Merekonstruksi Paradigma Pendidikan Islam dalam Pemikiran Ibnu Miskawaih: Analisis Filosofis tentang Pembentukan Insan Kamil

Authors

  • Aidil Fitri Universitas IBA
  • Nita Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ya’mal
  • Ratih Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri
  • Fitria Wahud Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Kendari
  • M. Rizkoni Salis Politeknik Negeri Ambon
  • Ardian Al Hidaya Sekolah Tinggi Agama Islam Madiun

DOI:

https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1373

Keywords:

Pendidikan Islam; Ibnu Miskawaih; Insan Kamil

Abstract

Perkembangan pendidikan pada era kontemporer menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, terutama berkaitan dengan penguatan karakter, integritas moral, dan pembentukan kepribadian peserta didik di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya rekonstruksi paradigma pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan manusia yang utuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merekonstruksi paradigma pendidikan Islam dalam pemikiran Ibnu Miskawaih melalui analisis filosofis mengenai pembentukan insan kamil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data penelitian berupa data sekunder yang bersumber dari karya-karya utama Ibnu Miskawaih, khususnya Tahdzīb al-Akhlāq wa Tahīr al-A‘rāq, serta artikel jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi, buku ilmiah, prosiding, dan berbagai literatur yang membahas filsafat pendidikan Islam. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi kualitatif yang dipadukan dengan analisis filosofis melalui kajian ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk menginterpretasikan konsep-konsep pendidikan yang dikembangkan oleh Ibnu Miskawaih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma pendidikan Islam menurut Ibnu Miskawaih bertumpu pada pembentukan manusia secara holistik melalui integrasi dimensi intelektual, moral, spiritual, dan sosial. Pendidikan dipahami sebagai proses penyempurnaan jiwa yang diarahkan pada pembentukan insan kamil melalui pengembangan akal, pembiasaan akhlak, dan internalisasi nilai-nilai kebajikan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi antara akal, akhlak, dan kebajikan menjadi landasan utama dalam membangun sistem pendidikan yang mampu menghasilkan manusia berkarakter, bijaksana, dan bertanggung jawab. Rekonstruksi paradigma pendidikan Islam berdasarkan analisis filosofis terhadap pemikiran Ibnu Miskawaih juga menunjukkan relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam mengintegrasikan pengembangan kompetensi akademik dengan pembentukan karakter dan spiritualitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Ibnu Miskawaih memberikan kontribusi filosofis yang signifikan bagi pengembangan paradigma pendidikan Islam yang holistik, integratif, dan kontekstual, sehingga dapat dijadikan landasan konseptual dalam merumuskan sistem pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan insan kamil.

References

Adha, N. (2025). MUTU PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM. AL-MUNADZOMAH, 5(1), 36–50.

Agustinus, B. (2014). Penelitian kualitatif: Metodologi, desain, dan teknik analisis data dengan NVIVO 10.

Akbar, R., & Alkhadafi, R. (2025). Pendidikan Islam berbasis akhlak: Analisis pemikiran Ibnu Miskawaih dalam perspektif filsafat moral. Advances In Education Journal, 1(6), 576–589.

Andika, A. (2025). Pendidikan Karakter Persfektif Ibnu Miskwawaih. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02).

Anwar, K. (2026). ANALISIS PARADIGMA PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF ILMU PENDIDIKAN ISLAM. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(8).

Ariani, R., & Ritonga, M. (2024). Analisis pembinaan karakter: Membangun transformasi insan kamil menurut pemikiran Imam Al-Ghazali. Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 174–187.

Aulia, R., & Rossidy, I. (2026). Integrasi Ilmu dalam Islam Perspektif Quraish Shihab dan Relevansinya dengan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam, 10(1), 365–384.

Azis, A. A. (2024). Integrasi Moderasi Beragama Pada Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Tadbir Muwahhid, 8(2), 323–353.

Bahri, S., & Adab, P. (2024). Wawasan Baru Filsafat Pendidikan Islami. Penerbit Adab.

Busroli, A. (2019). Pendidikan akhlak Ibnu Miskawaih dan Imam al-Ghazali dalam pendidikan karakter di Indonesia. Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 4, 236–251.

Cholid, N., & Husna, M. A. (2026). Pendidikan Islam Transformatif dalam Menghadapi Disrupsi Digital, Kecerdasan Buatan, dan Krisis Moral: Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Islam Abad ke-21. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 4(4), 633–653.

Dedek Pranto Pakpahan, S. T. (2021). Kecerdasan spiritual (SQ) dan kecerdasan intelektual (IQ) dalam moralitas remaja berpacaran upaya mewujudkan manusia yang seutuhnya. Ahlimedia Book.

Elhayat, S. (2019). Filsafat Akhlak Persfektif Ibnu Miskawaih. Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Kemasyarakatan, 9(2), 49–58.

Fatmawati, E., & Pramitha, D. (2026). Transformasi Pesantren di Era Globalisasi Digital: Inovasi Pendidikan Islam dan Adaptasi Kelembagaan. Journal of Islamic Education and Pedagogy, 3(1).

Hanifah, S., & Bakar, M. Y. A. (2024). Konsep pendidikan karakter dalam pemikiran Ibnu Miskawaih: Implementasi pada pendidikan modern. Journal of Education Research, 5(4), 5989–6000.

Harahap, K. A., & Wati, N. S. (2025). Model Pendidikan Karakter Berbasis Pemikiran Islam Klasik: Analisis Komparatif Ibnu Miskawaih, Al-Ghazali, dan Ibnu Sina. Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE), 9.

Hidayat, M. (2018). Analisis pendidikan akhlak dalam pandangan ibnu miskawaih. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Ihwani, A., Noupal, M., & Sandi, A. (2020). Pemikiran Pendidikan Karakter Ibn Miskawaih (Telaah Filosofis). Fitrah: Journal of Islamic Education, 1(2), 232–247.

Karya Utami, F., Deriwanto, D., & Idris, M. (2025). Etika Peserta Didik dalam Perspektif Imam Al-Ghazali dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam Saat Ini. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup.

Mirza, I., Saepullah, A., & Fathonah, S. (2026). Pendidikan Agama Islam dalam Arus Perubahan: Sebuah Rekonstruksi Pemikiran. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 750–763.

Muammar, A., Patriasya, P. G., Budiyanti, N., Batula, A. W., & Wicaksono, A. T. (2026). Pembiasaan (Ta ‘wid) sebagai strategi pendidikan karakter: Telaah pemikiran Ibnu Miskawaih dalam perspektif pedagogik. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(1), 152–165.

Muhtadi, M. (2016). Konsep Pendidikan Akhlak Perspektif Ibn Miskawaih. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial Dan Budaya, 1(1), 22–42.

Naja, S. (2025). Konsep Jiwa dalam Psikologi Ibnu Miskawaih sebagai Dasar Pendidikan Moral Remaja. An-Nur: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 499–511.

Nisa, N. (2025). Pendidikan karakter dalam pandangan ibnu miskawaih dan relevansinya dalam dunia pendidikan. Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 229–237.

Nurhayati, F., Muttaqien, Q. H., Muttaqin, V. P., Santora, P., Hambali, W., Maulana, H., Suganda, A., Hermawan, H., & Zein, I. A. (2025). Relevansi Pemikiran Khas Filsafat Ibn Miskawaih dalam Menjawab Tantangan Zaman. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu Dan Manajemen Pendidikan Islam, 8(2), 798–807.

Nurhayati, N., Apriyanto, A., Ahsan, J., & Hidayah, N. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Nurjaman, A. R., Yatimah, D., Lubis, S. P. W., Paramata, D. D., Maku, H., Kurniawan, D., Tambunan, S. O., Candrasari, I., Edu, A. L., & Ridwan, M. (2025). Filsafat Pendidikan: Refleksi Kritis untuk Merancang Pendidikan yang Emansipatoris dan Transformatif. CV Eureka Media Aksara.

Nurrohman, F. A., & Siregar, M. (2025). KESEIMBANGAN TIGA KEKUATAN JIWA DALAM ETIKA IBNU MISKAWAIH: SOLUSI INTEGRATIF UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM KONTEMPORER. El-Maqra’: Tafsir, Hadis Dan Teologi, 5(2), 79–89.

Romadona, E. P. (2021). Konsep Pendidikan Pembiasaan Perspektif Ibnu Miskawaih. Muslim Heritage, 6(2), 277–302.

Sa’diyah, K. (2026). Pemikiran Ibnu Miskawaih Tentang Filsafat Pendidikan Akhlak Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer. Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(3), 328–340.

Sabililhaq, I., Awaluddin, R. Z. S., & Nida, S. (2025). Dialektika Pendidikan Akhlak Era 5.0: Studi Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 228–245.

Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Pustaka Ramadhan, Bandung.

Salim, N. Z., Siregar, M., & Mulyo, M. T. (2022). Rekonstruksi Pendidikan Karakter di Era Globalisasi: Studi Analisis Konsep Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(1), 28–39.

Sarmiati, E., & Siregar, M. (2025). Ibn Miskawaih’s Religious-Rational Thought on the Philosophy of Moral Education and Its Relevance to Contemporary Islamic Education: Pemikiran Religius-Rasional Ibnu Miskawaih tentang Filsafat Pendidikan Akhlak dan Relevansinya bagi Pendidikan Islam Kontemporer. SiRad: Pelita Wawasan, 265–276.

Suryadi, A. (2024). Dinamika Pendidikan Islam: Perspektif Historis Dan Tantangan Modern. CV Jejak (Jejak Publisher).

Tarwiah, T., & Suhardini, A. D. (2025). Integrasi Nilai Ihsan dalam Pendidikan Islam untuk Pembentukan Karakter Belajar Siswa. Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter, 2(2), 246–265.

Wambrauw, A., Pitri, N., Akbar, W. K., Badjari, L. A., Fuadi, M. H., Putri, L. Z. N. F. S., Khairad, M., Rahim, A., Fikri, M., & Fernandez, A. I. (2026). Metodologi Penelitian dalam Pendidikan dan Sosial. CV. Edu Akademi.

Widiastuti, N., Gustiana, I., Ani, Y. A., & Hergandi, H. (2026). Krisis Peradaban Modern dan Rekonstruksi Paradigma Pendidikan: Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 197–208.

Downloads

Published

2026-08-04