Syukur dalam Perspektif Psikologi Islam terhadap Kesejahteraan Psikologis Anak dan Remaja: Kajian Narasi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1390Keywords:
syukur; kesejahteraan psikologis; psikologi Islam; anak dan remaja; epistemologi BayaniAbstract
Kesejahteraan psikologis anak dan remaja merupakan isu krusial dalam konteks masyarakat Muslim Indonesia. Syukur (gratitude) dalam perspektif psikologi Islam dipandang sebagai konstruk multidimensional yang mencakup penghayatan hati (qalb), ekspresi lisan (lisan), dan manifestasi perbuatan (jawarih) yang berpotensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis. Namun, kajian integratif yang memadukan pendekatan Bayani dengan literatur empiris masih terbatas. Kajian ini bertujuan menganalisis peran syukur dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis anak dan remaja berdasarkan perspektif psikologi Islam dengan landasan epistemologi Bayani. Kajian menggunakan pendekatan narrative literature review dengan paradigma epistemologi Bayani. Penelusuran literatur dilakukan melalui lima database akademik: Google Scholar, Scopus, DOAJ, SINTA, dan Consensus. Sebelas artikel yang memenuhi kriteria inklusi (rentang tahun 2015-2026, berbahasa Indonesia atau Inggris, fokus pada syukur dan kesejahteraan psikologis anak/remaja) disintesis. Delapan dari sebelas studi menemukan hubungan positif dan signifikan antara syukur dan kesejahteraan psikologis remaja (r = 0,462-0,752). Tiga dimensi syukur Islam (qalbiyah, lisaniyah, jawarihiyah) berkorespondensi kuat dengan dimensi penerimaan diri, tujuan hidup, dan hubungan positif dalam model kesejahteraan psikologis oleh Ryff. Integrasi nilai syukur dalam kurikulum pendidikan Islam, program konseling berbasis spiritual, dan pola pengasuhan Islami berpotensi signifikan meningkatkan kesejahteraan psikologis generasi Muslim.
References
Ade, F. S., Irdam, & Riyanda, H. F. (2022). Gratitude (kebersyukuran) dan psychological well-being remaja Panti Asuhan Rahmatan Lil'alamiin. Psyche 165 Journal, 16(2), 43-49. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v15i2.157
Akhnaf, A. F., Nurmayanti, A. A., Kusuma, E., Syahda, M. A., Febriandini, T., Chasyavera, F. A., & Qudsyi, H. (2024). Counting blessing activity in managing psychological well-being for university students. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 10(1), 1-15. https://doi.org/10.19109/psikis.v10i1.19063
Al-Ghazali. (1994). Ihya ulumuddin [Ihya ulum al-din] (I. Yakub, Terj.). CV Faizan. (Karya asli diterbitkan ca. 1097 M).
Anjani, W., Ulpa, E. P., & Rasidin, Y. (2020). Hubungan antara rasa syukur dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa yang kuliah sambil bekerja part-time. ANFUSINA: Journal of Psychology, 3(2), 119-132. https://doi.org/10.24042/ajp.v3i2.10418
Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Daulay, N., Assingkily, M. S., & Munthe, A. K. (2022). The relationship between gratitude and well-being: The moderating effect of religiosity on university freshmen during the COVID-19 pandemic. Psikohumaniora, 7(1), 51-64. https://doi.org/10.21580/pjpp.v7i1.11055
Emmons, R. A., & McCullough, M. E. (2003). Counting blessings versus burdens: An experimental investigation of gratitude and subjective well-being in daily life. Journal of Personality and Social Psychology, 84(2), 377-389. https://doi.org/10.1037/0022-3514.84.2.377
Fauziah, D. N., & Chusairi, A. (2022). Hubungan antara celebrity worship dan kesejahteraan psikologis remaja penggemar K-Pop. Buletin Penelitian Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(2), 398-400. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i2
Ferrari, R. (2015). Writing narrative style literature reviews. Medical Writing, 24(4), 230-235. https://doi.org/10.1179/2047480615Z.000000000329
Froh, J. J., Sefick, W. J., & Emmons, R. A. (2008). Counting blessings in early adolescents: An experimental study of gratitude and well-being. Journal of School Psychology, 46(2), 213-233. https://doi.org/10.1016/j.jsp.2007.03.005
Halleyda, N., & Japar, M. (2023). The gratitude training to enhance the psychological well-being among adolescents with single parents. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 20(2), 174-183. https://doi.org/10.26555/humanitas.v20i2.348
Hayuningputri, E. P., & Arbi, D. K. A. (2022). Hubungan antara gratitude dengan kesejahteraan psikologis remaja yang tinggal di panti asuhan. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 2(1), 667-676. https://doi.org/10.20473/brpkm.v2i1
Hertinjung, W. S., Ardiani, D., Ilhami, N. N., & Octiawati, T. (2022). Hubungan rasa syukur dan resiliensi dengan kesejahteraan psikologis remaja selama pandemi. Jurnal Psikologi: Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 9(2), 159-177. https://doi.org/10.35891/jip.v9i2
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei kesehatan Indonesia 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Keskin, Z. (2021). Inner peace in Islam: General discussion. In Attaining inner peace in Islam (pp. 9-28). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-16-4517-4_2
Khalil, A. (2018). The dialectic of gratitude (Shukr) in the non-dualism of Ibn al-'Arabi. Journal of Sufi Studies, 7(1-2), 1-30. https://doi.org/10.1163/22105956-12341302
Leong, J. L. T., Chen, S. X., Fung, H. H. L., Bond, M. H., Siu, N. Y. F., & Zhu, J. Y. (2020). Is gratitude always beneficial to interpersonal relationships? The interplay of grateful disposition, grateful mood, and grateful expression among married couples. Personality and Social Psychology Bulletin, 46(1), 64-78. https://doi.org/10.1177/0146167219853845
Lestari, I. Y. (2021). Kebersyukuran mampu meningkatkan subjective well-being pada remaja muslim. Jurnal Psikologi, 17(1), 1-10.
Listiyandini, R. A., Nathania, A., Syahniar, D., Sonia, L., & Nadya, R. (2015). Mengukur rasa syukur: Pengembangan model awal Skala Bersyukur versi Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 2(2), 473-496. https://doi.org/10.24854/jpu02015-51
McCullough, M. E., Emmons, R. A., & Tsang, J. A. (2002). The grateful disposition: A conceptual and empirical topography. Journal of Personality and Social Psychology, 82(1), 112-127. https://doi.org/10.1037/0022-3514.82.1.112
Miller, L., Bansal, R., Wickramaratne, P., Hao, X., Tenke, C. E., Weissman, M. M., & Peterson, B. S. (2014). Neuroanatomical correlates of religiosity and spirituality: A study in adults at high and low familial risk for depression. JAMA Psychiatry, 71(2), 128-135. https://doi.org/10.1001/jamapsychiatry.2013.3067
Mujahidin, A. (2013). Epistemologi Islam: Kedudukan wahyu sebagai sumber ilmu. Jurnal Studi Keislaman, 17(1), 85-100.
Nashori, F., Wibisono, S., Trimulyaningsih, N., Nurtjahjo, E. F., Nurendra, M. A., Wijaya, E. H., & Dewi, K. A. W. (2016). Psikologi Islam: Dari konsep hingga pengukuran. Raja Grafindo Persada.
Nisa, K., & Putra, S. R. (2021). Tinjauan pustaka: Hubungan beban kerja terhadap stres kerja perawat. Mizania: Jurnal Ekonomi dan Akutansi, 1(1), 13-24.
Peterson, C., & Seligman, M. E. P. (2004). Character strengths and virtues: A handbook and classification. Oxford University Press.
Prabowo, A. (2017). Gratitude dan psychological wellbeing pada remaja. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(1), 1-15. https://doi.org/10.22219/jipt.v5i1.4142
Qayyim al-Jauziyah, I. (2025). Madarijus salikin jilid 2 (M. A. Hadroli, Penerj.). Pustaka Azzam.
Rahayu, I. I., & Setiawati, F. A. (2019). The dynamic of psychological well-being and gratitude in adolescence. Proceedings of the 3rd International Conference on Current Issues in Education (ICCIE 2018), 326, 172-177. https://doi.org/10.2991/iccie-18.2019.31
Reza, I. F., Kamilah, S. N., Latifa, R., & Napitupulu, L. (2024). Gratitude as a determinant of psychological well-being in adolescents: An Islamic psychology perspective. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 10(1), 167-174. https://doi.org/10.19109/psikis.v10i1.21706
Rusdi, A. (2016). Syukur dalam psikologi Islam dan konstruksi alat ukurnya. Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris & Non-Empiris, 2(2), 37-54.
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069-1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069
Ubaidah, A. (2025). Role of gratitude in enhancing psychological well-being in adolescent development: An integration of psychological and Islamic perspectives. Asian Journal of Islamic Psychology, 2(1), 18-31. https://doi.org/10.23917/ajip.v2i1.8247
Watkins, P. C., Woodward, K., Stone, T., & Kolts, R. L. (2003). Gratitude and happiness: Development of a measure of gratitude, and relationships with subjective well-being. Social Behavior and Personality: An International Journal, 31(5), 431-451. https://doi.org/10.2224/sbp.2003.31.5.431
Wicaksono, M. L. H., & Susilawati, L. K. P. A. (2016). Hubungan rasa syukur dan perilaku prososial terhadap psychological well-being pada remaja akhir anggota Islamic Medical Activists Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 3(2), 196-208.
World Health Organization. (2021). Adolescent mental health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

























