Penerapan Model Roleplay Berbasis Media Wayang Karakter dalam Perspektif Culturally Responsive Teaching pada Pembelajaran Sistem Pemerintahan Indonesia di SMA
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i4.1586Keywords:
roleplay, wayang karakter, culturally responsive teaching, pendidikan pancasilaAbstract
Kajian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran roleplay berbasis media wayang karakter dalam perspektif Culturally Responsive Teaching pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi pembagian kekuasaan lembaga negara Indonesia di SMA. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan pada murid kelas XI-8 SMA Negeri 8 Malang. Data kajian diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru observer, dan dokumentasi pelaksanaan roleplay. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan roleplay berbasis wayang karakter berlangsung melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil observasi, keterlibatan murid tampak pada aktivitas diskusi kelompok, penyusunan dialog, pelaksanaan simulasi peran sebagai lembaga negara, serta kemampuan murid berdiskusi dan mencapai kesepakatan dalam simulasi musyawarah. Pada aspek kognitif, murid mampu menjelaskan fungsi, tugas, dan hubungan antarlembaga negara secara lebih sistematis setelah mengikuti pengalaman langsung dalam roleplay. Pada aspek afektif dan sosial, murid menunjukkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi, sikap menghargai pendapat, kerja sama, tanggung jawab, serta partisipasi aktif selama kegiatan kelompok. Temuan tersebut diperkuat oleh hasil wawancara guru observer yang menyatakan bahwa roleplay berbasis wayang karakter membantu meningkatkan keaktifan murid dan mempermudah penyampaian materi yang kompleks. Dokumentasi pembelajaran juga menunjukkan penggunaan wayang karakter sebagai representasi simbolik lembaga negara dan keterlibatan murid dalam memainkan peran berdasarkan skenario yang telah disusun. Integrasi wayang karakter sebagai representasi budaya lokal membantu menghubungkan konsep abstrak pembagian kekuasaan lembaga negara dengan konteks sosial budaya murid. Dengan demikian, roleplay berbasis wayang karakter dalam perspektif Culturally Responsive Teaching dapat menjadi strategi pembelajaran yang mendukung pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, keterampilan sosial, dan internalisasi nilai budaya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
References
Ahadiya, M. N., Fardani, M. A., & Ermawati, D. (2025). Implementasi Model Role Playing Berbantuan Media Komik Wayang untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Unggah-Ungguh Bahasa Jawa pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi, Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), Volume 5.
Almassaniyyah, A. (2024). Strategi Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan Tema Bangunlah Jiwa dan Raganya di SMP Negeri 2 Sukorejo (Doctoral dissertation). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Azizah, N. (2022). Penerapan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dan Motivasi Belajar Siswa dalam Menguasai Congratulations Expressions. Educatif : Journal of Education Research, 4(103), 121–131.
Bahari, P. K., Dewi, R. S. I., & Ekawati, R. (2025). Optimalisasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Abad 21. DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, Vol. 4.
Budiman, Junanda, H. A., Hadyansah, & Alim, M. I. N. (2025). Pelatihan Metode Role-Playing Berbasis Culturally Responsive Teaching Bagi Guru PJOK dalam Menanamkan Nilai Sportivitas di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Aksara Raga, Vol. 7.
Christanty Julia Zefania, C. W. (2021). Upaya Guru Meningkatkan Keterlibatan Siswa Kelas K1 dalam Pembelajaran Synchronous.
Eko Nasrulloh, M., & Muhammad Ikhlashul Amal, N. (2024). Meningkatkan Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran melalui Pembelajaran Proyek. Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan Dan Pendidikan, 6(2), 91–99.
Febianto, D., Nelwati, S., & Dani, A. (2024). Analisis Model Pembelajaran Rolle Playing dan Implikasi dalam Pembelajaran pada Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2, 126–134.
Fernando, F. F., Siletty, C. F., Tarumanagara, U., & Fernando, F. F. (2024). Penerapan sistem pemerintahan indonesia. Jurnal Multilingual, 4(1), 232–238.
Harahap, F., Napitupulu, M., Sitepu, J., Nurhazlinda, F., Simarmata, R., Pd, M., Pd, M., & Pd, S. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Siswa. Pediaqu : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 1(4).
Harhap, F. D. (2024). Penerapan Metode Role Play Pada Siswa Sekolah Dasar Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(6). https://doi.org/10.59818/jpi.v4i6.981
Hermawan. (2024). Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Melalui Model Pembelajaran Role Playing Berbantuan Media Wayang Kertas Pada Murid Kelas IV SDN Mekar Raya. 2–3.
Hidayati, A., Ibrahim, I., Asri, D., Imelda, I., & Pajar Wati, I. (2024). Implementasi P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Di Mi Ikhlasiyah Palembang. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(3), 18–34. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i3.199
Juliana, Daeli, Y. F., & Pulungan, A. P. (2024). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Role Playing dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Medan Area. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09.
Latifah, N., & Priantari, I. (2024). Implementasi Metode Role Playing untuk Mewujudkan Merdeka Belajar. JTP: Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(4), 1–10.
Ma’rufah, A. L., Setiana, L. N., & Chamalah, E. (2025). Strategi Pengembangan Soft Skill : Integrasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching dan Metode Project Based Learning dalam Pembelajaran Drama. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(3), 1500–1508.
Naldi, A., Oktaviandry, R., & Gusmaneli, G. (2024). Model Pembelajaran Role Playing dalam Meningkatkan Fokus Peserta Didik. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI), Vol.2.
Nasution, S. W. R., Nasution, H. N. N. U. S. Z., Fauzi, R., Ermawita, L. P. S., & Siregar, D. A. (2025). Metode Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional Terhadap Pemahaman Literasi Sains pada Siwa SD. 13(1), 393–395.
Nugrahanty, F. P., Faadihillah, T. R., & Ramadhani, F. R. (2026). Implementasi Roleplay Wayang Kartun Berbasis Nilai Ajining Diri Ana Ing Lathi dalam Menurunkan Agresi Verbal Anak di Rumah Belajar Surga Kecamatan Sukomanunggal. Repository Universitas Airlangga.
Permendikbudristek Nomor 13 Tahun 2022 (2022).
Rahmadilla, I. S., Putra, N. P., Budiyatna, I. D., & Fauziyah, E. (2025). Dampak Implementasi P5 terhadap Karakter Siswa : Studi Kasus di SD Muhammadiyah 4 Surabaya. 4(4), 6776–6780.
Ruslandi, U., Qomariyah, S., & Sumitra, M. (2025). Peran Metode Pembelajaran Diskusi dalam Menciptakan Keaktifan Belajar Siswa di MAS Tarbiyatul Islamiyah. 2(2019).
Saputra, E. E. (2024). Peningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Metode Role Playing. Journal Of Information System and Education Development, 2(1), 1–5.
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Sujana, W. I. P., Mertha, Pradana, A. P., Agung, A., Dewi, I., Ketut, N., Isana, S., Hendy, I. P., & Putra, J. (2025). Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Melalui Pemanfaatan Media Cerita Wayang Kulit. Jurnal Ikatan Keluarga Alumni Undiksha, 23(1), 47–52.
Syafi’i, A. (2023). Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di MTs As’adiyah Uloe. Az-Zakiy: Journal of Islamic Studies, 1(01), 9–14. https://doi.org/10.35706/azzakiy.v1i01.9965

























