu dari lima tujuan utama syariat (<em>al-ḍarūriyyāt al-khams</em>). Implikasi penelitian ini meliputi pentingnya fleksibilitas dalam merespons dinamika hukum, serta perlunya perhatian pemerintah terhadap prinsip <em>maqāṣid al-syarī‘ah</em> dalam perumusan dan evaluasi kebijakan hukum nasional.&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1163 Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Darul Hamidiy NW Iwan 2026-07-10T20:08:59+07:00 Andri Afriani andriafriani.aa@iaihnwlotim.ac.id Bq. Indana Zulfa baiqindanazulfa@iaihnwlotim.ac.id Siti Hafizatul Rizkia hafizatulrizkia@gmail.com <p><em>Rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka menjadi persoalan pedagogis yang membutuhkan solusi konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling.</em> <em>Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal (Sig. &gt; 0,05). Analisis uji t berpasangan menghasilkan nilai signifikansi &lt; 0,001, yang berarti hipotesis alternatif diterima. Rata-rata skor keaktifan belajar meningkat dari 22,00 pada pretest menjadi 29,47 pada posttest, dengan selisih sebesar 7,47 poin atau setara dengan peningkatan 33,9%. Temuan ini membuktikan</em> <em>bahwa penerapan model TPS mampu mengubah suasana pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered, sehingga mendorong siswa untuk berpikir mandiri, berdiskusi bermakna, dan menyampaikan gagasan secara percaya diri.</em></p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1159 Pengaruh Metode Index Card Match Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V MI NW Tanak Mira 2026-07-10T20:07:35+07:00 Khadijah khadijahkhadijah@gmail.com Wawan Mulyadi Purnama wawa.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Muh. Bisyrulhafy muh.bisrulhafi@iaihnwlotim.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>This study aims to determine the effect of applying the Index Card Match method on Indonesian language learning outcomes regarding the topic of facts and opinions among fifth-grade students at MI NW Tanak Mira for the 2026/2027 academic year. This research employs a quantitative approach using a One-Group Pretest-Posttest Design. The subjects consisted of 14 students. Data were collected through written tests and analyzed using descriptive statistics and hypothesis testing with IBM SPSS Statistics. The results show that the average pretest score of 62.57 increased to 82.29 in the posttest. The ANOVA test yielded a significance value of 0.013 &lt; 0.05, indicating a significant effect. It can be concluded that the Index Card Match method has a positive</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1168 Al-Ijtihād Al-Maqāṣidī Dalam Perspektif: Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi 2026-07-10T20:09:55+07:00 Baso Muhammad Nibras Abiyyu muhammadnibrasabiyyu@gmail.com Fatmawati fatmawati@uin-alauddin.ac.id Abd Rauf Muhammad Amin Abdul.rauf@alauddin.ac.id <p>The development of modern society characterized by technological advances, globalization, and the emergence of various new problems in the economic, social, political, health, and environmental fields demands renewal in the development of Islamic law. In this context, al-ijtihād al-maqāṣidī is present as a relevant approach to answer contemporary legal challenges while remaining based on sharia principles. This study aims to analyze the concept, position, and role of al-ijtihād al-maqāṣidī in the development of contemporary Islamic law. The research method used is normative legal research with a qualitative approach and library research. Data were obtained from primary and secondary sources related to maqāṣid al-shari'ah, ushul fiqh, and contemporary ijtihad studies. The research results show that al-ijtihād al-maqāṣidī is a method of establishing law oriented towards the realization of the objectives of sharia through consideration of the benefit (jalb al-maṣāliḥ) and the prevention of harm (dar’ al-mafāsid). This approach not only emphasizes textual understanding of the texts, but also considers wisdom, the value of justice, and evolving social realities. Thus, al-ijtihād al-maqāṣidī is able to become a methodological instrument that bridges religious texts and the needs of modern society so that Islamic law remains adaptive, relevant, and oriented towards the benefit of the community.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1194 Uslub Amar dan Nahy: Dimensi Edukatif dalam Hadis Nabawi, Analisis Balaghah dan Implikasi bagi pembelajaran Bahasa Arab 2026-07-14T20:45:10+07:00 Rifan Basahona rifanbasahona02@gmail.com Nurfadillah nurfadillah61570@gmail.com Haniah haniah@uin-alauddin.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>This article examines the uslūb amar (command style) and nahy (prohibition style) in educational-themed Prophetic hadiths through an integrative approach between balāghah and pragmatics, with the aim of revealing their meaning, communicative function, and pedagogical implications for Arabic language learning. This study uses a descriptive-analytical qualitative method on a number of selected hadiths containing the forms of amar and nahy, which are analyzed through the stages of identifying linguistic forms, interpreting rhetorical meanings based on the context of the utterance (maqām), and interpreting pragmatic functions as directive speech acts. The results of the study show that the meaning of amar and nahy in Prophetic hadiths is not singular and literal, but rather experiences an expansion of the meaning of figures of speech such as irsyād (guidance), nadb (advice), ta'dīb (education), and tahdzīr (warning), which are determined by the context of the situation, the relationship between the speaker and the interlocutor, and the purpose of communication. Prophet Muhammad SAW. consistently applies rhetorical strategies such as tikrar (repetition), muqābalah (contrastive parallelism), and istifhām inkārī (rhetorical questions) to create a profound persuasive-educative effect. These findings have significant implications for the development of Arabic language learning, including the integration of hadith texts as an authentic corpus, strengthening students' pragmatic awareness, value-based learning, designing dialogic activities, reconstructing a functional balāghah syllabus, and developing communicative performance-based assessments</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1078 Membaca Hadis dengan Kacamata Hermeneutika: Urgensi Asbab al-Wurud di Era Modern 2026-07-04T07:40:29+07:00 Cika Auliya Nurrohmah cikaauliyanurrohmah@gmail.com Romlah Abubakar Askar abubakar.askar@uinjkt.ac.id Miftahuddin miftahuddin@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an memiliki peran sentral dalam membentuk tatanan teologi, hukum, dan etika umat Islam. Namun, sebagai teks yang lahir pada abad ke-7 dalam konteks sosial-budaya Arab yang sangat spesifik, hadis menghadapi tantangan serius dalam hal relevansi dan aplikasinya di era modern yang ditandai oleh globalisasi, pluralisme, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah bagaimana teks masa lalu dapat tetap bermakna dan memberikan petunjuk bagi konteks yang berbeda secara fundamental. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pendekatan hermeneutika dalam studi hadis kontemporer, dengan fokus khusus pada integrasinya bersama konsep <em>asbab al-wurud</em> sebagai jembatan antara teks dan konteks. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis isi (<em>content analysis</em>) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang mencakup karya Muhammad Syuhudi Ismail, Fazlur Rahman, Khaled Abou El-Fadl, dan sarjana relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa hermeneutika dan <em>asbab al-wurud</em> bersifat komplementer, bukan kontradiktif. <em>Asbab al-wurud</em> menyediakan fondasi historis-konkret tentang latar kemunculan hadis, sementara hermeneutika menawarkan kerangka filosofis-metodologis untuk memproyeksikan nilai-nilai universal hadis ke dalam konteks kekinian melalui mekanisme <em>double movement</em>. Integrasi keduanya memungkinkan pemahaman hadis yang tidak ahistoris, memperkuat dimensi moral dan <em>maqasid al-syari'ah</em>, sekaligus mencegah misinterpretasi yang bersifat parsial. Meskipun demikian, pendekatan ini tetap memiliki batasan berupa risiko relativisme dan subyektivitas interpretasi, sehingga harus diimbangi dengan komitmen terhadap kritik sanad dan tradisi keilmuan Islam yang otentik.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner