Budaya Pembiasaan Religius Dalam Pembetukan Karakter Anak: Studi Kasus TPQ Asrama Darul Hikmah
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i4.1340Keywords:
Budaya Pembiasaan, Karakter Religius, Keteladanan Pendidik, Metode Tartila, TPQ Asrama.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya pembiasaan religius dalam pembentukan karakter anak serta menjelaskan alasan efektivitasnya di TPQ Asrama Darul Hikmah Karanganyar Paiton Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksplanatori. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala TPQ, ustadz/ustadzah, dan wali murid, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius anak berlangsung secara sistematis melalui lima elemen utama yang saling bersinergi: (1) sistem rutinitas harian yang konsisten yang menggeser kepatuhan eksternal menjadi kesadaran internal; (2) keteladanan pendidik sebagai model perilaku moral (social learning); (3) penerapan metode Tartila yang secara implisit melatih kedisiplinan dan kesabaran; (4) praktik salat Ashar berjamaah sebagai media pembiasaan ibadah dan tanggung jawab kolektif; serta (5) sinergi berkelanjutan antara TPQ dan lingkungan keluarga. Kesimpulannya, efektivitas pembentukan karakter religius di TPQ Asrama Darul Hikmah tidak bergantung pada metode tunggal, melainkan pada integrasi antara konsistensi rutinitas, keteladanan moral, metodologi pembelajaran yang sistematis, dan penguatan dari lingkungan keluarga. Kebaruan penelitian, terletak pada penggambaran secara kontekstual mengenai bagaimana budaya pembiasaan religius di lingkungan TPQ yang terintegrasi dengan kehidupan asrama berperan dalam membentuk karakter anak, sehingga memperlihatkan hubungan antara praktik kegamaan rutin dan pembentukan karakter dalam konteks pendidikan nonformal berbasis pesantren/asrama.
References
Angdreani, V., Warsah, I., & Karolina, A. (2020). Implementasi metode pembiasaan: Upaya penanaman nilai-nilai Islami siswa SDN 08 Rejang Lebong. At-Ta'lim: Media Informasi Pendidikan Islam, 19(1), 1–21. https://doi.org/10.29300/attalim.v19i1.3094
Aswidar, R., & Saragih, S. Z. (2022). Karakter Religius,Toleransi, dan Disiplin pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 134–142. https://doi.org/10.23887/jipp.v6i1.43373
Basir, T. A., Nurparid, C., & Aryani, W. D. (2024). Penguatan Pendidikan Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur’an. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(3), 881–892. https://doi.org/10.5281/zenodo.10646878
Case Study Research and Applications. (2026, July 18). SAGE Publications Ltd. https://uk.sagepub.com/en-gb/eur/case-study-research-and-applications/book250150
Hadi, P., & Fahrurrozi, M. (2023). Sinergitas guru dan orang tua dalam meningkatkan sosio-religius di SD Islam Darul Hijrah Aikmel Utara. Jurnal Suluh Edukasi, 4(1), 62–70.
Hafidz, N., Kasmiati, K., & Diana, R. R. (2022). Pembiasaan nilai-nilai keagamaan dalam mengasah kecerdasan spiritual anak. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 182–192. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i1.310
Hasanah, U., Muhammada, M., & Ma'ruf, A. (2023). Implementation of the Tartila method in improving ability read the Koran at TPQ al-Mubarok Sukodermo Purwosari Pasuruan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 8–14. https://doi.org/10.58471/ju-pendi.v2i01.175
Hosna, R., Adibah, A., & Suharto, R. M. (2025). The habit of Dhuha prayer in shaping the character of students at MTs An-Nur Pamekasan. Millatuna: Jurnal Studi Islam, 2(1), 55–68.
Lickona, T. (1992). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Random House Publishing Group.
Nikmah, F. (2023). Pendidikan Karakter Religius Anak Usia Dini di Era Digital dalam Perspektif Al-Qur’an. Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.35878/tintaemas.v2i1.678
Novia, B. O., & Listiana, A. (2023). Peran pendidik anak usia dini berdasarkan kajian teori belajar sosial kognitif Albert Bandura. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 6(3), 333–341. https://doi.org/10.22460/ceria.v6i3.17708
Nurlaela, L., Rahayu, W., & Apriyansyah, C. (2024). Pembentukan karakter religius anak usia dini melalui metode bercerita dengan media smart box di kober As–Sirojj. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 5(1), 138–147. https://doi.org/10.37373/bemas.v5i1.1344
Nurbaiti, R., Alwy, S., & Taulabi, I. (2020). Pembentukan karakter religius siswa melalui pembiasaan aktivitas keagamaan. EL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 2(1), 55–66.
Rahayu, N. K. S., Suarni, N. K., & Margunayasa, I. G. (2024). Studi Literatur Dampak Penggunaan Gadget Bagi Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 344–349. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.822
Satrianto, R., Sutarto, S., Taqiyuddin, M., & Hastuti, M. (2024). Peran teori belajar sosial (Bandura) dalam pembentukan sikap religius siswa di SD Negeri 168 Rejang Lebong. Jurnal Literasiologi, 12(5).
Susanti, M., Islam, M. H., & Inzah, M. (2025). Implementasi metode Tartila dalam meningkatkan kompetensi membaca Al-Qur'an para santri di TPQ Al-Hidayah Desa Karang Pranti Pajarakan Probolinggo. Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam.
Ulyya, A. A. A., & Susanto, S. F. (n.d.). Metode Keteladanan dalam Pembentukan Karakter Religius Santri di TPQ Baitul Makmur Surabaya. 2026, Vol. 15 No. 2, 2026, pp. 390–397.
Wasito, W., & Nursikin, M. (2023). Penanaman Karakter Religius melalui Metode Pembiasaan pada Siswa SDIT Nurul Islam Tengaran. ISLAMIKA, 5(4), 1327–1337.
Widianti, L. A. (2023). Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Sebagai Upaya Dalam Membentuk Karakter Religius Pada Anak. Solidaritas: Jurnal Pengabdian, 3(1), 83–94. https://doi.org/10.24090/sjp.v3i1.5355
Zein, N. Z., & Nugraha, M. S. (2022). Pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui pembiasaan salat berjamaah. Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 19.
Zuhairini. (1995). Filsafat pendidikan Islam. Bumi Aksara bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam,Departemen Agama.

























