https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/issue/feed Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner 2026-08-04T18:54:04+07:00 Dr. Husna Nashihin, M.Pd.I. info@amorfati.id Open Journal Systems <p>Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit?search=2962-9209">2962-9209</a> <a href="https://journal.amorfati.id/index.php/AMORTI/management/settings/doi.org/10.59944/amorti">DOI 10.59944</a> with SK ISSN <a href="https://drive.google.com/file/d/1TndIpQ4ubu34DlHuAWRs_SKo68dVB9pQ/view?usp=sharing">BRIN Decree Letter</a> with <a href="https://drive.google.com/file/d/1-ic3-E2xtL9NSHs0G1IMAHWKy0XZFOGP/view?usp=sharing"><strong>Sinta 5 Accredited</strong></a> is a international journal published four times a year published by <a href="https://amaayo.org/">Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta</a>. This journal is published four times a year in<strong> January</strong>, <strong>April</strong>,<strong> July</strong> and <strong>October</strong>. The journal covers the following areas: Contemporary Islamic Studies • Interdisciplinary Islamic Education • Interdisciplinary Islamic Law, Ethics, and Fatwa Studies • Interdisciplinary Islamic Economics, Finance, and Philanthropy • Islam, Society, and Culture • Islam, Politics, Governance, and Public Policy • Islam, Gender, Family, and Human Rights • Islam, Media, Communication, and Digital Da’wah • Islam, Health, Environment, and Sustainable Development • Islam, Science, Technology, Artificial Intelligence, and Digital Transformation. The journal welcomes diverse methodological and theoretical perspectives that contribute to the advancement of Islamic studies in contemporary contexts.</p> https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/873 Kompetensi Sosial Guru Pai Dalam Menangani Kenakalan Siswa Di Mts Al Washliyah 30 Pematang Guntung 2026-06-25T09:17:07+07:00 Muhammad Yuswan Tarmizi yuswantarmiziyuswanzii@gmail.com Khairuddin Lubis khairuddinlbs82@gmail.com Erliyanti erliyantisauhan@gmail.co <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangani kenakalan siswa di MTs Al-Washliyah 30 Pematang Guntung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala madrasah, lima guru PAI, dan dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru PAI diimplementasikan melalui 11 strategi utama: teguran, pemberian nasihat dan peringatan, pemberian hukuman yang proporsional, komunikasi dengan sesama guru dan orang tua, pembacaan istighfar, keteladanan, bercerita tentang tokoh idola, pengisian waktu kosong, isyarat non-verbal, pengaitan materi dengan media pembelajaran, serta pengembalian persoalan kepada Allah. Adapun bentuk kenakalan yang ditemukan meliputi kenakalan ringan (ribut di kelas, pelanggaran atribut, keluar kelas tanpa izin) dan kenakalan sedang (merokok di luar lingkungan sekolah). Temuan ini mengimplikasikan bahwa kompetensi sosial merupakan komponen strategis dalam upaya preventif dan kuratif terhadap kenakalan siswa di madrasah.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/885 Term Fata Dalam Al-Quran Perspektif Tafsir Ath-Thabari 2026-06-25T09:17:27+07:00 Grandis Rangga Putra nyagrandis@gmail.com Islamiyah islamiyah@stainkepri.ac.id <p>Pemuda memiliki posisi penting dalam pembentukan arah sosial, moral, dan keagamaan masyarakat, sehingga konsep kepemudaan dalam Al-Qur’an perlu dikaji secara mendalam, terutama melalui term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;dan derivasinya yang mengandung makna kontekstual dan nilai etik yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;dalam Al-Qur’an menurut perspektif Tafsir Ath-Thabari, serta mengidentifikasi nilai-nilai kepemudaan yang dapat dirumuskan dari penafsirannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, sedangkan analisis dilakukan melalui metode tafsir tematik (<em>maudhu’i</em>) dengan menelaah ayat-ayat yang memuat term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;beserta penafsiran Ath-Thabari dalam&nbsp;<em>Jami’ al-Bayan</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;tidak selalu bermakna pemuda dalam arti biologis, tetapi juga dapat merujuk pada pelayan, pembantu, atau hamba sahaya sesuai konteks ayat. Dalam penafsiran Ath-Thabari, term tersebut sekaligus menghadirkan konstruksi pemuda ideal yang ditandai oleh idealisme, keteguhan iman, keberanian moral, dan kemampuan menghadapi ujian kehidupan. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa term&nbsp;<em>fata</em>&nbsp;dalam Al-Qur’an memiliki dimensi semantik, teologis, dan pedagogis yang relevan bagi pengembangan pendidikan karakter pemuda Muslim kontemporer</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/964 Wahdatul Wujud Ibn ‘Arabi di Era Digital: Rekonstruksi Kesadaran ‎Spiritual dan Etika Bermedia Sosial Santri ‎ 2026-06-25T09:18:11+07:00 Reo Chandrika chandrikareo3@gmail.com Gazali Gazali gazaliimam@gmail.com <p>Artikel ini mengkaji relevansi konsep <em>Wahdatul wujud</em> yang dikembangkan oleh Ibn 'Arabi sebagai kerangka epistemologis dan etis bagi kalangan santri di tengah disrupsi teknologi digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena pergeseran ruang spiritual santri dari ruang fisik pesantren ke ruang virtual media sosial, yang berpotensi menimbulkan krisis makna, fragmentasi identitas, dan hiperrealitas keagamaan. Tujuan penelitian ini adalah merekonstruksi konsep-konsep kunci <em>Wahdatul wujud</em>, martabat wujud, dan <em>insan kamil</em>, menjadi kerangka kesadaran digital yang dapat membimbing santri dalam berinteraksi dengan teknologi secara etis dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan metode filosofis-hermeneutik dan fenomenologi digital, menelaah sumber primer berupa <em>Fushush al-Hikam</em> dan <em>al-Futuhat al-Makkiyyah</em>, serta sumber sekunder berupa kajian tasawuf kontemporer dan literatur tentang religiusitas digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep <em>tajalli</em> dapat dibaca ulang sebagai kerangka kritis untuk memahami representasi diri di media sosial, sementara <em>insan kamil</em> dapat dioperasionalkan sebagai model literasi digital yang menekankan integritas, moderasi, dan verifikasi informasi. <em>Novelty</em> penelitian ini terletak pada argumen bahwa <em>Wahdatul wujud</em> bukan sekadar doktrin metafisika klasik yang statis, melainkan dapat direkonstruksi menjadi paradigma kesadaran digital yang memosisikan hubungan Tuhan, manusia, dan teknologi dalam satu kontinum ontologis yang harmonis, bukan terpisah dan saling asing.</p> 2026-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/965 Evaluasi Kebijakan Pendidikan Islam Di Indonesia 2026-06-25T09:18:27+07:00 Ibrahim ibrahimfakod08@gmail.com Ahmad Asyaifuddin Akbar ahmadasyaifuddinakbar692@gmail.com Mohd khotibuddin el islamy Khotibislamy@gmail.com Muhammad Syaifuddin muhammadsyaifudin74@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pendidikan Islam di Indonesia secara komprehensif, mencakup aspek regulasi, implementasi, dan dampaknya terhadap mutu pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah library research atau studi kepustakaan, dengan mengkaji berbagai sumber literatur primer maupun sekunder meliputi peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami perkembangan signifikan sejak era kemerdekaan hingga era reformasi. Kebijakan tersebut dilandasi oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan berbagai peraturan turunannya. Evaluasi terhadap kebijakan ini mengungkapkan beberapa capaian positif seperti meningkatnya aksesibilitas dan integrasi kurikulum nasional dengan nilai-nilai keislaman, namun juga menemukan beberapa tantangan krusial seperti ketimpangan kualitas antar lembaga, keterbatasan anggaran, serta perlunya pembaruan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan Islam dalam rangka mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas, berkeadilan, dan berdaya saing global.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> 2026-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/967 Analysis of Kalam Khabar in Sūrah Al-Rūm/30: 41 and Its Implications for Environmental Damage 2026-06-25T09:19:03+07:00 Andi Dian Wulandari andidianwulandari6@gmail.com Andi Miswar andi.miswar@uin-alauddin.ac.id Mardan mardan@uin-alauddin.ac.id <p>This study departs from the issue of how the Qur’an conveys warnings about environmental destruction through linguistic structures containing rhetorical meanings. This research examines kalam khabar in sūrah al-Rūm/30:41 by emphasizing the form of khabar and the ecological messages contained within the verse. The study aims to reveal the function of kalam khabar in the verse while explaining its relevance to human awareness in preserving the environment. The method used is qualitative research with a library research approach through kalam khabar analysis and lexical analysis of sūrah al-Rūm/30:41. The findings show that the expression ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ belongs to the category of khabar ibtidā’i because it is delivered without emphatic elements (taukid), indicating that the information is directed toward an audience in a neutral condition (<em>khālī al-dzihn</em>). The verse also emphasizes that environmental destruction on land and sea is caused by human actions, thereby containing moral and ecological messages that encourage humanity to maintain the balance of nature. Thus, sūrah al-Rūm/30:41 not only conveys factual information about environmental destruction, but also presents a warning message that strengthens human responsibility toward nature. This study contributes to enriching Qur’anic linguistic studies, particularly regarding the analysis of kalam khabar in sūrah al-Rūm/30:41 and its relevance to environmental destruction issues.</p> 2026-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1106 Penerapan Kaidah Fiqh Al-Yaqīn Lā Yazūlu Bi Al-Syakk Terhadap Status Kehalalan Produk Impor Tanpa Label Halal 2026-07-02T09:17:07+07:00 Muhammad Halilullah muhkhalil27@gmail.com Rahmat Rafli raflirahmat418@gmail.com Rahmad Hidayat rahmthidayt05@gmail.com Ahmad Musyahid Idrus achmad.musyahid@uin-alauddin.ac.id Muammar Bakry muammar.bakry@uin.alauddin.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kaidah fiqh Al-Yaqīn Lā Yazūlu bi al-Syakk (keyakinan tidak dapat dihilangkan oleh keraguan) terhadap status kehalalan produk impor yang tidak memiliki label halal, serta mengkaji relevansi dan titik temunya dengan regulasi jaminan produk halal di Indonesia, khususnya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (library research) dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan fiqh, di mana bahan hukum dianalisis secara kualitatif normatif melalui pola berpikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kaidah ini terhadap produk impor tanpa label halal tidak dapat dilakukan secara seragam, melainkan harus memperhatikan posisi epistemik produk dalam spektrum yaqīn–zann–syakk. Pada produk yang bahan bakunya bersumber dari komoditas netral, ketiadaan label halal merupakan kekosongan administratif, bukan indikasi keharaman substantif, sehingga hukum asalnya tetap halal. Sebaliknya, pada produk olahan dengan komposisi kompleks yang asal-usul bahannya tidak dapat dipastikan, ketiadaan label mencerminkan keraguan substantif yang menuntut penerapan prinsip iḥtiyāṭ (kehati-hatian). Penelitian ini juga menemukan bahwa kewajiban sertifikasi halal dalam UU JPH dapat dipahami sebagai bentuk institusionalisasi prinsip iḥtiyāṭ dalam sistem hukum negara, bukan sebagai pertentangan terhadap kaidah fiqh, melainkan sebagai instrumen yang saling melengkapi dalam mewujudkan kepastian hukum dan perlindungan bagi konsumen Muslim di Indonesia.</p> 2026-07-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1139 Reimajinasi Pendidikan Karakter Islam untuk Memperkuat Kohesi Sosial di Masyarakat 2026-07-07T12:05:04+07:00 hendrawadi wadih4595@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual reimajinasi pendidikan karakter Islam sebagai paradigma penguatan kohesi sosial di masyarakat multikultural. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan sosial berupa polarisasi, intoleransi, dan melemahnya kohesi sosial yang menunjukkan perlunya rekonstruksi paradigma pendidikan karakter Islam agar lebih adaptif terhadap dinamika masyarakat yang plural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap artikel ilmiah internasional dan nasional, buku teori utama, dokumen kebijakan, serta literatur pendukung yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis melalui tahapan pengumpulan literatur, seleksi sumber, kategorisasi tema, analisis kritis, sintesis konsep, dan penyusunan model konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reimajinasi pendidikan karakter Islam perlu dibangun melalui integrasi nilai-nilai tauhid, rahmatan lil ‘alamin, pendidikan multikultural, dan kohesi sosial dalam satu kerangka pendidikan yang holistik. Model konseptual yang dihasilkan menempatkan nilai toleransi, keadilan, empati, dialog, dan partisipasi sosial sebagai komponen utama dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa pengembangan paradigma pendidikan karakter Islam yang berorientasi pada penguatan kohesi sosial serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pendidikan Islam yang lebih responsif terhadap keberagaman masyarakat multikultural.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1147 Penerapan Media Film Dokumenter Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Ipas Kelas 5 Mi Nurul Wahyi Nw Mujur 2026-07-10T20:04:36+07:00 Shofiana Ulfa shofianaulfa2211@gmail.com Wawan mulyadi Purnama shofianaulfa2211@gmail.com Muh Bisyrul Hafy shofianaulfa2211@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media film dokumenter dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas 5 di MI Nurul Wahyi NW Mujur. Rendahnya motivasi belajar siswa akibat metode pembelajaran yang monoton menjadi latar belakang penelitian ini. Media film dokumenter dipilih karena mampu menyajikan materi secara visual dan konkret sehingga lebih menarik minat siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 MI Nurul Wahyi NW Mujur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket motivasi belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media film dokumenter dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPAS. Siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan fokus selama pembelajaran. Dengan demikian, media film dokumenter terbukti efektif sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 5.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1148 Penerapan Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kompetitif Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas V 2026-07-10T20:04:50+07:00 Wawan Mulyadi Purnama wawan.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Muh. Bisyrulhafi muh.bisyrulhafi@lotim.ac.id Lia Wardatul Laili Wardatullia43@gamil.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>The low activity and learning achievement of students in learning Indonesian in the VB MI Jamaludin Paok Pondong class indicate the need to implement learning strategies that increase students' active involvement in the learning process. This study aims to describe the application of competition-based Indonesian language learning and to analyze its impact on students' learning activities and achievement. The research uses a qualitative, descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation of teachers and students in VB classes, and then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which included data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity testing through triangulation of sources and techniques. The results of the study show that competition-based learning is applied through various activities such as language quizzes, reading competitions, word-guessing games, presentations, simple debates, and group work, which create an active, interesting, and fun learning atmosphere. The application of this learning model increases student activity, as shown by the courage to ask and answer questions, express opinions, discuss, and work together, and has an impact on improving learning achievement because students become more motivated, focused, and more easily understand the material. These findings reinforce the effectiveness of competition-based learning in optimizing the processes and outcomes of learning Indonesian in elementary schools. The study's findings show that competition-based learning can be used as an alternative learning strategy for teachers to increase student activity and learning achievement through healthy, collaborative, and student-centered competition.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1149 Pengaruh Media Pembelajaran Games Book Terhadap Minat Baca Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SDN 14 Buwun Mas 2026-07-10T20:05:35+07:00 Muh. Bisyrulhafy muh.bisrulhafi@iaihnwlotim.ac.id Wawan Mulyadi Purnamab wawa.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Suhartini tini010304@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Reading interest is a fundamental literacy competency that should be developed in the early grades of elementary school because it supports students' learning and language development. However, students' reading interest remains relatively low due to limited use of engaging learning media. This study aimed to determine the effect of the game book learning media on the reading interest of second-grade students in Indonesian language learning at SDN 14 Buwun Mas during the 2025/2026 academic year. This research employed a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 14 second-grade students selected through total sampling. Data were collected using reading tests, observations, and documentation, and analyzed using validity and reliability tests, the Shapiro-Wilk normality test, the paired-samples t-test, and the N-Gain Score, with the assistance of IBM SPSS Statistics version 25. The findings revealed an increase in the mean score from 67.86 on the pretest to 81.43 on the posttest, with an average improvement of 13.57 points. The paired-samples t-test yielded a p-value of 0.000 (p &lt; 0.05), indicating that the use of the games book had a statistically significant effect on students' reading interest. Furthermore, the average N-Gain Score was 0.461 (46.13%), which falls into the moderate category, indicating that the learning media was reasonably effective in improving students' reading interest. These findings suggest that the games book can serve as an alternative instructional medium for creating more engaging, interactive, and student-centered literacy learning while supporting the development of sustainable reading habits in elementary schools.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1150 Pengaruh Media Wordwall Terhadap Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Kelas V SDN KETEJER 2026-07-10T20:06:11+07:00 Wawan Mulyadi wawan.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Muh. Bisyrulhafi muh.bisyrulhafi@lotim.ac.id Siti Niami sitiniami10@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Vocabulary mastery is one of the important aspects of learning English because it is the basis for the development of listening, speaking, reading, and writing skills. However, the results of initial observations in grade V of SDN Ketejer show that students' mastery of English vocabulary is still low due to learning dominated by conventional methods. This study aims to analyze the influence of the use of Wordwall media on the mastery of English vocabulary of grade V students of SDN Ketejer. This study uses a quantitative approach with a pre-experimental method and a One-Group Pretest–Posttest design. The research sample amounted to 32 students who were selected using the total sampling technique. The research instrument is in the form of multiple-choice tests that have met the validity and reliability tests. Data analysis was conducted using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, the paired t-test, and the Normalized Gain (N-Gain) test with IBM SPSS Statistics 25. The results showed that the average student score increased from 43.56 in the pretest to 80.44 in the posttest. The results of the Paired Sample t-Test obtained a significance value of 0.000 (p &lt; 0.05), which shows that the use of Wordwall media has a significant effect on students' English vocabulary mastery. In addition, the N-Gain test result of 0.6483 (64.83%) was included in the medium category, which shows that the use of Wordwall provides an effective increase in vocabulary mastery. The findings of this study show that Wordwall media can serve as an alternative digital learning medium to increase student engagement and support more active, interactive, and meaningful learning of English vocabulary through the application of the Four Strands Framework.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1151 Peningkatan keterampilan membaca dengan media cerita gambar pada pelajaran PPKn dikelas II MI NW Penakak 2026-07-10T20:06:34+07:00 Muh. Bisyrulhafy muh.bisrulhafi@iaihnwlotim.ac.id Wawan mulyadi Purnama wawa.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Royani royaniw873@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>This study aims to improve the reading skills of elementary school (SD/MI) students by using picture story media, so that students become more enthusiastic about reading. This research uses classroom action research (PTK) which consists of four stages passed in each cycle. The purpose of classroom action research is to improve and refine classroom learning practices. The model used in this research is the Kemmis &amp; Taggart model, which essentially consists of a device or a series of devices with one device consisting of one component: planning, action, observation, and reflection. The results showed that there was an improvement in reading skills through the use of picture story media structure in class II MI NW Penakak. As the research results indicated, in cycle I as many as 11 students out of 23 students achieved mastery, with a classical mastery percentage of 60.34%. In cycle II, as many as 15 students out of 23 students reached mastery with a classical mastery percentage of 87.65%. Therefore, the researcher concludes that the use of picture story media structure in improving students' reading skills in the PKn subject with the theme of Pancasila values in daily life in class II MI NW Penakak can be said to be successful.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1155 Sadd Al- Dzari‘ah Sebagai Instrumen Peninjauan Maqāṣid Al-Syarī‘ah Terhadap Putusan Percobaan Pembunuhan Sebagai Penghalang Kewarisan dalam KHI 2026-07-10T20:07:08+07:00 Muh. Fadliansyah. M muhfadliansyahm61@gmail.com Abd. Rauf Muhammad Amin abdul.rauf@uin-alauddin.ac.id Fatmawati fatmawati@uinalauddin.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis latar belakang penetapan Pasal 173 huruf (a) Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menyatakan bahwa percobaan pembunuhan menjadi penghalang dalam kewarisan, dan (2) menelaah pasal tersebut dalam perspektif <em>maqāṣid al-syari’ah</em>. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data diperoleh dari literatur primer dan sekunder berupa kitab klasik, jurnal ilmiah, buku akademik, dan sumber digital yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaturan percobaan pembunuhan sebagai penghalang waris dalam Pasal 173 huruf (a) KHI didasarkan pada adopsi Pasal 838 angka 1 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Secara substantif, perumusan KHI mengacu pada sumber hukum Islam, yaitu al-Qur’an dan Sunnah, serta memperhatikan sistem hukum nasional yang telah berlaku sebelumnya, termasuk KUH Perdata yang diberlakukan sejak 1 Mei 1848, jauh sebelum diresmikannya KHI pada tahun 1991. Dalam perspektif <em>maqāṣid al-syarī‘ah</em>, ketentuan tersebut mencerminkan penerapan prinsip <em>sadd al-dzarī‘ah</em> yang bertujuan mencegah kemudaratan. Larangan tersebut dikategorikan sebagai bentuk penjagaan terhadap jiwa (<em>ḥifẓ al-nafs</em>), yang merupakan salah satu dari lima tujuan utama syariat (<em>al-ḍarūriyyāt al-khams</em>). Implikasi penelitian ini meliputi pentingnya fleksibilitas dalam merespons dinamika hukum, serta perlunya perhatian pemerintah terhadap prinsip <em>maqāṣid al-syarī‘ah</em> dalam perumusan dan evaluasi kebijakan hukum nasional.&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1163 Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Darul Hamidiy NW Iwan 2026-07-10T20:08:59+07:00 Andri Afriani andriafriani.aa@iaihnwlotim.ac.id Bq. Indana Zulfa baiqindanazulfa@iaihnwlotim.ac.id Siti Hafizatul Rizkia hafizatulrizkia@gmail.com <p><em>Rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka menjadi persoalan pedagogis yang membutuhkan solusi konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling.</em> <em>Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal (Sig. &gt; 0,05). Analisis uji t berpasangan menghasilkan nilai signifikansi &lt; 0,001, yang berarti hipotesis alternatif diterima. Rata-rata skor keaktifan belajar meningkat dari 22,00 pada pretest menjadi 29,47 pada posttest, dengan selisih sebesar 7,47 poin atau setara dengan peningkatan 33,9%. Temuan ini membuktikan</em> <em>bahwa penerapan model TPS mampu mengubah suasana pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered, sehingga mendorong siswa untuk berpikir mandiri, berdiskusi bermakna, dan menyampaikan gagasan secara percaya diri.</em></p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1159 Pengaruh Metode Index Card Match Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V MI NW Tanak Mira 2026-07-10T20:07:35+07:00 Khadijah khadijahkhadijah@gmail.com Wawan Mulyadi Purnama wawa.mulyadi@iaihnwlotim.ac.id Muh. Bisyrulhafy muh.bisrulhafi@iaihnwlotim.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>This study aims to determine the effect of applying the Index Card Match method on Indonesian language learning outcomes regarding the topic of facts and opinions among fifth-grade students at MI NW Tanak Mira for the 2026/2027 academic year. This research employs a quantitative approach using a One-Group Pretest-Posttest Design. The subjects consisted of 14 students. Data were collected through written tests and analyzed using descriptive statistics and hypothesis testing with IBM SPSS Statistics. The results show that the average pretest score of 62.57 increased to 82.29 in the posttest. The ANOVA test yielded a significance value of 0.013 &lt; 0.05, indicating a significant effect. It can be concluded that the Index Card Match method has a positive</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1168 Al-Ijtihād Al-Maqāṣidī Dalam Perspektif: Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi 2026-07-10T20:09:55+07:00 Baso Muhammad Nibras Abiyyu muhammadnibrasabiyyu@gmail.com Fatmawati fatmawati@uin-alauddin.ac.id Abd Rauf Muhammad Amin Abdul.rauf@alauddin.ac.id <p>The development of modern society characterized by technological advances, globalization, and the emergence of various new problems in the economic, social, political, health, and environmental fields demands renewal in the development of Islamic law. In this context, al-ijtihād al-maqāṣidī is present as a relevant approach to answer contemporary legal challenges while remaining based on sharia principles. This study aims to analyze the concept, position, and role of al-ijtihād al-maqāṣidī in the development of contemporary Islamic law. The research method used is normative legal research with a qualitative approach and library research. Data were obtained from primary and secondary sources related to maqāṣid al-shari'ah, ushul fiqh, and contemporary ijtihad studies. The research results show that al-ijtihād al-maqāṣidī is a method of establishing law oriented towards the realization of the objectives of sharia through consideration of the benefit (jalb al-maṣāliḥ) and the prevention of harm (dar’ al-mafāsid). This approach not only emphasizes textual understanding of the texts, but also considers wisdom, the value of justice, and evolving social realities. Thus, al-ijtihād al-maqāṣidī is able to become a methodological instrument that bridges religious texts and the needs of modern society so that Islamic law remains adaptive, relevant, and oriented towards the benefit of the community.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1194 Uslub Amar dan Nahy: Dimensi Edukatif dalam Hadis Nabawi, Analisis Balaghah dan Implikasi bagi pembelajaran Bahasa Arab 2026-07-14T20:45:10+07:00 Rifan Basahona rifanbasahona02@gmail.com Nurfadillah nurfadillah61570@gmail.com Haniah haniah@uin-alauddin.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>This article examines the uslūb amar (command style) and nahy (prohibition style) in educational-themed Prophetic hadiths through an integrative approach between balāghah and pragmatics, with the aim of revealing their meaning, communicative function, and pedagogical implications for Arabic language learning. This study uses a descriptive-analytical qualitative method on a number of selected hadiths containing the forms of amar and nahy, which are analyzed through the stages of identifying linguistic forms, interpreting rhetorical meanings based on the context of the utterance (maqām), and interpreting pragmatic functions as directive speech acts. The results of the study show that the meaning of amar and nahy in Prophetic hadiths is not singular and literal, but rather experiences an expansion of the meaning of figures of speech such as irsyād (guidance), nadb (advice), ta'dīb (education), and tahdzīr (warning), which are determined by the context of the situation, the relationship between the speaker and the interlocutor, and the purpose of communication. Prophet Muhammad SAW. consistently applies rhetorical strategies such as tikrar (repetition), muqābalah (contrastive parallelism), and istifhām inkārī (rhetorical questions) to create a profound persuasive-educative effect. These findings have significant implications for the development of Arabic language learning, including the integration of hadith texts as an authentic corpus, strengthening students' pragmatic awareness, value-based learning, designing dialogic activities, reconstructing a functional balāghah syllabus, and developing communicative performance-based assessments</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1078 Membaca Hadis dengan Kacamata Hermeneutika: Urgensi Asbab al-Wurud di Era Modern 2026-07-04T07:40:29+07:00 Cika Auliya Nurrohmah cikaauliyanurrohmah@gmail.com Romlah Abubakar Askar abubakar.askar@uinjkt.ac.id Miftahuddin miftahuddin@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an memiliki peran sentral dalam membentuk tatanan teologi, hukum, dan etika umat Islam. Namun, sebagai teks yang lahir pada abad ke-7 dalam konteks sosial-budaya Arab yang sangat spesifik, hadis menghadapi tantangan serius dalam hal relevansi dan aplikasinya di era modern yang ditandai oleh globalisasi, pluralisme, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah bagaimana teks masa lalu dapat tetap bermakna dan memberikan petunjuk bagi konteks yang berbeda secara fundamental. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pendekatan hermeneutika dalam studi hadis kontemporer, dengan fokus khusus pada integrasinya bersama konsep <em>asbab al-wurud</em> sebagai jembatan antara teks dan konteks. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis isi (<em>content analysis</em>) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang mencakup karya Muhammad Syuhudi Ismail, Fazlur Rahman, Khaled Abou El-Fadl, dan sarjana relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa hermeneutika dan <em>asbab al-wurud</em> bersifat komplementer, bukan kontradiktif. <em>Asbab al-wurud</em> menyediakan fondasi historis-konkret tentang latar kemunculan hadis, sementara hermeneutika menawarkan kerangka filosofis-metodologis untuk memproyeksikan nilai-nilai universal hadis ke dalam konteks kekinian melalui mekanisme <em>double movement</em>. Integrasi keduanya memungkinkan pemahaman hadis yang tidak ahistoris, memperkuat dimensi moral dan <em>maqasid al-syari'ah</em>, sekaligus mencegah misinterpretasi yang bersifat parsial. Meskipun demikian, pendekatan ini tetap memiliki batasan berupa risiko relativisme dan subyektivitas interpretasi, sehingga harus diimbangi dengan komitmen terhadap kritik sanad dan tradisi keilmuan Islam yang otentik.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1153 Civics Teachers' Strategies in Instilling Pancasila Values Through Contextual Learning at MIN 1 Tuban 2026-07-14T16:38:32+07:00 Nur Laili Dina Hafni nurlailidinahafni@gmail.com Nur Asri Fitri Rahmawati Ningtias nurasrifitri3@gmail.com Siti Nur Ika Salsabila nurikasalsabila252@gmail.com Moch Raja Al Afwu zrb77118@gmil.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>This study aims to describe the strategies employed by Civic Education teachers in instilling Pancasila values through contextual learning at MIN 1 Tuban. The research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving Civic Education teachers, the school principal, and students. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that teachers integrate Pancasila values into lesson planning, implementation, and assessment by connecting learning materials with students' real-life experiences. The implementation is supported by teachers' role modeling, a positive school culture, active learning methods, and students' active participation in the learning process. Although several challenges were identified, including limited instructional time, differences in students' characteristics, and the influence of technological developments, contextual learning proved effective in strengthening students' understanding, attitudes, and behaviors that reflect Pancasila values.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1208 Harmonisasi Muṭlaq dan Muqayyad dalam Istinbat Hukum: Studi Aplikatif pada Regulasi Hukum Keluarga Islam di Indonesia 2026-07-18T21:48:08+07:00 Nur Afifa Maharani afifamaharani2002@gmail.com Tasliyah Erlina Ramli tasliyaherlina@gmail.com Zaenal Abidin zet46id@uin-alauddin.ac.id Fatmawati fatmawati@uin-alauddin.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini mengkaji harmonisasi <em>muṭlaq</em> dan <em>muqayyad</em> dalam regulasi hukum keluarga Islam di Indonesia melalui perspektif <em>uṣūl al-fiqh</em> dan <em>maqāṣid al-syarīʻah</em>. Penelitian bertujuan menganalisis konsep harmonisasi <em>muṭlaq </em>dan&nbsp;<em>muqayyad</em>, menjelaskan peran negara sebagai otoritas <em>taqyīd</em>, serta menilai legitimasi metodologis pembatasan hukum dalam regulasi hukum keluarga Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan historis. Bahan hukum dianalisis secara deskriptif-analitis melalui teknik harmonisasi norma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan terhadap poligami, batas usia perkawinan, pencatatan nikah, dan perceraian melalui pengadilan merupakan bentuk <em>taqyīd munfaṣil</em>, yaitu pembatasan yang lahir melalui ijtihad kelembagaan negara tanpa mengubah substansi nash. Pembatasan tersebut merupakan bentuk ijtihad kontekstual negara yang berorientasi pada perlindungan hak, ketertiban sosial, dan realisasi <em>maqāṣid al-syarīʻah</em>.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1162 Pengaruh Metode Card Sort Terhadap Hasil Belajar Ipas Materi Pengelompokan Mahluk Hidup Di Kelas V MI NW Lenek 2026-07-18T22:09:04+07:00 Johan Efendi weljoe69@gmail.com Lalu Fauzi Haryadi lalufauziharyadi@gmail.com Muh. Thala’at muhammadthalaat@iaihnw-lotim.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>This research is motivated by the low learning outcomes of students in IPAS subjects, particularly in the topic of classifying living things, which is caused by the predominance of lecture-based teaching methods that tend to make students passive. The purpose of this study is to examine the effect of the Card Sort method on the IPAS learning outcomes of fifth-grade students at MI NW Lenek. This study employs a quantitative approach using a Quasi-Experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample consists of 30 fifth-grade students, divided into an experimental group (15 students) and a control group (15 students), selected through purposive sampling. Data collection was conducted using a multiple-choice test instrument that had previously undergone validity and reliability testing. The data analysis techniques include normality tests, homogeneity tests, and the Independent Sample T-Test. The findings reveal that the average posttest score of the experimental group (67.73) is significantly higher than that of the control group (38.53), with an improvement gain of 39.46. The hypothesis testing indicates a significance value of &lt; 0.001 (α = 0.05) and an effect size (Cohen’s d) of 2.532. These results demonstrate that the Card Sort method has a positive effect and a very strong impact on improving students’ learning outcomes.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1229 Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Ipas Pada Siswa Mi Nurul Hidayah Nw Londar Tahun Ajaran 2025/2026 2026-07-18T22:08:53+07:00 M. Azmi Syukri Amin m.azmisyukriamin04@gmail.com Andri Afriani andriafriani.aa@gmail.com Bq Indana Zulfa baiqindanazulfa@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Low conceptual understanding of Natural and Social Sciences (IPAS) remains a persistent classroom problem in Madrasah Ibtidaiyah (MI), including at MI Nurul Hidayah NW Londar, where most third-grade students had not reached the Minimum Completeness Criteria (KKM) of 70. This study addresses that problem through the Discovery Learning model, which invites students to construct IPAS concepts themselves through observation, exploration, and inference rather than passively memorizing the teacher's explanations. The research employed Classroom Action Research (CAR) following the Kemmis and McTaggart model across two cycles, involving 21 third-grade students as research subjects, with data gathered through achievement tests, observation, and documentation. The results reveal a striking improvement: the class average rose from 62.38 in the pre-cycle to 73.57 in Cycle I and reached 84.52 in Cycle II, while classical completeness surged from only 23.81% to a full 100% by the end of Cycle II. Similar gains appeared in teacher and student engagement, both climbing into the Very Good category. These findings confirm that Discovery Learning is not merely an alternative technique but a proven strategy for turning a passive IPAS classroom into an active, meaningful, and student-centered learning space.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1223 Pemanfaatan Big Data dalam Administrasi Publik di Negara-Negara Muslim: Analisis Bibliometrik Global 2026-07-18T22:09:44+07:00 Novita sari novita@unrida.ac.id Yendra Erison yendra@unisda.ac.id Surya Akbar akbarsurya25@gmail.com Heri Hermanto herihermanto128@gmail.com <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pemanfaatan Big Data telah menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi digital administrasi publik di berbagai negara, termasuk negara-negara Muslim. Namun demikian, perkembangan penelitian pada bidang ini belum banyak dikembangkan secara komprehensif melalui pendekatan bibliometrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan publikasi ilmiah mengenai pemanfaatan Big Data dalam administrasi publik di negara-negara Muslim, mengidentifikasi penulis, jurnal, dan bidang penelitian yang paling produktif, serta memetakan struktur kolaborasi dan intelektual yang terbentuk. Penelitian menggunakan metode bibliometrik dengan sumber data berasal dari database Dimensions AI. Data dikumpulkan melalui proses pencarian menggunakan kata kunci yang relevan, dibatasi pada periode publikasi 2015–2025, kemudian dianalisis menggunakan Bibliometrix (Biblioshiny) dan divisualisasikan melalui VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengalami peningkatan yang signifikan setelah tahun 2020. Bidang Human Society, Commerce, Management, Information and Computing Sciences, dan Political Science menjadi bidang yang paling dominan, sedangkan Sustainability merupakan jurnal paling produktif sekaligus memiliki pengalaman ilmiah yang tinggi. Analisis jaringan menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Arab Saudi, Cina, dan Pakistan merupakan pusat kolaborasi internasional, sementara penelitian masih didominasi oleh akademisi dari institusi di luar negara-negara Muslim. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa komprehensif mengenai perkembangan ilmu pengetahuan, struktur kolaborasi, dan arah penelitian Big Data dalam administrasi publik, sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan riset dan transformasi kebijakan digital pemerintahan di negara-negara Muslim.</span></span></p> 2026-07-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1238 Industrialisasi Olahraga Dan Perannya Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Serta Profesionalisme Manajemen Olahraga Di Indonesia 2026-07-18T22:09:21+07:00 Ahmad Sofyansari asofyansari@gmail.com Iik Hajarudin iikhajarudin.ih@gmail.com Dede Muhammad Salim dedemuhammadsalim28@gmail.com Ipan Muhamad Haerul asofyansari@gmail.com Paridudin asofyansari@gmail.com <p>Industrialisasi olahraga merupakan fenomena yang menunjukkan transformasi olahraga dari aktivitas fisik dan kompetitif menjadi sektor produktif yang memiliki nilai ekonomi dan sosial yang signifikan. Di Indonesia, kajian mengenai keterkaitan antara industrialisasi olahraga dan ekonomi kreatif masih relatif terbatas, padahal sektor ini memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran industrialisasi olahraga sebagai penggerak ekonomi kreatif melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data Google Scholar, Scopus, dan jurnal nasional terakreditasi dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Proses seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA sehingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa industrialisasi olahraga berkembang melalui integrasi berbagai subsektor, seperti olahraga profesional, industri kebugaran, penyelenggaraan event olahraga, media dan penyiaran, serta pariwisata olahraga. Integrasi tersebut menghasilkan efek pengganda terhadap ekonomi kreatif melalui penciptaan lapangan kerja, peluang kewirausahaan, dan penguatan industri pendukung. Dengan demikian, industrialisasi olahraga dapat diposisikan sebagai katalisator pembangunan ekonomi berbasis kreativitas dan pengalaman yang memerlukan dukungan kebijakan, investasi infrastruktur, dan kolaborasi lintas sektor agar potensinya dapat dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. &nbsp;&nbsp;</p> 2026-07-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1235 Negosiasi Maskulinitas dalam Keluarga Santri: Studi Kasus Pada Keluarga Santri Generasi Z di Yogyakarta 2026-07-18T22:10:06+07:00 Hasan Daulah hasandaulah2003@gmail.com Rr. Siti Kurnia Widiastuti rrsiti.widiastuti@uin-suka.ac.id <p style="font-weight: 400;">This study looks at how men in married generation Z Islamic boarding school families handle their roles as family leaders, considering the changes happening in society today. The study is driven by the change in how masculinity is seen, moving from a traditional view that focuses on male strength and control to a more connected and equal way of understanding manhood, influenced by religious beliefs and new ideas about gender. A descriptive case study was used, which involved detailed interviews with married Generation Z santri families in Yogyakarta. The data were looked at using Judith Butler's idea about how gender is performed to see how men's identities are made and shown in family life. The study shows that the way Generation Z santri express masculinity is a positive form of masculinity. It includes being responsible, communicating well, working together with others, and making decisions together with their spouses. Islamic boarding schools play an important role in helping families develop strong leadership by teaching important Islamic values, a sense of moral duty, and how to treat others with respect. Masculinity is worked out through talking and mutual understanding, which helps avoid conflict and creates more peaceful and fair family relationships. This research adds to the existing knowledge about masculinity, how genders relate to each other, and studies on Islamic families. It shows that for generation Z santri, being a man in an Islamic way isn't just following old, male-dominated traditions. Instead, it's a way of adapting and acting out being a man that mixes religious beliefs with today's ideas about gender. The results also offer practical recommendations for improving family education and promoting gender-responsive debate within Islamic boarding schools through the promotion of family leadership models that prioritize communication, mutual responsibility, and collaborative partnership</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1259 Penyelesaian Sengketa Asuransi oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam Perspektif Hukum Ekonomi Islam 2026-07-22T19:22:22+07:00 Dewangga Yudisthira dewanggay369@gmail.com Andika Wisudiawan dewanggay369@gmail.com Meifianto Agus Kusuma dewanggay369@gmail.com Mokhamad Khoirul Huda dewanggay369@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Sengketa asuransi sering kali bersumber pada asimetri informasi dan ketidaksetaraan posisi antara perusahaan asuransi dan pemegang polis. Dalam industri asuransi syariah maupun konvensional, penyelesaian sengketa harus menjamin tegaknya keadilan dan terhindar dari praktik kezaliman. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki mandat untuk menyeimbangkan kepentingan ini melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kewenangan OJK dalam penyelesaian sengketa asuransi berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 melalui tinjauan Hukum Ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang menganalisis norma hukum positif secara komparatif dengan prinsip Fikih Muamalah, khususnya konsep <em>Sulh</em> (perdamaian/mediasi) dan <em>Tahkim</em> (arbitrase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan fasilitasi OJK melalui LAPS SJK secara filosofis sejalan dengan prinsip Hukum Ekonomi Islam yang mengutamakan musyawarah, mufakat, dan keadilan korektif demi menghindari sengketa yang mengandung unsur <em>gharar</em> (ketidakpastian) dan <em>maysir</em> (spekulasi). Namun, pada implementasinya, efektivitas pengawasan dan penyelesaian sengketa masih menghadapi kendala, antara lain perlunya peningkatan kapasitas literasi syariah bagi para mediator dan arbiter, serta belum optimalnya sinkronisasi antara regulasi OJK dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) dalam teknis eksekusi putusan sengketa.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1266 Scientia Sacra Seyyed Hossein Nasr Sebagai Landasan Filosofis Pengembangan Ekowisata Teosentris 2026-07-22T19:23:09+07:00 Moh. Anang Khumaidi moh.anangkhumaidi@gmail.com Cahaya Zakia A’yunin Juwita Hanum 250504220009@student.uin-malang.ac.id Achmad Khudori Soleh khudorisoleh@pps.uin-malang.ac.id <p>The contemporary ecotourism industry faces a moral crisis characterized by widespread greenwashing practices and the commodification of cultural spaces. This problem stems from an epistemological crisis driven by the dominance of modern, Cartesian-mechanistic, and anthropocentric science. This study aims to: (1) deconstruct the epistemological crisis underlying contemporary ecotourism through Seyyed Hossein Nasr’s Scientia Sacra perspective; (2) conceptualize the philosophical foundations of teocentric ecotourism rooted in the reorientation of the Pontifical Man; and (3) formulate the operational pillars of the Theocentric Ecotourism model as an alternative paradigm. Using a library research method with philosophical and historical-intellectual approaches, data were analyzed through hermeneutics, comparative-contrastive analysis, and conceptual synthesis. The findings reveal that the failure of ecotourism originates from Promethean Man reducing nature to a passive material object for commercial profit. In response, Scientia Sacra restores human position as Pontifical Man (bridge/steward) who views nature as a theophany (tajallī) or ayat kawniyyah. This study proposes three operational pillars for Theocentric Ecotourism: (1) Spiritual-Educational (Sacred Interpretation); (2) Ecological-Cosmic (Cosmic Stewardship); and (3) Socio-Cultural (Community Resacralization). By integrating transcendental dimensions and adopting a niche market strategy based on premium spiritual value, this model moves beyond conventional sustainable tourism and Halal Tourism to achieve holistic cosmic conservation and economic justice</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1269 Model Pendidikan Moral Berbasis Kearifan Lokal dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer 2026-07-22T19:23:29+07:00 Salman Hasani salman.hasani@unja.ac.id Anatun Nisa Mun’amah anatunnisamunamah@uinjambi.ac.id Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Surya Habibi suryahabibi87@gmail.com Aidil Fitri aidilfitri515@gmail.com Ardian Al Hidaya ardwall99@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengonstruksi model pendidikan moral berbasis kearifan lokal dalam perspektif pendidikan Islam kontemporer sebagai upaya memperkuat pembentukan karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku ilmiah, artikel jurnal, hasil penelitian, dan berbagai literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik <em>content analysis</em> melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis untuk menghasilkan model konseptual yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan moral berbasis kearifan lokal dibangun atas tiga landasan utama, yaitu nilai-nilai Islam sebagai dasar normatif, kearifan lokal sebagai sumber nilai sosiokultural, dan pendidikan Islam kontemporer sebagai pendekatan pedagogis. Model ini terdiri atas komponen utama berupa landasan nilai, pendidik, peserta didik, lingkungan pendidikan, strategi pembelajaran, dan evaluasi karakter yang saling terintegrasi. Implementasi model dilakukan melalui internalisasi nilai, pembiasaan, keteladanan, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta evaluasi karakter secara berkelanjutan. Model konseptual yang dihasilkan menawarkan pendekatan pendidikan moral yang integratif, kontekstual, dan adaptif sehingga mampu memperkuat pembentukan akhlak mulia, melestarikan kearifan lokal, serta meningkatkan relevansi pendidikan Islam dalam menjawab tantangan masyarakat kontemporer.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1280 Pendidikan Islam dan Literasi Digital Berkeadaban 2026-07-22T19:23:48+07:00 Fityan Akbar Rizki rizki66@gmail12.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Akselerasi teknologi siber yang berlangsung cepat melahirkan tantangan moral ganda bagi generasi muda muslim, mulai dari penyebaran misinformasi, perundungan siber (cyberbullying), hingga fenomena post-truth yang mendegradasi akhlak di ruang publik digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan reorientasi pendidikan Islam melalui pengembangan literasi digital berkeradaban. Konsep ini menempatkan nilai-nilai Islam sebagai fondasi spiritual-etis dan literasi digital sebagai kecakapan praktis-operasional. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan dan analisis tematis terhadap literatur primer berupa jurnal ilmiah dan buku teks otoritatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berkeradaban diwujudkan melalui tiga kerangka utama: rekonstruksi kurikulum pendidikan agama Islam (PAI) yang adaptif, internalisasi nilai-nilai Qur'ani (seperti tabayyun, tawadhu, dan adab komunikasi), serta penerapan etika tauhid untuk menangkal dehumanisasi akibat akselerasi literasi artifisial. Model ini memberikan kontribusi teoretis bagi modernisasi pendidikan Islam yang tetap menjaga integritas spiritualitas umat.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1257 Legal Analysis of the Settlement of Credit Agreement Defaults Through the Small Claims Court Mechanism: A Study of Boyolali District Court Decision Number 1/Pdt.G.S/2026/PN BYL 2026-07-20T21:37:43+07:00 Olivia Tiara Sejati sejatiolivia@gmail.com Burham Pranawa burham_9@yahoo.com Dwi Imroatus Sholikah d.imroatus@gmail.com <p>This study aims to analyze the resolution of credit agreement breaches through the Small Claims Court mechanism and to examine the judge's legal reasoning in Decision of the Boyolali District Court Number 1/Pdt.G.S/2026/PN BYL. The research employed a normative juridical method using statutory and case approaches. Data were collected through library research on legislation, legal doctrines, and court decisions and were analyzed qualitatively. The findings indicate that the Small Claims Court mechanism fulfills the principles of simple, speedy, and low-cost justice for resolving credit agreement disputes that satisfy the requirements of Supreme Court Regulation Number 4 of 2019. The judge's considerations were based on the existence of a legal relationship, the debtor's failure to perform contractual obligations, and the fulfillment of the elements of breach of contract under Article 1243 of the Indonesian Civil Code. The study concludes that the effectiveness of the Small Claims Court depends on the proper application of legal norms and careful judicial assessment of evidence to ensure legal certainty, justice, and legal benefit in civil dispute resolution).</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1294 Eksploitasi Seksual Pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (Studi Putusan Nomor 2054 K/Pid.Sus/2024 jo. Nomor 201/Pid.Sus/2023/PT PLK jo. Nomor 202/Pid.Sus/2023/PN PLK) 2026-07-23T22:55:54+07:00 Warih Anggo Tri Kusumawati warihkusumawati@gmail.com M. Syahrul Borman m.syahrul.bormansh@unitomo.ac.id Hartoyo hartoyo@unitomo.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Tindak pidana perdagangan orang merupakan kejahatan yang melanggar hak asasi manusia dan seringkali terjadi dalam bentuk eksploitasi seksual, termasuk yang berkedok pekerjaan Lady Companion (LC) di tempat hiburan malam. Praktik kerja LC dalam beberapa kasus tidak hanya sebatas menemani tamu, tetapi berkembang menjadi pemaksaan layanan seksual yang menguntungkan pihak pengelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum dan pertimbangan hakim serta kesesuaiannya dengan konsep eksploitasi seksual dalam tindak pidana perdagangan orang pada Putusan Nomor 2054 K/Pid.Sus/2024 jo. Nomor 201/Pid.Sus/2023/PT PLK jo. Nomor 202/Pid.Sus/2023/PN PLK. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum dalam putusan a quo telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Majelis hakim menilai bahwa perbuatan perekrutan, penempatan, serta pengendalian perempuan sebagai LC yang diarahkan untuk memberikan layanan seksual telah memenuhi unsur eksploitasi seksual. Pertimbangan hakim didasarkan pada adanya penyalahgunaan posisi rentan, relasi kuasa, serta keuntungan ekonomi yang diperoleh pelaku. Selain itu, putusan hakim telah selaras dengan konsep eksploitasi seksual dalam TPPO karena memenuhi unsur perbuatan, cara, dan tujuan eksploitasi serta menempatkan korban sebagai pihak yang harus dilindungi. Dengan demikian, putusan tersebut mencerminkan penerapan hukum yang tepat dan progresif dalam memandang praktik eksploitasi seksual berkedok pekerjaan di industri hiburan malam.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1260 Resiliensi Masyarakat Sipil Dalam Fragmentasi Lokal: Kasus Gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu 2026-07-22T19:22:51+07:00 Muhammad Riyan Ramdlani muhammad.ramdlani@unsoed.ac.id M. Musa Al Hasyim m.musa@unsoed.ac.id <p>Krisis politik-ekonomi di tingkat lokal sering kali melahirkan dinamika baru dalam relasi antara masyarakat sipil dan negara. Artikel ini menelaah resiliensi masyarakat sipil melalui studi kasus Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Jawa Tengah yang muncul sebagai respons terhadap kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) hingga 250% dan polemik tambang ilegal di wilayah Sukolilo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari media, dokumen kebijakan, serta laporan advokasi. Penelitian ini memetakan strategi adaptif masyarakat sipil dalam menghadapi fragmentasi politik dan ekonomi lokal. Hasil riset menunjukkan bahwa masyarakat Pati mengembangkan beragam strategi adaptif seperti mobilisasi massa melalui demonstrasi publik, penggalangan donasi, audiensi dengan DPRD, pembentukan tim hukum, serta pemanfaatan momentum simbolik Hari Tani dengan memperluas legitimasi gerakan. Fragmentasi politik terlihat dari ketegangan antara bupati, DPRD, dan warga, sementara fragmentasi ekonomi tercermin dalam ketidakadilan distribusi beban pajak dan konflik kepentingan sumber daya alam. Meski pemerintah akhirnya berhasil mendorong pembatalan kenaikan pajak dan memunculkan Panitia Khusus Hak Angket DPRD namun tuntutan struktural masyarakat terhadap akuntabilitas dan tata kelola lingkungan masih berlanjut. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas advokasi dan jejaring masyarakat sipil lokal serta studi komparatif dan longitudinal untuk memahami keberlanjutan resiliensi pasca-krisis di berbagai daerah.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1291 Transformasi Digital Lembaga Keuangan Syariah dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan: Analisis Perspektif Maqashid Syariah 2026-07-23T22:56:29+07:00 Nurhayati Lubis lubisnurhayati3108@gmail.com Veni Sofia sofiacorsova07@gmail.com Andi Zulfayani andizulfa089@gmail.com Nurianah nurianah@itebisdewantara.ac.id <p>Transformasi digital telah menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan daya saing lembaga keuangan syariah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Namun, implementasi digitalisasi tidak hanya dituntut mampu meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga harus selaras dengan tujuan <em>maqashid syariah</em> dalam mewujudkan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi digital lembaga keuangan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan berdasarkan <em>maqashid syariah</em>. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). &nbsp;perspektif Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, laporan lembaga terkait, regulasi, dan berbagai dokumen yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik <em>content analysis</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital mampu memperluas akses layanan keuangan syariah melalui pemanfaatan berbagai platform digital yang meningkatkan efisiensi, kemudahan, dan jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Implementasi digitalisasi juga mendukung pencapaian tujuan <em>maqashid syariah</em>, khususnya dalam perlindungan harta (<em>hifz al-mal</em>), peningkatan literasi keuangan (<em>hifz al-'aql</em>), penguatan kepatuhan syariah (<em>hifz al-din</em>), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, penguatan inklusi keuangan syariah masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital, kesenjangan infrastruktur teknologi, dan risiko keamanan siber. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara regulator, lembaga keuangan syariah, penyedia teknologi, dan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem keuangan digital yang inklusif, aman, dan berorientasi pada kemaslahatan sesuai dengan nilai-nilai <em>maqashid syariah</em>.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1327 Efektivitas Implementasi Metode Rubu'iyah Dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an Di Pondok Pesantren Wafiyyul Qur'an Kudus 2026-07-27T21:41:29+07:00 Khafidoh vivikhafidoh12@gmail.com Joko Subando jokosubando@yahoo.co.id <p>Meskipun berbagai penelitian telah membahas metode pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, kajian yang secara khusus mengkaji implementasi Metode Rubu'iyah beserta problematika dan upaya penyelesaiannya di lingkungan pondok pesantren masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Metode Rubu'iyah dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran, serta mendeskripsikan strategi penyelesaian yang diterapkan di Pondok Pesantren Tahfidz Wafiyyul Qur'an Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas pengasuh pondok, ustaz/ustazah tahfidz, dan santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam pelaksanaan Metode Rubu'iyah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Metode Rubu'iyah mampu memberikan struktur pembelajaran hafalan yang sistematis melalui pembagian target hafalan, penguatan murojaah, serta evaluasi berkala sehingga membantu meningkatkan kedisiplinan dan kualitas hafalan santri. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti perbedaan kemampuan menghafal santri, keterbatasan waktu, rendahnya motivasi pada sebagian santri, serta faktor kelelahan akibat aktivitas pesantren. Upaya yang dilakukan meliputi pendampingan intensif, penyesuaian target hafalan sesuai kemampuan individu, penguatan motivasi, serta optimalisasi kegiatan murojaah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, khususnya mengenai penerapan Metode Rubu'iyah, serta menjadi referensi praktis bagi lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan efektivitas program tahfidz. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji efektivitas Metode Rubu'iyah dengan pendekatan kuantitatif atau metode campuran pada berbagai konteks lembaga pendidikan.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1337 Integrasi Ruh, Nafs, Akal, Ghaib, dan Fitrah dalam Pengembangan Potensi Manusia sebagai ‘Abdullah: Kajian Psikologi Pendidikan Islam 2026-07-28T09:23:11+07:00 Khafidoh vivikhafidoh12@gmail.com Siti Rohimah sitirohimahalfirdaus62@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Kajian mengenai hakikat dan potensi manusia dalam perspektif Islam telah berkembang dalam diskursus pendidikan dan psikologi Islam. Namun, sebagian kajian cenderung membahas ruh, nafs, akal, ghaib, dan fitrah secara parsial, sehingga keterkaitan kelima dimensi tersebut sebagai konstruksi integratif dalam membentuk manusia sebagai ‘Abdullah belum memperoleh perhatian yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi ruh, nafs, akal, ghaib, dan fitrah sebagai potensi multidimensional manusia serta relevansinya terhadap pengembangan manusia sebagai ‘Abdullah dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data meliputi Al-Qur’an, hadis, buku-buku pemikiran Islam, literatur psikologi pendidikan Islam, dan artikel ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui analisis isi dengan tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam membentuk struktur kepribadian manusia. Ruh menjadi basis orientasi transendental, nafs merepresentasikan dinamika dorongan dan pengendalian diri, akal berfungsi sebagai instrumen berpikir dan pertimbangan moral, ghaib membangun kesadaran terhadap realitas transendental, sedangkan fitrah menjadi disposisi dasar yang mengarahkan manusia kepada pengenalan dan penghambaan kepada Allah Swt. Integrasi kelima dimensi tersebut menghasilkan kerangka psikologi pendidikan Islam yang memandang manusia secara holistik, tidak terbatas pada aspek kognitif, tetapi mencakup spiritual, moral, emosional, dan transendental. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan konseptual psikologi pendidikan Islam dengan menempatkan orientasi ‘Abdullah sebagai tujuan fundamental pengembangan potensi manusia.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1313 Optimalisasi Digitalisasi Pengelolaan Zakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik: Perspektif Ekonomi Syariah 2026-07-26T13:48:51+07:00 Nurhayanti nurhayanti1215@gmail.com Herlin Andini andiniherlin@gmail.com Akfah Zakiah Jamilah akfahzakiah@staialfalah.ac.id Ajeung Syilva Noor Silmi Sudrajat ajeungsyilva@staialfalah.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Digitalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan efektivitas tata kelola zakat di tengah perkembangan teknologi informasi dan transformasi ekonomi digital. Meskipun demikian, optimalisasi digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan penghimpunan dana zakat, tetapi juga harus mampu mendorong pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan mustahik sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi digitalisasi pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik ditinjau dari perspektif ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (<em>library research</em>). Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, peraturan perundang-undangan, dokumen resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta artikel ilmiah dan buku yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik <em>content analysis</em> melalui proses reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pengelolaan zakat mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penghimpunan serta pendistribusian dana zakat. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital mendukung pengelolaan data mustahik yang lebih akurat, memperkuat implementasi zakat produktif, serta meningkatkan efektivitas program pemberdayaan ekonomi sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik. Dalam perspektif ekonomi syariah, digitalisasi pengelolaan zakat sejalan dengan prinsip amanah, keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan kemaslahatan serta mendukung pencapaian <em>maqāṣid al-syarī‘ah</em>. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur digital, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi faktor strategis dalam mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1322 Strengthening Academic Integrity among Generation Z in the Age of Artificial Intelligence: An Islamic Academic Ethics Perspective 2026-07-27T21:42:25+07:00 Elliyatul Munawwarah elliyatulmunawwarah@gmail.com Syarifuddin Syarifuddinagst@gmail.com <p>The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) has significantly transformed higher education by providing Generation Z students with greater access to information, personalized learning, and enhanced academic productivity. However, the widespread adoption of generative AI has also introduced new ethical challenges, including plagiarism, excessive dependence on AI-generated content, diminished critical thinking, and declining academic responsibility. This study aims to examine the role of Islamic academic ethics in strengthening academic integrity among Generation Z in the era of Artificial Intelligence. Employing a qualitative approach through a narrative literature review, the study synthesizes contemporary literature on AI, academic integrity, and Islamic ethics published between 2023 and 2025. The findings indicate that existing approaches to AI governance primarily emphasize technical and regulatory principles, such as transparency, accountability, and fairness, while paying limited attention to the moral and spiritual dimensions of technology use. From an Islamic perspective, academic integrity extends beyond compliance with institutional regulations and is grounded in ethical values such as ṣidq (honesty), amānah (trustworthiness), 'adl (justice), mas'ūliyyah (responsibility), and maṣlaḥah (public welfare). These values provide a normative framework that guides the responsible use of AI without undermining intellectual originality or scholarly accountability. This study proposes a conceptual framework that integrates AI literacy, institutional governance, and Islamic academic ethics to promote responsible AI use in higher education. The study concludes that AI should function as a learning partner rather than a substitute for human reasoning, and that integrating Islamic academic ethics into higher education policies and practices can strengthen academic integrity while supporting ethical and sustainable digital transformation. &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1324 Sintesis Model Pendidikan Agama Islam Nusantara: Integrasi Tradisi Pesantren, Madrasah, Dan Ma'had Aly Dalam Membangun Pendidikan Islam Holistik 2026-07-27T21:42:09+07:00 Muhammad Safi'i muhammadsafiiskh@gmail.com Ifada Retno Ekaningrum ifadaretnoekaningrum@unwahas.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Pendidikan Islam di Indonesia berkembang melalui proses dialektika yang panjang antara ajaran Islam dan kebudayaan lokal sehingga melahirkan karakter pendidikan yang moderat, adaptif, dan berakar pada nilai-nilai Islam Nusantara. Namun, implementasi pendidikan Islam hingga saat ini masih menghadapi berbagai persoalan, seperti dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, fragmentasi penyelenggaraan pendidikan pada berbagai lembaga Islam, serta belum optimalnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sintesis model Pendidikan Agama Islam Nusantara yang mengintegrasikan karakteristik pendidikan pesantren, madrasah, madrasah diniyah, dan Ma'had Aly sebagai paradigma pendidikan Islam yang holistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah, hasil penelitian, dan dokumen akademik mengenai Pendidikan Agama Islam Nusantara. Analisis data dilakukan melalui teknik <em>content analysis</em> yang dipadukan dengan <em>conceptual synthesis</em> untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mengintegrasikan berbagai model pendidikan Islam yang berkembang di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis model Pendidikan Agama Islam Nusantara dibangun atas lima komponen utama, yaitu integrasi keilmuan, penguatan nilai moderasi beragama, pelestarian tradisi pesantren, pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal, serta pembentukan karakter yang holistik. Model ini menghasilkan paradigma pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan spiritualitas, moralitas, kecakapan sosial, serta kemampuan menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaan. Dengan demikian, sintesis model Pendidikan Agama Islam Nusantara memiliki relevansi sebagai paradigma pengembangan pendidikan Islam Indonesia yang kontekstual, integratif, dan berkelanjutan.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1342 Politik Pendidikan Islam Di Indonesia Dalam Lintasan Sejarah: Analisis Kebijakan Dari Masa Kolonial Hingga Pascareformasi 2026-07-28T09:29:55+07:00 A Haryadi aguspwma@gmail.com Nurul Hidayah nurul.falih1518@gmail.com Mudzakir Ali mudzakkirali@unwahas.ac.id Sari Hernawati sari_hernawati@unwahas.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Politik pendidikan merupakan salah satu faktor yang menentukan arah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Perubahan rezim politik sejak masa kolonial hingga pascareformasi telah menghasilkan kebijakan yang beragam terhadap penyelenggaraan pendidikan Islam, mulai dari kebijakan pembatasan, pengakuan, integrasi, hingga penguatan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika politik pendidikan Islam di Indonesia melalui perspektif historis dengan menelaah perubahan kebijakan pada masa kolonial, Orde Lama, Orde Baru, Reformasi, dan pascareformasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian sejarah dan studi kepustakaan. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, arsip kebijakan, buku ilmiah, serta artikel jurnal yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan negara dengan pendidikan Islam mengalami transformasi yang signifikan pada setiap periode pemerintahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa politik pendidikan Islam di Indonesia memperlihatkan pola kesinambungan dan perubahan yang dipengaruhi oleh konfigurasi politik nasional, sementara lembaga pendidikan Islam secara konsisten mampu beradaptasi terhadap perubahan kebijakan tanpa kehilangan identitas dan fungsi sosial-keagamaannya.</p> <p>&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1345 Populisme Kultural dan Demokrasi Lokal: Menimbang Ulang Demokrasi Melalui Pengalaman Politik Dedi Mulyadi Di Jawa Barat 2026-07-29T17:05:36+07:00 Neneng Rohmah neneng.sobibatu@unsoed.ac.id Muhammad Riyan Ramdlani muhariyan@gmail.com <p>Fenomena populisme dalam demokrasi kontemporer tidak hanya hadir di tingkat nasional, tetapi juga bertransformasi di arena politik lokal. Artikel ini mengkaji ulang relasi antara populisme dan demokrasi dengan menelaah Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Dedi Mulyadi, memperlihatkan praktik populisme kultural melalui pendekatan budaya lokal dan kedekatan simbolik dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif-interpretatif untuk memahami dinamika populisme dalam konteks politik lokal dan kaitannya dengan demokrasi. Landasan teoritis yang digunakan mengacu pada Cas Mudde (2004) yang mendefinisikan populisme sebagai gerakan yang memanfaatkan sentimen kerakyatan untuk melawan status <em>quo elite</em>. Pun Dedi Mulyadi, melalui narasi visual, ia berhasil mentransformasikan media sosial menjadi ruang performatif dan memperkuat citra dirinya sebagai pemimpin yang merakyat, bukan hanya dengan aksi dan tindakan, tapi juga kedermawanan. Dalam kaitannya dengan demokrasi, populisme merupakan kritik tajam atas kegagalan <em>representative democracy</em>. Penelitian ini menguraikan paradoks populisme dengan menyoroti kepemimpinan populis yang memiliki kecenderungan melemahkan demokrasi karena kerap mengabaikan aturan, prosedur perundang-undangan serta aspirasi masyarakat. Selain itu, fenomena fanatisme dukungan terhadap tokoh populis sering kali berimbas pada timbulnya polarisasi di masyarakat. Dampak dari fanatisme politik yang berlebihan terhadap tokoh populis bisa sangat signifikan terhadap iklim demokrasi dan kebebasan berpendapat. Dalam teori demokrasi deliberatif yang dikemukakan oleh Jurgen Habermas, demokrasi seharusnya mengutamakan adanya ruang untuk diskusi yang terbuka, rasional, dan konstruktif. Temuan ini memperlihatkan bahwa pengalaman politik Dedi Mulyadi dengan pendekatan populis dapat efektif secara politik, tapi harus diimbangi dengan komitmen memperkuat institusi dan keterlibatan masyarakat secara lebih substantif.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1242 Kesejahteraan Psikologis Siswa SMK: Peran Dukungan Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan Sosial Muslim serta Efikasi Diri 2026-07-19T22:33:56+07:00 Aliya Bintang Kurnia gbrll.alyabintang@gmail.com I Rheny Arum Permitasari illuminata.rheny@unaki.ac.id Brigitan Argasiam brigitan.argasiam@unaki.ac.id <p>Psychological well-being is an important aspect for adolescents in facing academic and social demands, including for Vocational High School (SMK) students who are also confronted with the demands of vocational practice and job readiness. This study aims to determine the relationship between social support and self-efficacy with psychological well-being among eleventh-grade students at SMK Negeri 4 Semarang. The study used a quantitative correlational approach with a simple random sampling technique on 292 students from a population of 612 students. Data were collected using three Likert scales—namely the social support, self-efficacy, and psychological well-being scales—and then analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 26.0. The results showed that social support was positively and significantly related to psychological well-being (t = 10.223; p &lt; 0.05), self-efficacy was positively and significantly related to psychological well-being (t = 31.714; p &lt; 0.05), and social support and self-efficacy simultaneously had a significant relationship with psychological well-being (F = 680.989; p &lt; 0.05), accounting for 82.5% of the variance. Self-efficacy made a more dominant contribution (70.45%) compared to social support (12.09%). These findings confirm the importance of strengthening students' internal factors in efforts to improve psychological well-being at the vocational education level. These findings also highlight the importance of family, school, and the Muslim social environment as sources of psychological support for students.</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1295 The Representation of Gender Equality in Nyai’s Religious Authority at Annuqayah Islamic Boarding School 2026-07-26T13:49:13+07:00 Syarifuddin Syarifuddinagst@gmail.com Elliyatul Munawwarah Elliyatulmunawwarah@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>This research discusses the role and authority of Nyai in Pesantren Annuqayah as a representation of gender equality in the pesantren environment. Traditionally, Nyai is often considered only as a companion of kiai in a subordinate position. However, in Pesantren Annuqayah, Nyai, especially Nyai Fadhilah, occupies a strategic position in decision-making, education, the pesantren economy, as well as being an influential public figure in the community. This study uses a qualitative method with semi-structured interview techniques to Nyai Fadhilah and female santri. The findings show that Nyai not only carries out domestic roles as a wife and mother, but also has religious authority and leadership equal to kiai, both in the internal structure of the pesantren and in the public sphere. In addition, Nyai Fadhilah's leadership in literacy and the environment strengthens women's contribution in the social and religious transformation of pesantren. Using the theoretical approach of Marxist feminism and Radical feminism, this research shows that Pesantren Annuqayah is able to become a model of gender-responsive and inclusive pesantren. This proves that pesantren is not only a place for the reproduction of conservative thinking, but also a potential space for progressive reinterpretation of religious values. &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1175 Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Budaya Religius, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru pada Sekolah Menengah Kejuruan 2026-08-02T11:40:45+07:00 Nur Widiastuti nurwidiastuti485@gmail.com Supriyana supriyanabna@gmail.com Sabar Priyono sabarpriyono24@gmail.com Nur Hanifatul Azmi nurhanifatulazmi@gmail.com Netti Parwati nettiparwati@gmail.com Andi Herni Usman herniusman@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya religius, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 212 guru SMK negeri dan swasta di Kabupaten Karawang, dengan sampel sebanyak 139 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya religius, dan motivasi kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien determinasi sebesar 57,6%. Motivasi kerja menjadi variabel yang memberikan kontribusi paling besar terhadap peningkatan kinerja guru. Temuan penelitian menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan vokasi memerlukan kepemimpinan transformasional yang efektif, budaya sekolah yang religius, serta penguatan motivasi kerja guru secara berkelanjutan.</p> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1158 Ekosistem Belajar Keluarga sebagai Faktor Determinan Kualitas Pendidikan Peserta Didik: Studi Kasus Pembentukan Habitus Akademik Siswa di SMK Negeri 2 Purworejo 2026-08-02T14:12:37+07:00 Aura Latifa Adhinty latifatama29@gmail.com Fajriyatul Faizah Zahra faizah.zahra.60@gamil.com Indah Kurniawati indahkurniawati3006@gmail.com Siti Maziatun Nisa maziatunnisa3@gmail.com Muhammad Djamal jamal.umi@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Kualitas pendidikan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran formal di sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan keluarga sebagai agen pendidikan pertama yang membentuk kebiasaan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana ekosistem belajar keluarga berperan dalam membentuk habitus akademik siswa serta kontribusinya terhadap kualitas pendidikan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Purworejo. Informan penelitian terdiri atas siswa, orang tua, wali kelas, dan guru bimbingan konseling yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial-ekonomi keluarga, pola komunikasi, stabilitas relasi keluarga, serta dukungan emosional orang tua membentuk ekosistem belajar yang memengaruhi motivasi, kedisiplinan, dan perilaku akademik siswa. Temuan penelitian menegaskan bahwa keluarga berperan sebagai arena utama pembentukan habitus akademik yang secara langsung menentukan kualitas pendidikan peserta didik. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian pendidikan keluarga melalui perspektif <em>family learning ecosystem</em> sebagai dasar penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam meningkatkan kualitas pendidikan.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1043 Pelaksanaan Program Pembiasaan Pagi Sebagai Upaya Penguatan Pendidikan Karakter Di Sekolah Mts Wachid Hasyim Jagalempeni Wanasari Brebes 2026-08-02T14:37:59+07:00 Tsaqofatun Najdah nazdah30@gmail.com Tia Novifa Aifi novivaaifi@gmail.com Likhayatun Nufus nufuslikhayatunnufus08@gmail.com Solekhul Amin,M.Pd solekhulamin@gmail.com <table width="586"> <tbody> <tr> <td width="421"> <p>This study aims to describe the implementation of the morning habituation program as an effort to strengthen character education at MTs Wachid Hasyim Jagalempeni Wanasari Brebes. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The primary data source was obtained through interviews with the teacher in charge of the morning habituation program, while secondary data were obtained from school documents. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was tested through source and technique triangulation. The results showed that the morning habituation program was implemented regularly and systematically before the learning process began. The activities included flag ceremonies, Qur'an recitation, Asmaul Husna recitation, reading short surahs, Yasin, and Tahlil. The program contributed to strengthening students' character through continuous habituation activities. Supporting factors included the cooperation of school members and the availability of structured activity schedules, while inhibiting factors included the lack of student awareness and limited parental support. Therefore, the morning habituation program can serve as an effective effort in strengthening character education at school.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p>&nbsp;&nbsp;</p> <p><br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; This is an open-access article under the <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">CC–BY-SA</a> license. &nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1318 Determinan Pendapatan Petani Tambak Bandeng: Peran Biaya Produksi, Etos Kerja Islami, dan Harga Jual 2026-08-02T16:14:35+07:00 Ziada Amaliatul Ula ziadaamaliatulula@gmail.com Kurnia Cahya Lestari kurniacahyalestari@uqgresik.ac.id Niswatun Hasanah hasanah@uqgresik.ac.id <table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi, etos kerja Islami, dan harga jual terhadap pendapatan petani tambak bandeng di Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujungpangkah, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 50 petani tambak bandeng sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani tambak bandeng dengan nilai signifikansi 0,010 &lt; 0,05 dan nilai t<sub>hitung</sub> 2,697 &gt; t<sub>tabel</sub> 2,01290. Harga jual juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani tambak bandeng dengan nilai signifikansi 0,005 &lt; 0,05 dan nilai t<sub>hitung </sub>2,975 &gt; t<sub>tabel</sub> 2,01290. Sementara itu, etos kerja Islami tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani tambak bandeng dengan nilai signifikansi 0,356 &gt; 0,05 dan nilai t<sub>hitung </sub>0,932 &lt; t<sub>tabel</sub> 2,01290. Secara simultan, biaya produksi, etos kerja Islami, dan harga jual berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani tambak bandeng, yang dibuktikan dengan nilai F<sub>hitung</sub> sebesar 56,647 lebih besar dari F<sub>tabel </sub>sebesar 2,81 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1268 The Effect of E-Commerce, Digital Marketing, and Sharia-Based Business Management on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) Revenue in Wonogiri Regency 2026-08-02T19:51:34+07:00 Annisa Nur Rohmah annisanrxt@gmail.com Devina Melinawati devinamelinawati@staimaswonogiri.ac.id Indra Setiawan indrasnab@gmail.com <p>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) face challenges in increasing revenue and adhering to Islamic business ethics in the digital era. This study aims to analyze the effect of Sharia-based E-Commerce, Digital Marketing, and Business Management on MSMEs revenue in Wonogiri Regency. This quantitative associative research involved MSME actors in Selogiri and Wonogiri sub-districts selected through non-probability sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using multiple linear regression analysis. The results show that simultaneously, E-Commerce, Digital Marketing, and Business Management significantly affect MSME revenue. Partially, Sharia-based Business Management has the most dominant positive effect, followed by Digital Marketing. Interestingly, E-Commerce does not have a significant partial effect on revenue. This finding indicates that e-commerce platforms act merely as supporting facilities (enablers), while effective business management—rooted in Islamic principles such as honesty and trust—and active digital marketing strategies serve as the primary drivers for increasing revenue. Therefore, MSMEs should prioritize improving managerial capacities and marketing strategies rather than merely relying on digital platform existence to enhance their financial performance.</p> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1369 Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Mengembangkan Soft Skills Siswa 2026-08-04T18:52:44+07:00 Abdullah Mujib Amiruddin abdullohmujib22@gmail.com Rosidin rosidin123@gmail.com Wahyudi Widodo wahyudiwidodo@Gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ABSTRAK</span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan teknologi digital dan tantangan era Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mengintegrasikan penguatan karakter dan pengembangan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">soft skill</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Akidah Akhlak dalam mengukur perubahan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">soft skills</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> yang diharapkan, mengimplementasikan pendekatan dan metode pembelajaran, serta menilai keberhasilan pengembangan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">soft skills</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> siswa di MA Darussa'adah Poncokusumo Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi penetapan perubahan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">soft skill</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> difokuskan pada penguatan aspek interpersonal (komunikasi, hubungan, kepemimpinan, dan negosiasi) dan intrapersonal (manajemen waktu, manajemen stres, transformasi karakter, berpikir kreatif, serta adaptasi perubahan); (2) Implementasi pembelajaran menggunakan kombinasi metode </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Inquiry Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Expository Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Group Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , dan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Individual Learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> yang disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan karakter siswa; dan (3) Penilaian keberhasilan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">soft skills</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> menerapkan pendekatan multidimensi yang mencakup sikap observasi, refleksi diri, penilaian berbasis proyek, serta integrasi empat pilar pendidikan UNESCO ( </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Learning to Know, Learning to Do, Learning to Be, Learning to Live Together</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ).</span></span></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">ABSTRAK</span></span></strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan teknologi digital dan tantangan era Masyarakat 5.0 menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mengintegrasikan pembentukan karakter dan pengembangan soft skill siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Aqidah Akhlak dalam menetapkan perubahan soft skill yang diharapkan, menerapkan pendekatan dan metode pembelajaran, serta menilai keberhasilan pengembangan soft skill siswa di MA Darussa'adah Poncokusumo, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi untuk menetapkan perubahan soft skill berfokus pada penguatan aspek interpersonal (komunikasi, hubungan, kepemimpinan, dan negosiasi) dan keterampilan intrapersonal (manajemen waktu, manajemen stres, transformasi karakter, berpikir kreatif, dan manajemen perubahan); (2) Implementasi pembelajaran menggunakan kombinasi Pembelajaran Inkuiri, Pembelajaran Ekspositori, Pembelajaran Kelompok, dan Pembelajaran Individual yang disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan karakter; dan (3) Penilaian soft skill menerapkan pendekatan multidimensi yang meliputi observasi perilaku, refleksi diri, penilaian berbasis proyek, dan integrasi empat pilar pendidikan UNESCO.</span></span></em></p> 2026-08-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1364 Pengaruh Program Tahfidz Al-Qur'an dan Pembelajaran Tajwid Terhadap Kualitas Hafalan Santri 2026-08-04T18:43:18+07:00 Rahmah Alia Nadhifani alia11nadhivani@gmail.com Umi Salamah umisalamah@gmail.com Siti Mutholingah sitimutholingah@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Program tahfidz Al-Qur'an dirancang khusus berorientasi pada pembentukan generasi Qur'ani melalui kegiatan menghafal, menjaga, dan mengamalkan Al-Qur'an dengan metode Bin-nadzor, Wahdah, Talaqqi, dan Tasmi'. Pembelajaran tajwid bertujuan memahami dan menerapkan kaidah tajwid agar bacaan Al-Qur'an benar sesuai makhraj, sifat huruf, dan hukum bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program tahfidz Al-Qur'an dan pembelajaran tajwid secara parsial maupun simultan terhadap kualitas hafalan santri di Pondok Pesantren Nurul Ulum Putri Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 40 santri tahfidz yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, tes tulis tajwid, dan tes lisan kualitas hafalan. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan program tahfidz Al-Qur'an dan pembelajaran tajwid berpengaruh signifikan terhadap kualitas hafalan santri (F_hitung = 8.384, p = 0.001 &lt; 0.05). Secara parsial, program tahfidz Al-Qur'an tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas hafalan santri (t_hitung = 1.258, p = 0.216 &gt; 0.05), sedangkan pembelajaran tajwid berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hafalan santri (t_hitung = 2.684, p = 0.011 &lt; 0.05). Nilai R Square sebesar 0.312 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 31.2% variasi kualitas hafalan santri, sementara 68.8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p><em>The Qur'an memorization program is specifically designed to foster a Qur'anic generation through activities focused on memorizing, preserving, and practicing the Qur'an using Bin-nadzor, Wahdah, Talaqqi, and Tasmi' methods</em>. <em>Tajwid instruction aims to ensure correct recitation according to points of articulation, letter characteristics, and recitation rules</em>. <em>This study aims to analyze the partial and simultaneous effects of the Qur'an memorization program and Tajwid instruction on the quality of memorization among female students at Nurul Ulum Putri Islamic Boarding School in Malang</em>. <em>A quantitative approach with an associative design was employed</em>. <em>The sample consisted of 40 female memorization students selected via saturated sampling</em>. <em>Data were collected using questionnaires, written Tajwid tests, and oral memorization tests</em>. <em>Multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination (R<sup>2</sup>) were used for data analysis</em>. <em>Results indicated that simultaneously, the Qur'an memorization program and Tajwid instruction significantly affected memorization quality (F = 8.384, p = 0.001 &lt; 0.05)</em>. <em>Partially, the memorization program had no significant effect (t = 1.258, p = 0.216 &gt; 0.05) whereas Tajwid instruction had a positive and significant effect (t = 2.684, p = 0.011 &lt; 0.05)</em>. <em>The R-squared value of 0.312 indicates that both independent variables explain 31.2% of the variation in memorization quality, while 68.8% is influenced by other unexamined factors</em>.</p> 2026-08-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1393 Merancang Model Dan Inovasi Kurikulum Adaptif Terhadap Tantangan Abad Ke-21 di Pondok Pesantren Wafiyyu Al-Qur’an Kudus 2026-08-04T18:54:04+07:00 Khafidoh vivikhafidoh12@gmail.com Anis Tanwir Hadi anistanwirhadii33@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td> <p>Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan tuntutan keterampilan abad ke-21 mendorong lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan kurikulum yang adaptif tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan serta merancang model dan inovasi kurikulum adaptif berbasis pesantren modern di Pondok Pesantren Wafiyyu Al-Qur'an Kudus pada jenjang SMA/MA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kurikulum adaptif mengintegrasikan pendidikan tahfidz Al-Qur'an, kurikulum nasional, penguatan karakter Islami, keterampilan abad ke-21 (4C), literasi digital, serta pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Model ini mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kesiapan santri menghadapi tantangan global tanpa mengurangi nilai-nilai Al-Qur'an. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa kompetensi digital pendidik, keterbatasan sarana teknologi, dan perlunya pengembangan profesional guru. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum adaptif bagi pesantren modern untuk menghasilkan generasi Qur'ani yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-08-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner